Bahasa Indonesia
English

Tentang Social Good Summit Jakarta 2016

Social Good Summit adalah konferensi yang membahas dampak teknologi dan new media terhadap inisiatif sosial di seluruh dunia. Social Good Summit menyatukan sebuah komunitas dinamis yang terdiri dari pemimpin, selebriti dan aktivis akar rumput untuk membahas solusi untuk tantangan terbesar di zaman kita.

SGS tahun ini di Jakarta menghadirkan pembicara inspiratif yang membuat perbedaan - termasuk keynote speech oleh Ibu Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan RI - partisipasi penonton online dan onsite untuk membahas bagaimana mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan bersama-sama serta pertunjukan musik akustik untuk memperingati ulang tahun pertama peluncuran Global Goals.

Baca selengkapnya Daftar sekarang

Lokasi

The Warehouse, Plaza Indonesia Level 5 Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30, Jakarta, DKI Jakarta 10350

Program

  • 9:00 AM to 10:00 AM
    Registrasi
  • Pembukaan
    Uni Lubis, Managing Director, Rappler Indonesia
  • Pidato Pembukaan: Connecting Today. Creating Tomorrow: Technology for SDGs
    Douglas Broderick, United Nations Resident Coordinator
  • Keynote Speech: Tackling SDG Challenges: Indonesia’s Experience
    Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan RI
  • Journalism, Crowdsourcing, & Social Good
    Maria Ressa, CEO Rappler dan Abdul Qowi Bastian, Editor Senior Rappler Indonesia
  • 12:00 PM to 1:00 PM
    Lunch Break
  • Musical Intermission
    Meda Kawu, Penyanyi Indie Pop
  • #2030Now: Turning Ideas into Action
    Tri Mumpuni, Wirausahawan Sosial dan Pendiri Yayasan IBEKA Shinta Widjaya Kamdani, CEO Sintesa Group Ronald Liem, CEO DestinAsian Group dan Penggerak SDG UNDP
  • Technology to Support Education for All
    Christian Sugiono, Aktor, Techpreneur, dan mantan Duta Pengetahuan Depkominfo Iman Usman, CEO dan Pendiri Ruangguru.com Ahmad Fuadi, Novelis, Penggiat Pendidikan Usia Dini, dan Pendiri Komunitas Menara
  • Turning Netivism into Action
    Francine Pickup, UNDP Deputy Country Director
  • A Conversation with Reza Rahadian
    Reza Rahadian, Aktor dan Penggerak SDG UNDP
  • 4:00 PM
    Closing

Pembicara

Susi Pudjiastuti
Menteri Kelautan dan Perikanan RI

Susi Pudjiastuti adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di bawah kabinet Presiden Joko Widodo. Sebelum diangkat menjadi menteri, dia menjabat sebagai CEO dan pemilik PT ASI Pudjiastuti Aviation, yang mengoperasikan maskapai penerbangan Susi Air di Indonesia; PT ASI GEOSURVEY; dan PT ASI Pudjiastuti Marine Product, sebuah perusahaan ekspor makanan laut yang berbasis di Pangandaran, Jawa Barat.

Ibu Susi telah menerima banyak penghargaan, antara lain: Leaders for a Living Planet Award dari WWF (2016); APEC Award for Innovative Achievements, Extraordinary Leadership and Significant Contributions to the Economy at the Women and Economy Summit (2011); Tokoh Wanita Inspiratif Penggerak Pembangunan dari Gubernur Jawa Barat (2008); Pengahargaan Primaniyarta dari Presiden Republik Indonesia (2005).

Abdul Qowi Bastian
Editor Senior Rappler Indonesia

Abdul Qowi Bastian adalah seorang jurnalis Rappler Indonesia. Ia bergabung dengan Rappler sejak September 2014, setelah meliput Pemilu 2014. Setelah menyelesaikan pendidikan di jurusan media dan komunikasi di Monash University, ia sempat bekerja di sebuah konsultan politik sebelum terjun ke jurnalistik sebagai wartawan dan web and social media editor di The Jakarta Globe. Qowi memiliki minat di bidang sastra dan olahraga khususnya binaraga.

Douglas Broderick
United Nations Resident Coordinator

Douglas Broderick adalah UN Resident Coordinator di Indonesia. Dia sebelumnya menjabat sebagai UN Resident Coordinator dan UNDP Resident Representative di Kamboja dan memiliki pengalaman 30 tahun dalam pembangunan internasional, bekerja sebagai manajer senior UN di Bangladesh, Tiongkok, Korea Utara, Armenia, (mantan) Yugoslavia, Eritrea, Rwanda, dan Djibouti. Dia juga telah bekerja dengan Catholic Relief Services di Irak, Amerika Serikat, Yerusalem, Tepi Barat dan Gaza, Mesir dan Thailand. Pak Douglas dididik di University of California, Berkeley, Amerika Serikat dan universitas di Spanyol dan Meksiko.

