LIVE BLOG: Tragedi Mina

Rappler.com
LIVE BLOG: Tragedi Mina

EPA

Nama lengkap korban tewas yang sudah berhasil dikenali

Selasa, 13 Oktober 2015: 07.00 — Total korban menjadi 126 jemaah

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah mengidentifikasi 123 jenazah, terdiri dari 118 jenazah jamaah haji Indonesia dan 5 warga Negara Indonesia mukimin di Arab Saudi.

“Hari ini, Selasa, 13 Oktober, tim PPIH kembali merilis 3 jenazah yang telah diidentifikasi sehingga totalnya menjadi 126 jenazah,” kata Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat. 

Ketiga jenazah dimaksud adalah:

  1. Siti Asiah Eko Sumarto, kloter BTH 14 nomor paspor B 1306126
  2. Abdullah Alwi Umar, kloter BTH 14 nomor paspor B 0524211
  3. Kiagus Feeryzal Gani, kloter JKS 61 nomor paspor B 1211712

Arsyad menambahkan, satu jamaah haji yang sebelumnya cedera dan dirawat Ruang ICU Rumah Sakit King Fahd Jeddah, dilaporkan telah wafat.

Jamaah tersebut atas nama Yusniar Abdul Malik, kloter MES 07, nomor paspor B 1060451. 

“Keempat jenazah tersebut sebagian sudah dimakamkan, sebagian lagi masih berada di kamar jenazah di Mu’aishim,” kata Arsyad.

Sehingga jumlah jamaah yang saat ini masih dirawat di rumah sakit menjadi 3 orang, antara lain: 

  1. Aam Amalia Rustama, JKG 61, dirawat di RS Al-Nur, Makkah.
  2. Unaeni Abdul Karim Usman, JKG 33, dirawat di RS King Khalid Jeddah. 
  3. Kusoyimah Asngari Mat Bakir, SOC 22, dirawat di RS. King Abdul Aziz, Jeddah.

Dengan temuan baru ini, maka jumlah jamaah haji yang dilaporkan belum kembali berkurang menjadi sebanyak dua orang dan semuanya berasal dari kloter JKS 61.

Arsyad menambahkan bahwa sampai dengan saat ini, tim DVI masih terus melakukan upaya pencarian, khususnya jamaah-jamaah yang dirawat di rumah sakit dan tidak mempunyai identitas. 

Rabu, 7 Oktober 2015: 16:06 — Total korban menjadi 120

Warga negara Indonesia yang meninggal dalam tragedi Mina bertambah dari 103 menjadi 120 orang. 

“Pada Rabu, 7 Oktober pukul 08.00 waktu Arab Saudi atau pukul 12.00 Waktu Indonesia Barat, kami laporkan jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat bertambah 17 orang,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1436H/2015M, Arsyad Hidayat, di Mekkah, Arab Saudi, Rabu, seperti dikutip Antaranews.com

Dari 120 orang tersebut, 115 orang adalah jemaah haji sementara lima lainnya adalah warga negara Indonesia yang telah lama bermukim di Saudi Arabia. 

Tujuh belas WNI yang teridentifikasi ini sebagian besar berasal dari Jawa Barat. 

“Mereka semua diidentifikasi berdasarkan pencarian file dokumen jenazah yang ada di pemulasaraan mayat, Al Muashim, Mekkah,” ujar Arsyad. 

Menurutnya, dengan demikian hanya tinggal delapan WNI yang masih belum jelas keberadaannya. 

Inilah daftar 17 WNI tersebut:

Jawa Barat (kloter 61 embarkasi Jakarta-Bekasi, JKS 61)
1. Yoyom Maryam Abdullah, nomor paspor B1200064
2. Tintin Mulyatin Ahmad Sujadi, nomor paspor B0933088
3. Euis Komariah Muharam, nomor paspor B0724731
4. Ira Kusmira Dede Herlan, nomor paspor B0733174
5. Rumiyati Muhnyono Azali, nomor paspor B143885
6. Ade Sutarna Atang, nomor paspor B0932992
7. Suparman Sarkosih Lamiri, nomor paspor B0476613
8. Dik dik Mochamad Tasdik, nomor paspor B0733180
9. Dahlan Djambek Ardiwijaya, nomor paspor A0733180
10. Rohendi Iskandar Hadiwijaya, nomor paspor B0476603

