Korean shows

14 warga Indonesia meninggal dalam musibah Mina

Uni Lubis
14 warga Indonesia meninggal dalam musibah Mina

EPA

Selain tiga korban meninggal, ada satu jemaah haji Indonesia dalam keadaan serius

JAKARTA, Indonesia – [UPDATE KE 6] Jumlah jemaah yang wafat dalam tragedi Mina bertambah menjadi 14 orang. “Dari semula tercatat 2 orang, saat ini tercatat total 14 orang korban wafat yang semuanya sudah diketahui identitasnya,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Abdul Djamil dalam konferensi pers, 26 September 2015.

Nama-nama korban yang wafat:

1. Hamid Atwi Tarji Rofia, kloter SUB 48 nomor paspor B1467965;
2. Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar, kloter BTH 14 nomor paspor A2708446;
3. Abdul Karim Sumarmi Idris, kloter SUB 48 nomor paspor B1023417;
4. Abdul Halim bin Ali Satina, kloter SUB 48 nomor paspor A4514455;
5. Eti Kusmiati Idit Supriadi, kloter JKS 61 nomor paspor B0932959;
6. Nani Unah Ratnani, kloter JKS 61 nomor paspor B0745299;
7. Mohammad Yuhan Suprianto, kloter JKS 61 nomor paspor A5737138;
8. Koko Koswara Oyong Suwaryo, kloter JKS 61 nomor paspor B0732931;
9. Adryansyah Idris Usman, kloter BTH 14 nomor paspor A3826040;
10. Dede Kurniasih Sulaeman, kloter JKS 61 nomor paspor B0745305;
11. Dadang Barmara Memed, kloter JKS 61 nomor paspor B0214365;
12. Yahman Mistan Meslan, kloter UPG 10 nomor paspor B0693120;
13. Ratna Abdul Gani Muhammad, kloter BDJ 1 nomor paspor A0912791;
14. Susimah Slamet Abdullah, kloter SOC 62 nomor paspor B0874968.

Adapun jumlah jemaah yang mengalami cedera dan masih dirawat di RSAS sebanyak 6 orang, yaitu:

1. Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
2. Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
3. Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
4. Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah.
5. Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat Klinik 107 Makkah.
6. Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS King Fahd Angkatan Bersenjata di Jeddah.

Masih ada 112 jemaah haji yang belum kembali ke maktab alias pemondokan. Sudah berkurang dari jumlah sebelumnya yang mencapai 225 orang. 

1. Kloter BTH 14 sebanyak 14 orang
2. Kloter SUB 48 sebanyak 16 orang
3. Kloter JKS 61 sebanyak 64 orang
4. Kloter UPG 10 sebanyak 7 orang
5. Kloter SOC 62 sebanyak 11 orang

5 kloter yang disebutkan di atas adalah juga kloter asal dari jemaah haji yang meninggal dunia. 

“Sebagai wakil dari pemerintah, kami menyampaikan turut prihatin dan berbela­sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya para jemaah haji korban peristiwa Mina tahun 1436H/2015M. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa, mene­rima segala amal, dan memberi kepada mereka haji yang mabrur,” kata Abdul Djamil.

(UPDATE ke-5) — Menurut Menteri Luar Negeri dan Menteri Agama RI, tiga warga Indonesia meninggal dalam musibah Mina, Kamis, 24 September. 

“Jadi yang sudah kami terima ada WNI yang menjadi korban yakni atas nama Bapak Hamid Atwitarji dan Ibu Syaisiyah Syahril Abdul Gafar, tapi itu terus kami konfirmasi,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di New York. 

Hamid berasal dari Surabaya, sementara Syaisiyah berasal dari Batam. 

Korban ketiga belakangan dikabarkan bernama Nero bin Astro Sahi, 57 tahun, warga Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Nero berangkat naik haji bersama istrinya, Murti Ningsih. 

“Kami menerima beberapa kali telepon dari ibu di Mekkah, Bapak sudah meninggal di Mina. Saat ini ibu masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kami banyak menerima foto jenazah bapak,” kata Reny Ayu Rahmawati, putri Nero, kepada media, Jumat, 25 September. 

Setidaknya 717 orang meninggal dan 805 terluka karena terinjak-injak saat pelemparan jumrah di Mina. Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir, ini terjadi karena sebagian jemaah berhenti bergerak yang mengakibatkan jemaah di belakangnya mendorong. —Laporan dari Antara/Rappler.com

Ikuti perkembangan tragedi Mina di LIVE BLOG dan dengan like Facebook kami dan follow Twitter @rapplerid

BACA JUGA:

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.