Ahmad Fuadi
Novelis, Penggiat Pendidikan Usia Dini, dan Pendiri Komunitas Menara

Ahmad Fuadi lahir di Bayur, kampung kecil di pinggir Danau Maninjau tahun 1972, tidak jauh dari kampung Buya Hamka. Lulus kuliah Hubungan Internasional UNPAD, dia menjadi wartawan majalah Tempo. Dia telah mendapat kesempatan tinggal dan belajar di Kanada, Singapura, Amerika Serikat, Inggris, dan Italia. Penyuka fotografi ini pernah menjadi Direktur Komunikasi The Nature Conservancy, sebuah NGO konservasi internasional. Kini, Fuadi sibuk menulis, jadi pembicara dan motivator, serta membangun yayasan sosial untuk membantu pendidikan orang yang tidak mampu – Komunitas Menara. Novel perdananya –Negeri 5 Menara- telah mendapatkan beberapa penghargaan, antara lain Nominasi Khatulistiwa Award 2010, Penulis & Buku Fiksi Terfavorit versi Anugerah Pembaca Indonesia, Buku Fiksi & Penulis Fiksi Terbaik 2011 dari Perpustakaan Nasional.

Natashya Gutierrez
Bureau Chief, Rappler Indonesia

Natashya Gutierrez adalah Kepala Biro Rappler Indonesia. Dia sebelumnya menjadi wartawan politik di Filipina, dengan fokus di Istana Malacanang, meliput kegiatan Presiden Benigno Aquino III. Natashya juga seorang wartawan investigasi. Dia lulus cum laude dari Yale University pada 2010 dengan gelar psikologi. Selama kuliah, Natashya juga menjabat sebagai pemimpin redaksi Yale Journal of Human Rights. Ia adalah penerima 2010 International Television and Radio Society Fellowship di New York, fellowship Reporting ASEAN 2014, Asian Journalism Fellowship 2015 dan juga Hildegarde Award pada tahun yang sama.

Shinta Widjaya Kamdani
CEO Sintesa Group

Shinta Kamdani adalah pemilik dan CEO dari Sintesa Group, perusahaan konglomerat Indonesia yang terdiri dari 17 anak perusahaan yang beroperasi di produk konsumen dan industri serta sektor properti dan energi. Seiring dengan kegiatan usaha yang sibuk, Shinta juga aktif di berbagai organisasi sosial dan bisnis yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan, masyarakat dan bisnis di Indonesia.

Meda Kawu
Penyanyi Indie Pop

Jika masih ingat serial televisi Laskar Pelangi pasti ingat juga soundtracknya. Penyanyinya adalah Meda Kawu, atau Meda panggilan akrabnya. Lagu ini juga menjadi soundtrack resmi Edensor, film sekuel dari Laskar Pelangi.

Meda telah tampil dengan George Benson, Kirk Whallum dan Tata Young di Java Jazz 2010. Setelah tur di Jepang pada tahun 2014 untuk Laskar Pelangi, dia juga tambil di Festival Buku Internasional Abu Dhabi untuk Thomas Keneally (penulis Schindler’s List). Album pertamanya, “Single People in the World,” didistribusikan oleh Aksara Record.

Ronald Liem
CEO DestinAsian Group dan Penggerak SDG UNDP

Uni Lubis
Managing Director Rappler Indonesia Moderator

Uni Lubis menjadi jurnalis sejak 1989. Meliput dan menulis topik ekonomi, moneter, politik, korupsi, media, gender sampai lingkungan hidup dan perubahan iklim. Pernah menjadi pemimpin redaksi di majalah, televisi dan media siber. Dua kali menjadi anggota Dewan Pers. Berkunjung ke lebih dari 35 negara untuk liputan forum internasional maupun kunjungan kepala negara. Beberapa journalism fellowships termasuk dari East West Center, Hawaii University dan Eisenhower Fellowships di AS tahun 2011 dengan topik Konvergensi Media di Era Digital.

Tri Mumpuni
Wirausahawan Sosial dan Pendiri Yayasan IBEKA

Tri Mumpuni adalah seorang insinyur pertanian yang telah berkampanye selama puluhan tahun untuk menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel dengan pembangkit listrik hidro mikro untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi di pedesaan Indonesia. Dia telah bekerja untuk memproduksi energi terbarukan dengan pemangku kepentingan utama termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia dan PLN. Organisasinya, Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA), telah berhasil memasang lebih dari 60 proyek hidro mikro di lokasi-lokasi terpencil di seluruh Indonesia.