Surabaya
11. Wati Ibrahim Saman, nomor paspor B1027953
12. Zaini Mauelan Ishaq, nomor paspor A6884560
13. Masykur Atmino Asti, nomor paspor B10231173
14. Siti Asiah Paijan Wiryo, nomor paspor B1021771
15. Mulyono Demo Kaimihan, nomor paspor B1021803

Makasar
16. Lasikki Laompo Rahman, nomor paspor B0693314

Solo 
17. Sugeng Triyanto Soeratman Hadimulyo, nomor paspor B0876704

Selasa, 6 Oktober 2015: 16:44— Tiga jemaah asal Indonesia kembali ditemukan, menjadi 103 orang

Tiga jemaah haji kembali ditemukan dan berhasil diidentifikasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) daerah kerja Mekkah, sehingga total WNI yang menjadi korban peristiwa tersebut mencapai 103 orang. 

“Sampai Selasa pagi pukul 08:00 Waktu Arab Saudi, total jemaah yang wafat semula 100 orang bertambah tiga orang menjadi 103 jemaah,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah PPIH Arab Saudi 1436H/2015M, Arsyad Hidayat, di Mekkah.

Berikut tiga nama baru jamaah haji Indonesia yang diidentifikasi sebagai korban meninggal dalam peristiwa Mina:

1. Nining Irianingsih Harun (JKS 61) dengan nomor passpor B0214360
2. Kusnadi Adi Wijaya (JKS 61) dengan nomor passpor B0932961
3. Djaspandi Mortadji Irsyad (SUB 61) dengan nomor passpor B1044026.

Minggu, 4 Oktober 2015: 14:55—Korban meninggal dunia Tragedi Mina asal Indonesia bertambah lagi, menjadi 100 orang

Kadaker Mekkah, Arsyad Hidayat: Korban asal Indonesia yang wafat pada rilis kami sebelumnya adalah sebanyak 95 orang (90 orang jemaah haji asal Indonesia dan 5 orang WNI mukimin). Pada hari ini, jumlah tersebut bertambah 5 jemaah haji menjadi 100 orang. Adapun nama-nama jemaah sebagai berikut:

1. Nandang Suryana Sulaeman JKS 61 A8406668

2. Entin Rostini Ikin JKS 61 A7919217

3. Sapardi Harjodikromo Kerta JKS 61 B0929687

4. Ahmat Khalimin Sambudi SOC 62 B0877075

5. Juri Makri Monadi SUB 28 B1028070

Jemaah yang cedera dan dirawat rumah sakit Arab Saudi masih tetap sebanyak enam orang.

Adapun jumlah jemaah haji yang dilaporkan belum kembali, berkurang dari yang semula dilaporkan sebanyak 34 orang menjadi 28 orang dengan rincian sebagai berikut:

1. Kloter BTH 14 sebanyak 3 orang

2. Kloter JKS 61 sebanyak 17 orang

3. Kloter SOC 62 sebanyak 1 orang

4. Kloter SUB 28 sebanyak 1 orang

5. Kloter SUB 36 sebanyak 2 orang

6. Kloter SUB 48 sebanyak 2 orang

7. Kloter SUB 61 sebanyak 1 orang

8. Kloter UPG 10 sebanyak 1 orang

Sabtu, 3 Oktober 2015: 11.00—Jemaah Indonesia yang meninggal dunia 95 orang

Kadaker Mekkah, Arsyad Hidayat: Jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal bertambah. Total saat ini 95 jemaah. Antara lain:  

  1. Muhammad Huardi Sukri dari kloter BTH 14 nomor paspor B145843
  2. Halijah Abu Hanifa dari kloter BTH 14 nomor paspor B130627 
  3. Alipudin Sawirja Kaco dari kloter JKS 61 nomor paspor B0745298 
  4. Asep Ukanda Yaya Sonjaya dari kloter JKS 61 nomor paspor B0476629 

Jemaah yang cedera dan dirawat rumah sakit Arab Saudi masih 6 orang. 

