Berita hari ini: Minggu, 23 Juli 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Hallo pembaca Rappler!

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 23 Juli 2017.

Ketika Setya Novanto jadi penguji calon doktor

Ketua DPR Setya Novanto. Foto /ANTARA

Ketua DPR Setya Novanto. Foto /ANTARA

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Adies Kadir akhirnya meraih gelar Doktor Ilmu Hukum setelah menjalani sidang terbuka S3 Ilmu Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu 22 Juli 2017.

Adies meraih gelar tersebut setelah disertasinya yang berjudul "Konsep Hakim Sebagai Pejabat Negara dalam Perspektif Lus Constitutum dan Lus Constittuenndum" dinyatakan lulus dengan predikat "sangat memuaskan".

“Mudah-mudahan disertasi ini bisa memberikan sumbangsih pada bangsa dan negara," kata Adies setelah menjalani sidang. Dalam disertasinya itu, Adies mengatakan saat ini jabatan hakim sangat mengkhawatirkan.

Sebab, sebagai penegak hukum, hakim harus tunduk kepada MA namun kinerjanya dikaji oleh pemerintah sehingga dapat mengurangi independensi dalam memutus suatus perkara. Dalam desertasi tersebut, Adies juga menyebutkan ada 86 lembaga peradilan yang belum diresmikan karena masih kekurangan hakim.

Uniknya, sidang doktoral ini dihadiri oleh Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham. Keduanya hadir sebagai sebagai penanya non-akademis. Baca berita selengkapnya di sini.

Jokowi: Anak di bawah 13 tahun dilarang main Facebook

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru, Riau. Presiden sempat ikut bermain bersama anak-anak di lapangan gedung daerah Pauhjanggi Pekanbaru pada Minggu (23/7). Foto oleh Desca Lidya Natalia/ANTARA

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru, Riau. Presiden sempat ikut bermain bersama anak-anak di lapangan gedung daerah Pauhjanggi Pekanbaru pada Minggu (23/7). Foto oleh Desca Lidya Natalia/ANTARA

Presiden Joko “Jokowi” Widodo meminta orang tua tidak membiarkan anaknya yang berusia di bawah 13 tahun bermain Facebook.

Hal ini diungkapkan Presiden saat berdialog dengan seorang anak bernama Garce dalam acara peringatan Hari Anak Nasional di Pekan Baru, Minggu 23 Juli 2017.

"Jadi anak-anak, bapak ingin beritahukan kalau mau main Facebook, umur di bawah 13 tahun tidak boleh. Aturannya begitu,” kata Presiden Jokowi. “Kalau lebih dari 13 tahun boleh main, tapi diawasi bapak ibu.”

Grace mengatakan dirinya baru berusia 11 tahun. Selama ini ia sudah menggunakan Facebook, namun masih memakai akun Facebook ibunya.

“Grace ingin main Facebook sementara ini tidak boleh, harus nebeng ke Facebooknya mama," kata Presiden. Baca berita selengkapnya di sini.

Hari Anak Nasional, 930 anak dapat remisi

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan remisi terhadap 930 anak yang tengah menjalani hukuman. Remisi diberikan berkenaan dengan Hari Anak Nasional yang jatuh pada Minggu, 23 Juli 2017.

"Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, 930 anak yang sedang menjalani pidana memperoleh remisi," kata Kepala Sub Bagian Publikasi Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kemenkumham Syarpani dalam keterangan tertulis.

Remisi tersebut diberikan ke sejumlah napi anak dari berbagai wilayah. Wilayah yang mendapatkan remisi terbesar adalah kantor wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan, yakni sebanyak 104 anak.

Kemudian disusul Jawa Tengah sebanyak 103 anak serta Sumatera Utara 94 anak. Baca berita selengkapnya di sini.

Presiden Jokowi rayakan Hari Anak di Pekan Baru

Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Ibu Negara Iriana menghadiri acara puncak peringatan Hari Anak Nasional 2017 yang digelar di Pekanbaru, Riau, Minggu 23 Juli 2017.

Presiden dan Ibu Negara tiba di Lapangan Gedung Daerah Pauhjanggi sekitar pukul 08.00 WIB. Keduanya kompak mengenakan jaket dan kaus Hari Anak Nasional 2017 warna merah putih,

Presiden dan Ibu Negara langsung disambut atraksi polisi cilik dan permainan tradisional anak-anak Riau. Acara ini melibatkan tak kurang dari 3.000 anak. Banyak di antara mereka meminta bersalaman dan swafoto dengan Presiden dan Ibu Negara.

Perayaan Hari Anak 2017 mengangkat tema "Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga" dengan pesan utama "Saya Anak Indonesia, Saya Gembira".

Acara perayaan akan diisi dengan pembacaan Suara Anak Indonesia yang diwakili oleh Forum Anak Indonesia (FAN) yang meliputi 748 peserta yang terdiri atas 525 anak yang terpilih dari kabupaten/kota seluruh Indonesia.

Forum Anak merupakan wadah bagi anak-anak yang belum berusia 18 tahun, beranggotakan perwakilan berbagai kelompok anak atau kelompok kegiatan anak yang dibina oleh pemerintah sebagai media untuk mendengar dan memenuhi aspirasi, keinginan, dan kebutuhan anak dalam proses pembangunan.

Selain itu juga ada pemberian penghargaan untuk Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) kepada 126 pemerintah daerah kabupaten dan kota yang memiliki komitmen yang kuat untuk membangun wilayahnya menjadi wilayah yang ramah kepada anak.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) telah diselenggarakan sejak tahun 1986 berdasarkan Keputusan Presiden No. 44 tahun 1984. Baca berita selengkapnya di sini.

—Rappler.com

Ayo langganan Indonesia wRap