Berita hari ini: Minggu, 15 Januari 2017

Rangkuman berita yang tidak boleh Anda lewatkan

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 15 Januari 2017.

Besok, FPI akan demo di Mabes Polri, tuntut Kapolda Jabar dicopot

Maskas GMBI yang dibakar pada Jumat dinihari, (13/1). Foto Istimewa

Maskas GMBI yang dibakar pada Jumat dinihari, (13/1). Foto Istimewa

Sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) dilaporkan akan menggelar unjuk rasa di depan Mabes Polri di Jakarta, pada Senin pagi, 16 Januari.

Agenda mereka adalah menuntut Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan.

"Kita akan melaksanakan agenda menuntut Kapolri untuk mencopot Kapolda Jawa Barat," kata Panglima FPI Maman Suryadi Abdurrahman, Minggu.

Sebelumnya, Anto menyayangkan perusakan markas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang diduga dilakukan massa FPI. Anton merupakan ketua pembina GMBI. Selengkapnya di sini.

4 kesepakatan utama Indonesia-Jepang tahun ini

Pernyataan pers bersama Presiden Jokowi dan PM Jepang Shinzo Abe, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, pada 15 Januari 2017. Foto dari Setkab.go.id

Pernyataan pers bersama Presiden Jokowi dan PM Jepang Shinzo Abe, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, pada 15 Januari 2017. Foto dari Setkab.go.id

Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengatakan, Jepang sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam berbagai bidang, pada Minggu, 15 Januari.

Beberapa di antaranya adalah pembangunan pelabuhan Patimban dan juga pembahasan mengenai pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya.

“Dalam pertemuan kali ini, Indonesia dan Jepang bersepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, maritim, dan sosial budaya. Tentunya upaya peningkatan tersebut harus selalu disertai prinsip saling menguntungkan,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, dari Januari hingga September 2016, investasi Jepang telah mencapai angka 4,498 miliar dolar AS. Angka tersebut mengalami peningkatan 2 kali lipat dibandingkan investasi Jepang di Indonesia pada 2015. Selengkapnya di sini.

Bela suami di media sosial, Annisa Pohan minta maaf

BLUSUKAN. Annisa Pohan (kiri dan mengenakan topi AHY) terlihat mendampingi suaminya Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye di daerah Kapuk Muara, Jakarta Utara pada Selasa, 10 Januari. Foto diambil dari akun Instagram @annisayudhoyono

BLUSUKAN. Annisa Pohan (kiri dan mengenakan topi AHY) terlihat mendampingi suaminya Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye di daerah Kapuk Muara, Jakarta Utara pada Selasa, 10 Januari. Foto diambil dari akun Instagram @annisayudhoyono

Menanggapi isu yang ramai dibicarakan di media sosial, istri dari calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono, Annisa Pohan akhirnya membuka suara.

Melalui unggahan foto di akun Instagram pribadinya, Annisa mengatakan, “Sekaligus bersama ini dengan kerendahan hati saya memohon maaf kepada masyarakat yang tidak berkenan dengan hak menjawab saya dalam membela suami saya kepada teman saya sendiri,” tulisnya.

Sebelumnya beredar potongan komentar antara Annisa dengan rekannya di media sosial Path beredar di kalangan publik, pada Jumat, 13 Januari, usai digelarnya debat perdana cagub-cawagub DKI. Selengkapnya di sini.

7 meninggal dalam kecelakaan di Tol Cipali

Tujuh orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Minggu dini hari. Tiga orang lainnya mengalami luka berat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus mengatakan, kecelakaan terjadi pada pukul 02:30 WIB dini hari, tepatnya di tol Cipali KM 161 jalur A, antara kendaraan Luxio nomor Polisi B-1138-UKS dengan truk Tronton AB-8837-AK.

Kronologis kejadian yaitu kendaraan datang dari arah Cikopo menuju Palimanan setiba di km 161 jalur A diduga pengemudi kendaraan Luxio ngantuk.

"Sehingga kurang antisipasi dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya yang kemudian menabrak kendaraan di depannya yaitu truck Tronton," kata Yusri. Selengkapnya di sini.

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo meninggal dunia

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo meninggal dunia pada 15 Januari 2017. Foto dari Wikimedia

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo meninggal dunia pada 15 Januari 2017. Foto dari Wikimedia

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo meninggal dunia, pada Minggu, dini hari, 15 Januari. Hadi meninggal dalam usia 71 tahun.

"Iya benar. Innalillahi wa innailaihi rojiun. Pak Hadi Utomo wafat tadi pagi jam 03:47 di kediamannya," kata Wakil Ketua Umum Demokrat Roy Suryo.

Hadi lahir di Semarang pada 15 Agustus 1945. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pertama, pada periode 2005-2010.

Hadi merupakan ipar dari Ketua Umum Demokrat saat ini yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menikah dengan Mastuti Rahayu, saudara kandung dari Ani Yudhoyono, yang keduanya merupakan putri dari Sarwo Edhi Wibowo.

Hadi juga pernah menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat periode 2004-2009. Sebelum menjabat sebagai wakil rakyat DPR-RI, dia juga pernah mengenyam dunia kemiliteran. Selengkapnya di sini.

Menteri KKP Susi Pudjiastuti berulang tahun ke-52

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam sesi wawancara dengan Rappler di kantornya pada 2014 lalu. Foto oleh Jet Damazo-Santos/Rappler

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam sesi wawancara dengan Rappler di kantornya pada 2014 lalu. Foto oleh Jet Damazo-Santos/Rappler

Hari ini, Minggu, 15 Januari, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memperingati hari ulang tahunnya yang ke-52.

Ia melewati malam pergantian hari di tempat kelahirannya di Pangandaran, Jawa Barat, bersama sejumlah anggota keluarga, kerabat, dan stafnya.

Sejak memimpin KKP, ia telah melakukan sejumlah gebrakan kontroversial, salah satunya menenggelamkan kapal-kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia.

Pada September 2016 lalu, Susi diberi anugerah gelar Leaders for a Living Planet Award dari Organisasi Lingkungan Dunia, World Wildlife Fund for Nature (WWF), atas kontribusi signifikan terhadap pelestarian dan pembangunan berkelanjutan.

Sepak terjangnya memerangi penangkapan ikan secara ilegal juga membuatnya meraih penghargaan Honoris Causa dari Universitas Diponegoro Semarang pada Desember 2016 silam. Selengkapnya di sini.

—Rappler.com

Ayo langganan Indonesia wRap