Berita hari ini: Kamis, 13 Juli 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Hallo pembaca Rappler!

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Kamis, 13 Juli 2017.

Amien Rais: Pansus akan buka ‘selubung wangi’ KPK yang isinya ternyata busuk

REFORMASI. Tokoh Reformasi Amien Rais (tengah) memberikan pidato saat menghadiri 'Refleksi 19 Tahun Reformasi' di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu, 20 Mei. Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

REFORMASI. Tokoh Reformasi Amien Rais (tengah) memberikan pidato saat menghadiri 'Refleksi 19 Tahun Reformasi' di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu, 20 Mei. Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengaku terus memantau jalannya kinerja panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menduga nantinya akan ada banyak fakta yang akan dibuka oleh pansus terkait komisi anti-rasuah itu.

“Pansus angket KPK itu menurut saya akan membuka ‘selubung wangi’ KPK kemudian isinya ternyata palsu, buruk, enggak enak lah,” ujar Amien ketika memberikan sambutan dalam acara halal bihalal PAN di kantor DPP PAN.

Jika fakta-fakta itu dibuka, mantan Ketua MPR itu membayangkan apakah masyarakat nantinya masih percaya terhadap KPK atau tidak. Ia mengajak seluruh pihak sama-sama memantau dinamika yang terjadi, termasuk jika rekomendasi yang disampaikan pansus yakni untuk membubarkan KPK.

“Kita lihat bersama-sama, apakah mau dibubarkan atau diperpanjang (keberadaan KPK) itu nanti menjadi urusan DPR. Jadi, kami optimistis sekali, kami baca angin semilir buat kita, untuk kebenaran,” tutur dia. Selengkapnya baca di sini.

Sri Sultan tolak jalan tol di Yogyakarta

Sri Sultan HB X. FOTO oleh Regina Safri/ANTARA

Sri Sultan HB X. FOTO oleh Regina Safri/ANTARA

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X menolak pembangunan jalan tol di wilayahnya. Keberadaan jalan tol dinilai akan mengganggu stabilitas perekonomian warga.

"Di DIY tidak ada jalan tol, bukannya tidak boleh, pemerintah pusat juga sepakat (tidak ada tol)," kata Sultan saat syawalan bersama Pemkab dan Masyarakat di Bangsal Sewoko Projo, Wonosari, Gunung Kidul, Kamis 13 Juli 2017.

Sultan mengatakan bandara baru di Kulon Progo akan mulai beroperasi pada 2019. Untuk memudahkan akses ke sana, kata Sultan, akan dibangun jalan lebar empat jalur. Jalan ini bukan jalan tol. Selain itu juga akan dibangun jalan baru dari Yogyakarta-Solo.

"Kalau di luar DIY silakan, seperti di Bawen sampai Salatiga karena geografisnya jurang," kata Sultan. Baca berita selengkapnya di sini.

Di pengadilan, Miryam tidak terima disebut JPU KPK memberi keterangan palsu

DITANGKAP. Tersangka kasus dugaan memberi keterangan palsu dalam persidangan KTP-Elektronik Miryam S Haryani menggunakan rompi tahanan KPK dikawal petugas ketika keluar dari Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Senin, 1 Mei malam. Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

DITANGKAP. Tersangka kasus dugaan memberi keterangan palsu dalam persidangan KTP-Elektronik Miryam S Haryani menggunakan rompi tahanan KPK dikawal petugas ketika keluar dari Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta, Senin, 1 Mei malam. Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Mantan anggota Komisi II DPR Miryam S. Haryani mengaku tidak dapat menerima dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi yang menyebut dia tidak memberikan keterangan yang benar selama di persidangan.

“Saya keberatan atas dakwaan yang dibuat jaksa, karena keberatan itu saya tidak mengatakan keterangan yang tidak benar,” ujar Miryam usai menjalani sidang.

Politikus Partai Hanura itu merasa aneh dengan pasal yang disangkakan kepadanya. Miryam dijerat dengan pasal 22 jo pasal 55 ayat (1) UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Saya enggak tahu keterangan mana yang merasa disebut tidak benar. Itu kan menurut jaksa, padahal saya sudah memberikan keterangan yang benar di pengadilan,” ujar Miryam.

Lagipula, KPK menuding Miryam telah memberikan keterangan palsu ketika dia disidik oleh penyidik KPK. Bukan ketika persidangan tengah berlangsung.

Kendati sudah dibuka rekaman proses penyidikan saat di pengadilan, Miryam tetap bersikeras tetap ditekan oleh penyidik KPK selama membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Selengkapnya baca di sini.

Pansus angket KPK datangi Kejaksaan Agung

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian saat menerima rombongan Pansus Angket KPK di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/7). Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian saat menerima rombongan Pansus Angket KPK di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/7). Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Safari Panitia khusus (Pansus) hak angket KPK yang dibentuk DPR terus berlanjut. Setelah sebelumnya mereka mengunjungi Lapas Sukamiskin dan Mabes Polri, kini rombongan pansus menyambangi Kejaksaan Agung.

"Kunjungan ini merupakan koordinasi tugas-tugas Pansus Hak Angket KPK yang terkait dengan berbagai aturan dan prosedur fungsi penuntutan dan politik penindakan tindak pidana korupsi," kata Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa, Kamis 13 Juli 2017.

Rencananya rombongan Pansus akan tiba di Gedung Kejaksaan Agung pada pukul 10:00 WIB. Jaksa Agung M. Prasetyo kemungkinan akan menemui mereka. Baca berita selengkapnya di sini.

Lagi, polisi tangkap dua penyerang ahli IT ITB lainnya

Salah seorang pelaku penusukkan terhadap ahli IT ITB saat dibekuk petugas di Jalan Dewi Sartika, Sawangan, Depok, Rabu dinihari (12/7). Foto Istimewa

Salah seorang pelaku penusukkan terhadap ahli IT ITB saat dibekuk petugas di Jalan Dewi Sartika, Sawangan, Depok, Rabu dinihari (12/7). Foto Istimewa

Petugas gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur dan Polres Kota Depok menangkap dua terduga pelaku pengeroyokan terhadap ahli IT ITB Hermansyah. Kedua pelaku tersebut berinisial DO dan R.

“Kami tangkap di Bandung," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Hendy F Kurniawan pada Rabu malam, 12 Juli 2017.

Sebelumnya petugas juga telah menangkap dua orang terduga pelaku lainnya, yakni Edwin Hitipeuw dan Lauren Paliyama, di Depok, Jawa Barat.

Sehingga dari lima pelaku penyerangan terhadap Hermansyah, hanya tinggal satu orang yang masih diburu, yakni ER. Kelima orang ini diduga menyerang dan menusuk Hermansyah di Jalan Tol Jagorawi pada Minggu pagi, 9 Juli lalu. Baca berita selengkapnya di sini.

—Rappler.cm

X

Ayo langganan Indonesia wRap