Adapun jumlah jemaah haji yang dilaporkan belum kembali, berkurang dari yang semula dilaporkan sebanyak 38 menjadi 34 orang dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kloter BTH 14 sebanyak 3 orang
  2. Kloter JKS 61 sebanyak 20 orang
  3. Kloter SOC 62 sebanyak 2 orang
  4. Kloter SUB 28 sebanyak 2 orang
  5. Kloter SUB 36 sebanyak 2 orang
  6. Kloter SUB 48 sebanyak 2 orang
  7. Kloter SUB 61 sebanyak 1 orang 
  8. Kloter UPG 10 sebanyak 1 orang
  9. Kloter BTH 15 sebanyak 1 orang  

Jumat, 2 Oktober 2015: Jemaah Indonesia yang meninggal dunia 91 orang

Kadaker Mekkah, Arsyad Hidayat : 31 jenazah jemaah haji Indonesia dan 1 WNI teridentifikasi. Total ada 90 jemaah haji dari tanah air yang wafat, ditambah 1 WNI yang sedang ada di sana.

Mereka adalah:

1. Abdul Wahab Samangka dari kloter BPN 5
2. Arbai Abdullah Saleh dari kloter BTH 14
3. Syamsyudiin Abdurrahman Idris dari kloter BTH 14
4. Muhammad Thamrin Slamet dari kloter BTH 14
5. Enung Maesaroh Wahyo dari kloter JKS 21
6. Eli Sumili Syafii dari kloter JKS 61
7. Neneng Rukmini Didin Binwari dari kloter JKS 61
8. Aruk Emen Urha dari kloter JKS 61
9. Sarjo Mulyana Sukarta dari kloter JKS 61
10. Wahyudin Doyowikatma dari kloter JKS 61
11. Kartinah Otokartawijaya dari kloter JKS 61
12. Juhata Kuswandijai dari kloter JKS 61
13. Wawan Sofwan Efendi dari kloter JKS 61
14. Iim Haimah Rustama dari kloter JKS 61
15. Ima Rismawati Endang Nanda JKS 61
16. Iik Bahri Suparma dari kloter JKS 61
17. Nani Marlina Muhammad dari kloter JKS 61
18. Rakal Suryawangsadinata dari kloter JKS 61
19. Suimah Kasan Usman dari kloter SOC 62
20. Hadi Mufti Wibisono Suratin dari kloter SOC 62
21. Rita Saadah Saudin dari kloter SOC 62
22. Hafsoh Maktub Ilyas dari kloter SOC 62
23. Mat Safii Samijo dari kloter SUB 28
24. Rukmiyati Sanusi Matahir dari kloter SUB 28
25. Samiah Sarnuji Muhayat dari kloter SUB 48
26. Zaenab Darmo Sagimin dari kloter SUB 48
27. Ida Husnul Khotimah dari kloter SUB 48
28. Tutik Indriyani Tukiyo dari kloter SUB 48
29. Hasbullah Hasanuddin Paida dari kloter UPG 10
30. Abubakar Karjo Tani dari kloter UPG 10
31. Namma Muhammad Kasim dari kloter UPG 10

Identifikasi 1 jenazah WNI Mukimin:

1. Ecang Suryadi Rosid bekerja di perusahaan bin ladin


Kamis, 1 Oktober 2015: 06.00—Jemaah Indonesia yang tewas 59 orang 

Kepala Daerah Kerja Mekah Arsyad Hidayat mengatakan, tambahan dua jemaah atas nama: 

  1. Abdul Wahab Idris Jafar, kloter BTH 14 nomor paspor A2708444.
  2. Hosen Ibrohim Nimat, kloter SUB 48 nomor paspor B1023186.

Jemaah yang cedera sebelumnya sebanyak 5 orang, berkurang menjadi 4 orang setelah satu jemaah atas nama Murtiningsih Neman Sunar Akun kloter SUB 48 kembali ke pemondokan. 

