Hadiri KTT negara Arab-AS, Jokowi akan bicara pengalaman Indonesia hadapi terorisme

Santi Dewi
KTT tersebut juga dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump. Ini jadi kali pertama Jokowi bertatap muka dengan Trump.

TERORISME. Presiden Joko "Jokowi" Widodo menghadiri KTT Negara-Negara Arab-Amerika Serikat pada hari ini di Riyadh, Arab Saudi untuk membagikan pengalaman Indonesia di hadapan 55 pemimpin negara lain termasuk Donald Trump cara untuk mengatasi terorisme. Foto oleh AFP

JAKARTA, Indonesia – Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah tiba di Riyadh, Arab Saudi sejak Sabtu, 20 Mei waktu setempat (Minggu dini hari waktu Indonesia) untuk menghadiri KTT negara-negara Arab dengan Amerika Serikat. Dalam acara itu, mantan Gubernur DKI itu akan menyampaikan pengalaman Indonesia dalam menghadapi ancaman terorisme.

Pengalaman yang disampaikan Indonesia bisa dijadikan masukan mengingat, jumlah penduduk Muslim di Tanah Air mencapai 207 juta atau sekitar 13 persen dari angka umat Muslim di seluruh dunia. Selain itu, banyak peristiwa teror yang berhasil dilumpuhkan di Indonesia.

“Presiden juga akan menyampaikan cara-cara yang digunakan untuk mengatasi aksi teror, yakni dengan pendekatan lembut dan keras. Yang menjadi perhatian kami melalui forum itu salah satunya cara mengatasi para pejuang asing (Foreign Terrorist Fighters),” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir ketika memberikan keterangan pers pada Kamis, 18 Mei.

Terkait isu FTF, Indonesia berharap dunia bisa bekerja sama dan menghentikan aliran dana bagi mereka. Sebab, salah satu alasan mereka masih bisa beraksi yakni akses terhadap pendanaan masih terus berjalan.

Hal lain yang akan disampaikan oleh Jokowi yakni bagaimana kerukunan dan harmoni berjalan di Tanah Air. Indonesia, kata Arrmanatha menjadi bukti nyata bahwa demokrasi, moderasi dan Islam bisa berjalan beriringan.

Pertemuan yang dihadiri oleh Jokowi ini sangat penting, mengingat akan dihadiri oleh 55 pemimpin negara lainnya, termasuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Hal ini menarik, karena Trump memilih Saudi sebagai negara pertama yang dikunjungi di luar AS. Momen itu menunjukkan betapa dekatnya hubungan di antara kedua negara, khususnya dalam upaya Trump untuk memberantas kelompok teroris ISIS.

Selain itu, acara juga dihadiri Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, Sekjen Liga Arab, Organisasi Konferensi Negara Islam dan negara anggota Teluk.

Ini merupakan kali pertama Jokowi akan bertemu secara langsung dengan Trump. Sebab, ini juga menjadi kunjungan luar negeri pertama mogul properti itu. Namun, tidak akan ada pertemuan bilateral di antara keduanya di sela KTT tersebut.

Usai menghadiri KTT tersebut, Jokowi kembali ke Tanah Air dan tiba pada Senin pagi. Kegiatannya langsung dimulai dengan menyambut kedatangan Raja Swedia, Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia. – Rappler.com