Presiden diminta turun tangan mengatasi kebakaran hutan

Indeks standar pencemaran udara sudah menunjukkan level yang berbahaya bagi kesehatan

KEBAKARAN HUTAN membuat Sumatera dan Kalimantan diselimuti kabut asap. Foto: EPA
Presiden diminta turun tangan menangani kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera. “Tahun 2013 dan 2014 ketika Riau seperti sekarang ini Presiden langsung turun tangan. Hanya 2-3 minggu saya kebakaran hutan dapat diatasi,” kata Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho dalam tweetnya, 3 September 2015.

Sesuai data BNPB, pada tanggal 3 September pukul 05.00 tercatat ada 708 titik api di seluruh Sumatera. 

“Kebakaran hutan kali ini lebih parah dari tahun lalu, udaranya tidak sehat,” kata Yoellismar, warga Riau. Penerbangan pun menjadi terhambat karena jarak pandang yang terbatas.

Indeks standar pencemaran udara pun sudah menunjukkan level yang berbahaya bagi kesehatan.

-Rappler