Berita hari ini: Selasa, 11 April 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui.

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Selasa, 11 April 2017.

Amankan duel Persib vs Arema, Polri kerahkan 2 ribu personel

Pesepak bola Persib Michael Essien (kanan) bersama driver Go-Jek menunjukan kaos tim Persib Baru saat peluncuran Kompetisi GO-JEK Traveloka Liga 1 di Jakarta, Senin (10/4). Foto oleh M Agung Rajasa/ANTARA

Pesepak bola Persib Michael Essien (kanan) bersama driver Go-Jek menunjukan kaos tim Persib Baru saat peluncuran Kompetisi GO-JEK Traveloka Liga 1 di Jakarta, Senin (10/4). Foto oleh M Agung Rajasa/ANTARA

Persib Bandung akan menghadapi Arema FC dalam kick off Go-Jek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu 15 April 2017.

Untuk mengamankan duel panas ini, Polrestabes Bandung akan menyiagakan tak kurang dari 2.289 personel. Sistem pengamanan pun akan menggunakan sistem ring atau berlapis.

"Untuk laga perdana, kita menyiapkan 2.289 personel," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo usai menggelar rapat koordinasi pengamanan laga Persib vs Arema di Mapolda Jabar. Baca berita selengkapnya di sini.

Mapolres Banyumas diserang orang bercadar

Serangan terhadap polisi kembali terjadi, kali dilakukan oleh orang bercadar hitam yang memakai helm. Orang tak dikenal tersebut menyerang Markas Kepolisian Resor Banyumas di Purwokerto, Jawa Tengah, pada sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa 11 April 2017.

Pelaku menyerang dengan cara menabrakkan sepeda motor yang kendarainya ke seorang anggota Polres Banyumas dan melukai seorang anggota polisi lainnya dengan senjata tajam.

Serangan terhadap polisi sebelumnya terjadi di Tuban, Jawa Timur. Para pelaku yang berjumlah 6 orang menembak petugas dari dalam mobil sebelum mereka akhirnya dilumpuhkan. Baca berita selengkapnya di sini.

Ucapkan sumpah, Saldi Isra resmi jadi Hakim MK

Saldi Isra. Foto oleh Muhammad Adimaja/ANTARA

Saldi Isra. Foto oleh Muhammad Adimaja/ANTARA

Saldi Isra akhirnya resmi menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi untuk periode 2017-2022 setelah mengucapkan sumpah di Istana Negara pada Selasa pagi, 11 April 2017.

"Demi Allah, saya bersumpah memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-udangan dengan selurus-lurusnya," kata Saldi Isra saat mengucapkan sumpah.

Saldi Isra ditetapkan menjadi Hakim Konstitusi melalui Surat Keputusan Presiden No 40P/2017 yang diteken Presiden Joko Widodo. Baca berita selengkapnya di sini.

BNPT: 9 rencana teror digagalkan sepanjang 2016-2017

Sejumlah petugas Gegana Polda Jawa Timur memeriksa mobil terduga teroris di jalan Pantura di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, Sabtu (8/4). Foto oleh Aguk Sudarmojo/ANTARA

Sejumlah petugas Gegana Polda Jawa Timur memeriksa mobil terduga teroris di jalan Pantura di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, Sabtu (8/4). Foto oleh Aguk Sudarmojo/ANTARA

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol Hamidin mengklaim aparat keamanan telah menggagalkan sembilan rencana aksi teror pada 2016-2017.

"Ini fakta dan itu diakui serta diapresiasi dunia," kata Hamidin saat membuka Pelatihan Duta Damai Dunia Maya 2017 di Bandung, Jawa Barat, Senin malam, 10 April 2017.

Kasus penanganan teror terbaru adalah dilumpuhkannya enam orang terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu pekan lalu. Sehari sebelumnya tiga orang terduga teroris di Lamongan juga ditangkap. Baca berita selengkapnya di sini.

KPK minta Imigrasi cegah Setya Novanto ke luar negeri

Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kiri) bersama Mantan Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto (kanan) bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/4). Foto oleh Akbar Nugroho Gumay/ANTARA

Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kiri) bersama Mantan Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto (kanan) bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/4). Foto oleh Akbar Nugroho Gumay/ANTARA

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meminta Dirjen Imigrasi untuk mencegah Ketua DPR Setya Novanto terbang ke luar negeri.

Surat pemintaan pencegahan tersebut dilayangkan KPK ke Ditjen Imigrasi pada Senin, 10 April 2017. Dengan surat ini, Novanto tidak akan bisa ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Pencegahan ini diduga terkait dengan status Setya Novanto sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan KTP Elektronik. Baca berita selengkapnya di sini.

—Rappler.com

Ayo langganan Indonesia wRap