Francine Pickup
UNDP Deputy Country Director

Francine Pickup mulai menjabat sebagai Deputy Country Director di UNDP Indonesia pada bulan Februari 2016. Sebelum ini, dia bekerja sebagai Strategic Planning Advisor di Biro Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, yang bermarkas di New York. Dia berfokus kepada penguatan results-based management dan quality assurance di UNDP, serta inovasi dan perluasan kapasitas, menghabiskan waktu yang signifikan di negara-negara seperti Korea Utara, Bangladesh dan Afganistan. Pada 2008-2012, ia memimpin Unit Inter-Agency Information and Analysis UN di Irak. Ibu Francine telah bekerja dengan berbagai organisasi termasuk Amnesty International, Oxfam, Bank Dunia dan UN. Dia juga bekerja dengan badan-badan UN ILO, FAO, OCHA, UNSCO dan UNDP di arena kemanusiaan dan pembangunan di kantor pusat di New York, dan juga di lapangan, di kantor-kantor negara termasuk di Rusia, Asia Tengah, Palestina, dan Libanon.

Reza Rahadian
Aktor dan Penggerak SDG UNDP

Reza Rahadian adalah salah satu aktor terkemuka Indonesia. Reza telah meraih tiga Piala Citra di Festival Film Indonesia. Dua diantaranya sebagai Pemeran Utama Terbaik dalam film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta (2010), dan kemudian untuk perannya sebagai mantan Presiden B.J. Habibie dalam film hit Ainun & Habibie (2013). Piala Citra pertama yang didapat Reza adalah sebagai Pemeran Pendukung Terbaik Pria dalam film Perempuan Berkalung Sorban (2009).

Mulai April 2016, UNDP mengangkat Reza sebagai penggerak Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. Sebagai Penggerak SDG, Reza akan berkampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya SDG sebagai agenda global untuk mengurangi masalah kemiskinan dan mendorong kesinambungan ekonomi, lingkungan, dan sosial.

Maria Ressa
CEO dan Editor Eksekutif Rappler

Maria A. Ressa telah menjadi jurnalis di Asia selama hampir 30 tahun dan adalah penulis buku From Bin Laden to Facebook: 10 Days of Abduction, 10 Years of Terrorism and Seeds of Terror: An Eyewitness Account of Al-Qaeda's Newest Center of Operations in Southeast Asia. Dia adalah salah satu pendiri perusahaan produksi independen, Probe Productions, sebelum meliput untuk CNN Asia Tenggara selama hampir dua puluh tahun (menjadi kepala biro di Manila kemudian di Jakarta). Selama 6 tahun, dia menjadi Senior Vice President ABS-CBN untuk Berita, menangani operasi berita di berbagai platform. Dia adalah CEO dan Editor Eksekutif Rappler.

Christian Sugiono
Aktor, Techpreneur, dan mantan Duta Pengetahuan Depkominfo

Christian Sugiono adalah seorang model, aktor film, sinetron, dan iklan Indonesia. Selain di bidang film dan permodelan, Christian juga dikenal sebagai orang yang memiliki minat dalam bidang teknologi khususnya teknologi internet dan digital di Indonesia. Dia didaulat sebagai Duta Pengetahuan Bebas (2009) dari Departemen Komunikasi dan Informatika. Dia juga merupakan pendiri dan CEO situs MalesBanget.com

Iman Usman
CEO dan Pendiri Ruangguru.com

Iman Usman adalah seorang tokoh muda, pengusaha, aktivis sosial, dan aktif berbicara di berbagai forum nasional maupun internasional. Ia juga dikenal sebagai Duta Muda ASEAN untuk Indonesia dan pendiri Indonesian Future Leaders, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada pemberdayaan pemuda di Indonesia. Saat ini, ia aktif memimpin perusahaan startup di bidang pendidikan dan teknologi, Ruangguru.com, sebuah situs marketplace pencarian guru privat yang mengelola lebih dari 27,000 guru yang menawarkan jasa di lebih dari 100 bidang pelajaran di seluruh Indonesia.

{this.state.moods.happy}%

{this.state.moods.sad}%

{this.state.moods.angry}%

{this.state.moods.dont_care}%

{this.state.moods.inspired}%

{this.state.moods.afraid}%

{this.state.moods.amused}%

{this.state.moods.annoyed}%

asdfg