Adapun jumlah jemaah haji yang dilaporkan belum kembali, berkurang dari yang semula dilaporkan sebanyak 78 orang menjadi 74 orang dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kloter BPN 5 sebanyak 1 orang
  2. Kloter BTH 14 sebanyak 8 orang
  3. Kloter JKG 33 sebanyak 1 orang
  4. Kloter JKS 21 sebanyak 2 orang
  5. Kloter JKS 61 sebanyak 37 orang
  6. Kloter LOP 9 sebanyak 1 orang
  7. Kloter SOC 62 sebanyak 6 orang
  8. Kloter SUB 28 sebanyak 4 orang
  9. Kloter SUB 48 sebanyak 6 orang
  10. Kloter SUB 61 sebanyak 1 orang
  11. Kloter UPG 10 sebanyak 4 orang
  12. Kloter JKG 35 sebanyak 1 orang
  13. Kloter BTH 15 sebanyak 1 orang
  14. Kloter SUB 34 sebanyak 1 orang

Rabu, 30 September 2015: 06.34—Jemaah Indonesia yang tewas 57 orang 

“Informasi terkini, sampai dengan hari Rabu, 30 september pukul 06.00 WIB, yang pertama jemaah haji meninggal 46 orang, 42 orang dari jemaah dan 4 mukimin, saat ini bertambah menjadi 57 orang,” kata Kepala Daerah Kerja Mekah, Arsyad Hidayat. 

Nama-namanya antara lain: 

  1. Lilis Suryani Misbah Ijudin, kloter JKS 61 nomor paspor B0932986.
  2. Otong Bastaman Sutisnamiharja, kloter JKS 61 nomor paspor B0932958.
  3. Nana Hendiana Idi, kloter JKS 61 nomor paspor A7917997.
  4. Maemunah Dasa Sasmita, kloter JKS 61 nomor paspor B0733173.
  5. Atang Gumawang Dede Herlan, kloter JKS 61 nomor paspor B0733175.
  6. Karmah Padma Kertapraja, kloter JKS 61 nomor paspor B0745293.
  7. Tuti Kuswarti Daman, kloter JKS 61 nomor paspor B1442338.
  8. Iis Masriah Kastoni Mardo, kloter JKS 61 nomor paspor A7026769.
  9. Ida Murtika Porie, kloter BTH 14, nomor paspor B1306300.
  10. Suryati Sahran Ribut, kloter BTH 14 nomor paspor B1306350.
  11. Nur Alam Iljas, kloter UPG 10 nomor paspor B0694654.

Jemaah yang cedera dan dirawat rumah sakit Arab Saudi tidak bertambah, yakni sebanyak 5 orang. 

Adapun jumlah jemaah haji yang dilaporkan belum kembali, berkurang dari yang semula dilaporkan sebanyak 89 orang menjadi 78 orang dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kloter BTH 14 sebanyak 9 orang
  2. Kloter SUB 48 sebanyak 12 orang
  3. Kloter JKS 61 sebanyak 39 orang
  4. Kloter UPG 10 sebanyak 4 orang
  5. Kloter SOC 62 sebanyak 6 orang
  6. Kloter SUB 28 sebanyak 4 orang
  7. Kloter BPN 5 sebanyak 1 orang
  8. Kloter JKG 33 sebanyak 1 orang
  9. Kloter JKS 21 sebanyak 2 orang
  10. Kloter LOP 9 sebanyak 1 orang
  11. Kloter SUB 34 sebanyak 1 orang

Selasa, 29 September 2015: Jemaah Indonesia yang tewas 46 orang 

07.45—Hingga Selasa, 29 September pukul 05.00, jemaah yang jemaah yang tewas bertambah menjadi 46 orang. Satu tambahan jemaah yang tewas adalah Dahlia Sulaiman Hamdan, kloter BTH 14, nomor paspor A3689002.

Jemaah yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi sebelumnya adalah 10 orang, 3 sudah dipulangkan ke pemondokan, sisanya masih ditangani medis.

