Berita hari ini: Rabu, 22 Februari 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui.

BANJIR BEKASI. Pengendara motor menggunakan jasa angkut untuk melintasi banjir yang menggenangi bawah jembatan Tol JORR, Kali Malang, Bekasi, Jabar, Selasa, 21 Februari. Hujan lebat yang terjadi beberapa hari ini menyebabkan sejumlah tempat di Jakarta, Bekasi dan Tangerang. Foto oleh Saptomo/ANTARA

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Selasa, 21 Februari 2017.

Patrialis jalani pemeriksaan sebagai tersangka di KPK

Petugas menggiring mantan Hakim MK Patrialis Akbar (tengah) saat akan menjalani pemeriksaan perdana di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (22/2). Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Petugas menggiring mantan Hakim MK Patrialis Akbar (tengah) saat akan menjalani pemeriksaan perdana di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (22/2). Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus suap terkait permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di Gedung KPK.

"Saya mohon doa kepada seluruh bangsa Indonesia, saya tahu banyak warga negara Indonesia yang mendoakan saya," kata Patrialis saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Rabu 22 Februari 2017.

Ini menjadi pemeriksaan pertama terhadap Patrialis sejak dirinya ditetapkan sebagai tersangka. Patrialis mengatakan dirinya menghormati proses hukum yang saat ini sedang digulirkan oleh KPK. Baca berita selengkapnya di sini.

30 ribu lembar uang palsu dimusnahkan

Ilustrasi uang palsu. Foto oleh Syaiful Arif/Rappler

Ilustrasi uang palsu. Foto oleh Syaiful Arif/Rappler

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah memusnahkan 30 ribu lebih uang palsu dengan nilai nominal mencapai Rp2,4 miliar. Uang-uang palsu tersebut merupakan temuan Bank Indonesia selama tiga tahun terakhir di wilayah Semarang.

Sepanjang 2016 saja, bank sentral menemukan sekitar 24.800 lembar uang palsu. Pemalsuan terbanyak pada mata uang Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Namun kasus ini tidak berlanjut ke ranah pidana karena uang-uang palsu tersebut ditemukan oleh Bank Indonesia.

Pemusnahan ribuan uang palsu tersebut digunakan dengan mesin pencacah. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Brigjen Pol Indrajit meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan uang palsu. Sebab butuh ketelitian untuk membedakan uang asli dan palsu. Baca berita selengkapnya di sini.

Krisdayanti dilantik jadi pengurus Hanura

Krisdayanti. Foto diambil dari @krisdayanti_fc/twitter

Krisdayanti. Foto diambil dari @krisdayanti_fc/twitter

Penyanyi Krisdayanti hari ini dilantik menjadi Ketua Bidang Pendidikan, Olahraga, Pariwisata, Kesenian dan Kebudayaan Partai Hanura.

Selain Krisdayanti, selebriti lain yang ikut dilantik adalah David Chalik sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Penggalangan dan Yenny Djayusman.

Pelantikan dilakukan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu 22 Februari 2017. Acara ini antara lain dihadiri Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Baca selengkapnya di sini.

Dua orang tewas akibat hanyut dalam banjir di Bekasi

BANJIR BEKASI. Pengendara motor menggunakan jasa angkut untuk melintasi banjir yang menggenangi bawah jembatan Tol JORR, Kali Malang, Bekasi, Jabar, Selasa, 21 Februari. Hujan lebat yang terjadi beberapa hari ini menyebabkan sejumlah tempat di Jakarta, Bekasi dan Tangerang. Foto oleh Saptomo/ANTARA

BANJIR BEKASI. Pengendara motor menggunakan jasa angkut untuk melintasi banjir yang menggenangi bawah jembatan Tol JORR, Kali Malang, Bekasi, Jabar, Selasa, 21 Februari. Hujan lebat yang terjadi beberapa hari ini menyebabkan sejumlah tempat di Jakarta, Bekasi dan Tangerang. Foto oleh Saptomo/ANTARA

Banjir di wilayah Bekasi menyebabkan dua orang meninggal pada Selasa kemarin. Korban meninggal diketahui bernama Hengky (15 tahun), warga kelurahan Jatibening Baru dan Muhammad Rizky (16 tahun), warga Kelurahan Pejuang.

Banjir mulai menggenangi wilayah Bekasi usai diguyur hujan deras pada Selasa dini hari. Akibatnya, 14 komplek perumahan yang padat penduduk terendam air banjir dengan ketinggian 1,2 -2 meter. Banjir tercata melanda Kecamatan Jati Asih, Bekasi Selatan, Mustika Jaya, Rawa Lumbu, Pondok Gede, Bekasi Barat, Pondok Melati, Bekasi Utara, Medan Satria dan Bantargebang.

Sebanyak 1.314 kepala keluarga dilaporkan terdampak banjir. Diperkirakan angka itu semakin bertambah karena perumahan yang terdampak banjir merupakan perumahan padat penduduk.

“Hingga saat ini belum ada penetapan status tanggap darurat oleh Walikota Bekasi. Namun, masyarakat dihimbau untuk selalu waspada,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNB), Sutopo Purwo Nugroho.

Selengkapnya baca di sini. - Rappler.com

Ayo langganan Indonesia wRap