Kesempurnaan Maung Bandung di Si Jalak Harupat

Mahmud Alexander
Kesempurnaan Maung Bandung di Si Jalak Harupat
Persib Bandung catat angka sempurna saat lolos ke babak selanjutnya Piala Presiden 2015. Mereka memimpin klasemen dengan 9 angka. Siapa lawan mereka di 8 besar?

JAKARTA, Indonesia – Laga melawan Martapura FC, Kamis 10 September malam, sejatinya hanya formalitas bagi Persib Bandung. Apapun hasilnya, mereka tetap akan lolos ke babak lanjutan Piala Presiden 2015. 

Tapi, klub berjuluk Maung Bandung itu tak mau sekadar lolos. Mereka mengejar kesempurnaan. 

Dan kesempurnaan itu pula yang mereka dapatkan saat menghabisi Martapura empat gol tanpa balas. Hat-trick Zulham Zamrun di menit ke-13, 43, 81, plus satu tambahan gol dari Konate Makan di menit ke-71 mengantarkan klub kebanggaan para Bobotoh—sebutan fans Persib—itu lolos dengan nilai sempurna. 

Mereka menyapu bersih semua kemenangan di tiga laga grup. Persib memimpin klasemen akhir grup A dengan total poin 9 angka plus cleansheet. Ya, hingga tiga laga berjalan, tak ada satupun tim yang berhasil membobol gawang Persib.  

Kemenangan pada Kamis malam tersebut semakin sempurna karena Zulham memimpin daftar sementara pencetak gol terbanyak. Striker 27 tahun kelahiran Ternate tersebut menjadi pemuncak dengan koleksi 5 gol. Dia dikuntit penyerang Persebaya United Pedro Javier (4 gol) dan pemain Arema Cronus Lancine Kone (3 gol). 

Zulham adalah satu-satunya striker pribumi yang nangkring di daftar tiga besar pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2015. 

“Gol ini untuk bobotoh. Saya senang bisa membuktikan dan menjadi pencetak gol untuk Persib. Gol ini juga untuk keluarga saya,” kata Zulham.

“Tadi saya sangat senang, menunjukkan bisa dipercaya sama pelatih. Tanpa semua pemain inti, ternyata Persib juga bisa main baik.”

Dominasi Persib memang langsung terlihat sejak menit awal. Di hadapan Bobotoh, mereka langsung tampil menyerang. Alhasil, babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-0. Meski sudah unggul jumlah gol, tim asuhan Djdjang Nurdjaman itu tak sedikitpun mengendurkan serangan. 

Djadjang justru memasukkan Tantan di menit-menit akhir untuk menambah daya gedor tim dari sektor sayap. Strategi itu berhasil menambah gol Persib. Umpan Tantan dari sayap kanan disambar dengan sundulan diving Zulham di menit ke-81. 

Gol penutup untuk malam yang membahagiakan bagi para bobotoh. 

Menunggu lawan di babak delapan besar

Kemenangan itu menjadi panggung para pemain pelapis. Sebab, sejumlah pemain utama justru tidak diturunkan. Mereka, antara lain, M Ridwan, Ilija Spasojevic, Supardi Natsir, M Ridwan, dan Made Wirawan.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa Persib memiliki skuat yang dalam. Mereka jauh lebih siap untuk menghadapi babak selanjutnya. Tak salah jika mereka disebut salah satu favorit juara. 

Persib lolos ke babak selanjutnya dengan didampingi Persebaya United. Klub pecahan Persebaya 1927 itu berhasil merebut slot runner-up grup A setelah mengalahkan Persiba Balikpapan 4-1. 

Komplit sudah 8 tim yang lolos ke fase knockout. Selain Persib dan Persebaya, klub lainnya adalah juara grup B Sriwijaya FC dan runner-up Arema Cronus, juara grup C Bali United dan runner-up Mitra Kukar, juara grup D PSM Makasasar dan Pusamania Borneo FC. 

Drawing penentuan babak selanjutnya yang mengusung sistem gugur alias knockout akan digelar Jumat, 11 September, pukul 16.00. Ketentuannya, juara grup akan dipertemukan dengan runner-up.—Rappler.com

BACA JUGA:

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.