Setidaknya 717 jemaah haji meninggal terinjak-injak di Mina

Rappler.com
Setidaknya 717 jemaah haji meninggal terinjak-injak di Mina
"Sampai saat ini telah di cek ke rumah sakit Minah dan belum ditemukan WNI jadi korban"

 

JAKARTA, Indonesia (UPDATE ke-6) — Setidaknya 717 jemaah haji meninggal dan 805 terluka karena terinjak-injak saat melakukan pelemparan jumrah di Mina, Kamis, 24 September, menurut Saudi Civil Defense. 

“Ada insiden injak-injakan di Mina dan petugas sipil sedang menanganinya,” kata juru bicara Menteri Dalam Negeri Brigadir Jenderal Mansour al-Turki pada CNN.

Musibah ini terjadi dalam ritual pelemparan jumrah di Mina, sekitar 5 kilometer dari Mekah. 

Belum ada laporan korban dari Indonesia

Menurut Arrmanatha Nasir, juru bicara Kementerian Luar Negeri, mengatakan musibah terjadi karena ada sekelompok jemaah yang tiba-tiba berhenti sehingga terjadi penumpukan dan desak-desakan. 

“Sebagian besar korban adalah jemaah dari Mesir dan Afrika,” kata Arrmanatha. 

Ini bukan merupakan jalur yang digunakan oleh jemaah asal Indonesia untuk menuju lontar jumrah. Sampai saat ini telah di cek ke rumah sakit Minah dan belum ditemukan WNI jadi korban.”

Ini bukan musibah yang pertama di Mina. Pada 2 Juli 1990, 1.426 jemaah meninggal dunia akan berdesak-desakan dan saling injak di terowongan Haratul Lisan, Mina. 

Belum lama ini, sebuah crane jatuh dan menimpa jemaah haji di Masjidil Haram, menyebabkan 107 korban meninggal, dan lebih dari 238 jemaah terluka. 

Update berita ini bisa diikuti di sini. Rappler.com

Ikuti perkembangan tragedi Mina dengan like Facebook kami dan follow Twitter @rapplerid

BACA JUGA:

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.