Berita hari ini: Minggu, 5 Maret 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui.

Pengguna jalan melintasi baliho bergambar tiga pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di kawasan Tugu Tani, Jakarta, Minggu (20/11). Foto oleh Akbar Nugroho Gumay/ANTARA

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 5 Maret 2017.

Kasus pembunuhan Kim Jong-nam, Malaysia usir Dubes Korea Utara

DIBUNUH. Foto kakak tiri Kim Jong-Un, Kim Jong-Nam yang diambil pada tanggal 11 Februari 2007. Kim Jong-Nam dibunuh di Bandara Kuala Lumpur Internasional (KLIA) 2 ketika akan masuk ke pesawat menuju ke Makau pada Senin, 13 Februari. Foto oleh Jiji Press/AFP/File

DIBUNUH. Foto kakak tiri Kim Jong-Un, Kim Jong-Nam yang diambil pada tanggal 11 Februari 2007. Kim Jong-Nam dibunuh di Bandara Kuala Lumpur Internasional (KLIA) 2 ketika akan masuk ke pesawat menuju ke Makau pada Senin, 13 Februari. Foto oleh Jiji Press/AFP/File

Malaysia mengusir Duta Besar Korea Utara untuk negara tersebut, Kang Chol, sebagai "persona non grata”, pada Sabtu, 4 Maret. “Persona non grata” adalah status paling buruk untuk diplomat yang tidak disenangi satu negara.

Langkah itu diambil Malaysia setelah 3 pekan dari pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, di bandara Kuala Lumpur oleh gas saraf beracun. Amerika Serikat dan Korea Selatan menyatakan Kim dibunuh oleh agen-agen Korea Utara.

Bulan lalu Kang Chol menyatakan negaranya tidak mempercayai cara Malaysia menangani penyelidikan pembunuhan Kim. Ia juga menuduh Malaysia berkomplot dengan kekuatan luar yang menurut beberapa kalangan adalah Korea Selatan.

Menteri Luar Negeri Malaysia Anifah Haji Aman menyatakan Malaysia menuntut duta besar Korea Utara itu untuk meminta maaf, tetapi sang duta besar malah tidak memberikannya.

"Malaysia akan bereaksi keras atas penghinaan apa pun atau upaya apa pun yang merusak reputasi Malaysia," kata Anifah. Selengkapnya di sini.

Ormas Pro Jokowi deklarasi dukung Ahok-Djarot di putaran 2 Pilkada DKI

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kanan) dan Djarot Saiful Hidayat (kiri), menanggapi hasil hitungan cepat Pilkada serentak 2017. Foto oleh Hafidz Mubarak A./Antara

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (kanan) dan Djarot Saiful Hidayat (kiri), menanggapi hasil hitungan cepat Pilkada serentak 2017. Foto oleh Hafidz Mubarak A./Antara

Organisasi massa Pro Jokowi mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 2 dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat, pada Minggu, 5 Maret.

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengatakan, salah satu alasan pemberikan dukungan adalah pembangun Jakarta perlu dilanjutkan.

"Kami melakukan deklarasi ini karena kami merasa pembangunan di Jakarta ini perlu dilanjutkan," kata Budi di kantor DPP Projo di Jalan Pancoran Raya Nomor 37, Jakarta Selatan.

"Kami mengimbau masyarakat Jakarta untuk mendukung Ahok-Djarot dan memilih pasangan calon nomor urut 2 ini pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) putaran kedua mendatang," lanjutnya. Selengkapnya di sini.

Pemprov DKI kembali temukan kulit kabel yang menyumbat got

ILUSTRASI. Suku Dinas Tata Air melakukan pengerukan lumpur pada saluran air di Kompleks Departemen Pertimbangan Agung Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat. Foto dari BeritaJakarta.com

ILUSTRASI. Suku Dinas Tata Air melakukan pengerukan lumpur pada saluran air di Kompleks Departemen Pertimbangan Agung Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat. Foto dari BeritaJakarta.com

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menemukan gulungan kulit kabel yang menyumbat got di sejumlah jalan di ibu kota, pada Sabtu, 4 Maret.

Sebanyak 2 bak mobil pick-up ditemukan di saluran air depan Hotel Mulia di Tanah Abang dekat Gedung DPR sampai dengan Gedung Jamsostek, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

"Sabtu, dapat dua mobil pick-up,” kata Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, Holy Susanto.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama menyelidiki terkait penyebab munculnya genangan di sejumlah jalan yang sebelumnya sudah bebas dari banjir di Jakarta. Ahok menganggap bahwa kulit kabel menjadi salah satu penyebab dari terjadinya banjir saat ini termasuk di kawasan Gatot Subroto. Selengkapnya di sini.

Sandiaga: SBY dan Prabowo akan segera bertemu

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) disaksikan pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kiri) menyampaikan pidato poltik saat Rapat Umum Kampanye Akbar di Lapangan Banteng, Jakarta, pada 5 Februari 2017. Foto oleh M Agung Rajasa/Antara

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) disaksikan pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kiri) menyampaikan pidato poltik saat Rapat Umum Kampanye Akbar di Lapangan Banteng, Jakarta, pada 5 Februari 2017. Foto oleh M Agung Rajasa/Antara

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan akan several bertemu untuk membahas dukungan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua.

Calon wakil gubernur DKI Jakarta yang didukung Gerindra, Sandiaga Uno, mengatakan Prabowo-SBY sebenarnya dijadwalkan bertemu pekan lalu, namun tertunda akibat kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz.

"Tapi mereka sempat bertemu di gedung DPR MPR, bersapa dan memastikan akan ada pertemuan dalam waktu dekat," kata Sandi yang berpasangan dengan cagub DKI Anies Baswedan, melalui siaran pers yang diterima Rappler, Minggu.

SBY dalam pekan ini dikabarkan bertemu dengan sejumlah parpol yang berkoalisi dengan Demokrat. "Baru setelah itu Pak SBY bertemu Pak Prabowo. Jadi ini yang lagi ditunggu," kata Sandi. —Rappler.com

Ayo langganan Indonesia wRap