Berita hari ini: Minggu, 29 Oktober 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Hallo pembaca Rappler!

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Minggu, 29 Oktober 2017.

Gunung Agung kini berstatus siaga

Warga turut memantau Gunung Agung yang bertepatan satu bulan berstatus awas di Pos Pengamatan Gunung Api Agung Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (21/10). FOTO oleh Nyoman Budhiana/ANTARA

Warga turut memantau Gunung Agung yang bertepatan satu bulan berstatus awas di Pos Pengamatan Gunung Api Agung Desa Rendang, Karangasem, Bali, Sabtu (21/10). FOTO oleh Nyoman Budhiana/ANTARA

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menurunkan status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, dari level IV (Awas) menjadi level III (Siaga).

"Perubahan status berdasarkan hasil pengamatan yang ada, di mana aktivitas kegempaan menurun cukup drastis selama sembilan hari terakhir. Selain itu, manifestasi permukaan kawah juga begitu, di mana asap mulai berkurang berdasarkan hasil verifikasi drone," kata Kepala PVMBG Kasbani di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, Minggu 29 Oktober 2017.

Sebelumnya Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali memperpanjang status siaga darurat bencana Gunung Agung selama 14 hari (27 Oktober hingga 9 November 2017), untuk memberikan kemudahan akses dalam menangani ancaman letusan gunung setinggi 3.142 mdpl ini. Baca berita selengkapnya di sini.

Pos Brimob di Tembagapura ditembaki

Ilustrasi - Aparat dari Brimob sedang berjaga. FOTO oleh ANTARA

Ilustrasi - Aparat dari Brimob sedang berjaga. FOTO oleh ANTARA

Pos Brimob yang berada antara Mil 66 dan Mil 67, Tembagapura, ditembaki kelompok kriminal bersenjata pada Minggu pagi, 29 Oktober 2017, sekitar pukul 10:35 WIT.

"Sempat terjadi baku tembak dengan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) sesaat setelah pos Brimob ditembak, dan kelompok penyerang melakukan penembakan dari ketinggian," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal.

Ahmad Kamal mengatakan insiden itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa, hanya membuat kendaraan operasional yang sedang parkir di depan pos terkena tembakan.

Saat ini, menurut dia, anggota Brimob sedang mengejar penyerang yang lari menuju kawasan Hidden Valley di Mil 66. Sementara karyawan dan warga yang berada di sekitar lokasi penembakan kini dievakuasi ke balai olahraga Tembagapura. Baca berita selengkapnya di sini.

Kapal mengangkut 114 penumpang terbakar di Perairan Karimunjawa

Kapal yang membawa sekitar 114 penumpang dari Semarang menuju Kalimantan terbakar di Perairan Karimunjawa pada Minggu, 29 Oktober 2017, sekitar pukul 04:45 WIB.

"Kejadian tersebut dilaporkan dari KM Kirana 1 yang tidak jauh dari lokasi kejadian," ujarnya Kapolres Jepara AKBP Yundhianto Adi Nugroho. Selain membawa 114 penumpang, kapal tersebut juga mengangkut kendaraan.

Yundhianto mengatakan saat iin Poliri Air dan kapal penyelamat telah menuju lokasi. Sementara kondisi penumpang dan awak kapal masih belum diketahui pasti karena radio terputus.

Pihaknya juga belum bisa memastikan identitas kapal berikut penyebab kebakarannya. "Petugas kami masih menuju lokasi. Sekitar 45 Mil BL Karimunjawa," katanya. Baca berita selengkapnya di sini.

—Rappler.com

X

Ayo langganan Indonesia wRap