Dari menteri salah hitung hingga kiat Snapchat

Rappler.com
Dari menteri salah hitung hingga kiat Snapchat
Indonesia wRap 8 Sep 2015. Menteri salah hitung hingga tip Snapchat

JAKARTA, Indonesia — Sejumlah peristiwa menjadi berita pada Selasa, 8 September, kemarin.

Mulai dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dengan salah hitung tarif listrik prabayar (yang bukan menjadi urusan kementeriannya); Jaksa Agung mengatakan hukuman mati bukan prioritas saat ini; 5 buku favorit dunia; nama Bambang Widjojanto sebagai terdakwa di berkas kasus orang; kiat menggunakan Snapchat.

Ketika menteri salah hitung tarif listrik

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menuding ada mafia dalam rantai distribusi listrik. Kata dia, dengan pulsa Rp 100 ribu, listrik yang didapatkan hanya Rp 73 ribu.

Kemarin, berbagai tanggapan dialamatkan kepada Rizal. Ekonom Faisal Basri bahkan meluruskan matematika Rizal yang membuktikan uang pelanggan susut 5,3%, bukan 27% seperti tuduhan awal.

Sejumlah netizen pun menduga, pak menteri mengira tampilan pulsa listrik prabayar adalah sisa uang. Padahal sisa daya dalam satuan kWh.

Eksekusi mati tak lagi jadi prioritas

Presiden Joko “Jokowi” Widodo memulai masa jabatannya dengan mengeksekusi sejumlah terpidana mati. Semua tentu masih ingat dengan hebohnya terpidana mati Mary Jane Veloso yang lolos di saat terakhir.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan eksekusi hukuman mati bukan prioritas. Sekarang, “Konsentrasi kami mendukung dan mengawal pembangunan,” kata Prasetyo pada Rappler, kemarin.

Meski begitu, negara tak mengubah pandangan terhadap hukuman mati, terutama pengedar dan produsen narkoba. Pemerintah akan tegas bila vonis sudah berkekuatan hukum tetap.

Lima buku favorit dunia

Seorang anak di Padang Sumatera Barat sedang membaca buku di perpustakaan yang rusak akibat gempa bumi. Foto oleh MAST IRHAM/EPA

Pada Hari Aksara Internasional kemarin, kami menulis lima buku favorit dunia berdasar pilihan pembaca Goodreads.com. Kelima buku itu adalah, dari skor terendah ke tertinggi:

  • Pride and Prejudice (Jane Austen)
  • Twilight (Stephanie Meyer)
  • To Kill a Mockingbird (Harper Lee)
  • Harry Potter and The Order of The Phoenix (JK Rowling)
  • The Hunger Games (Suzanne Collins)

Terselipnya nama Bambang Widjojanto

Nama Wakil Ketua Non-aktif KPK Bambang Widjojanto muncul sebagai terdakwa dalam berkas dakwaan Zulfahmi Arsyad. Padahal, Bambang belum didakwa. Ini terkait kasus dugaan kesaksian palsu di sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi.

Zulfahmi adalah kerabat Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar, pemenang sidang sengketa. Ia diduga membagikan uang pada para saksi agar memberi keterangan palsu. Kemarin ia dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan vonis 7 bulan penjara dikurangi masa tahanan.

Dalam kasus itu, Bambang dituding mengatur jalannya sidang sengketa.

Jaksa penuntut umum Sinta Dewi Hutapea beralasan kemunculan nama Bambang sudah sesuai aturan karena dia pernah diperiksa di Mabes Polri.

Kiat menggunakan Snapchat


Snapchat adalah aplikasi yang digemari anak muda. Saking ngetrennya, valuasi perusahaan meningkat tajam. Sejumlah kantor berita pun melirik Snapchat sebagai tempat menggapai pembaca muda.

Artikel ini membimbing mulai dari instalasi, prinsip navigasi, aktivasi fitur keren (misalnya filter video, pensil warna-warni), ‘lampu’ yang membantu kamera depan saat mengambil gambar. —Rappler.com

BACA JUGA:

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.