Adapun jemaah yang telah pulang ke pemondokan adalah:

  1. Zulaiha Lutan Alam dari kloter BTH 14
  2. Arninda Idris Usman dari kloter BTH 14
  3. Fadillah Abdul Karim Nurdin dari kloter BTH 14

Sedangkan jemaah haji yang dilaporkan belum kembali, bertambah dari yang semula dilaporkan sebanyak 82 orang menjadi 90 orang, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kloter BTH 14 sebanyak 11 orang
  2. Kloter SUB 48 sebanyak 12 orang
  3. Kloter JKS 61 sebanyak 46 orang
  4. Kloter UPG 10 sebanyak 5 orang
  5. Kloter SOC 62 sebanyak 6 orang
  6. Kloter SUB 28 sebanyak 4 orang
  7. Kloter BPN 5 sebanyak 1 orang
  8. Kloter JKG 33 sebanyak 1 orang
  9. Kloter JKS 21 sebanyak 2 orang
  10. Kloter LOP 9 sebanyak 1 orang
  11. Kloter SUB 34 sebanyak 1 orang

Senin, 28 September: Jemaah Indonesia yang tewas 45 orang

10.58 — Tim PPIH  berhasil mengidentifikasi 45 jenazah, dengan rincian 41 jenazah jemaah haji Indonesia dan 4 jenazah mukimin—Warga Negara  Indonesia (WNI) yang bermukim di Arab Saudi.

07.43 — Jemaah haji yang wafat pada rilis Kementrian Agama bertambah 7 orang, total menjadi 41 orang. Antara lain: 

1. Ruswati Karim Lawadang, kloter BPN 5 nomor paspor A8925437

2. Warnita Habib Basa, kloter BON 5 nomor paspor B0822105

3. Rosidah Adjo Madusri, kloter JKS 61 nomor paspor B0745303

4. Sitti Lubabah Arsyad Ngolo, kloter UPG 10 nomor paspor B0693565

5. Yusriani Muhammad Qohar, kloter SUB 48 paspor A6885226

6. Ardani Moch Ali Siradj, kloter SOC 29 nomor paspor B0802886

7. Junaidi Sjahrudin Marjun, kloter SUB 36 nomor paspor B1021715

Jemaah yang dirawat di Arab Saudi bertambah sebanyak 4 orang sehingga totalnya menjadi 10 orang, yakni:

1. Aam Amalia Rustama, kloter JKS 61 nomor paspor B0929863 dirawat di RS. Arofah

2. Murtiningsih Nema Sunar Akun, kloter SUB 48 nomor paspor B1225295 dirawat di RS Security Force Awali

3. Sapuna Muntaha Hedan, kloter SUB 48 nomor paspor B1381244 dirawat di RS. King Abdullah dan kemudian dipindahkan ke RS. Jeddah

4. Maryam Pauli Kiming, kloter UPG 10 nomor paspor B0693505 dirawat di RS Security Force Awali

Adapun jumlah jemaah haji yang belum kembali berkurang dari semula 90 orang menjadi 82.

1. Kloter BTH 14 sebanyak 8 orang

2. Kloter SUB 48 sebanyak 14 orang

3. Kloter JKS 61 sebanyak 46 orang

4. Kloter UPG 10 sebanyak 5 orang

5. Kloter SOC 62 sebanyak 7 orang

6. Kloter SUB 36 sebanyak 2 orang

Minggu, 27 September: 19.38 – Jemaah Indonesia yang tewas 34 orang

Jemaah Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa Mina bertambah 15 orang menjadi 34 orang, setelah tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melakukan identifikasi pada Minggu siang. 

“Sebelumnya jjumlah korban sebanyak 19 orang. Saat ini bertambah 15 orang sehingga total jamaah haji Indonesia yang wafat akibat peristiwa Mina sampai saat ini menjadi 34 orang,” kata Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat dalam rilisnya.

Nama ke-15 jenazah yang baru dikenali sebagai berikut:

1. Nabaha Matsen Tarif, kloter BTH 14, nomor paspor B1306146
2. Reni Arfiani Kaherdin, kloter BTH 14 nomor paspor B1311784
3. Ponpon Sadjaah Sastrapradja, kloter BTH 14 nomor paspor B0524212
4. Tanti Puspitawati Suharsono, kloter JKS 61 nomor paspor B092927
5. Rina Ocktarina Siroz Thoyib, kloter JKS 61 nomor paspor A3729946
6. Neneng Nurjuwitawati Deni Sahroni, kloter JKS 61 nomor paspor B0932973
7. Erik Suryaman Aceng Kartika, kloter JKS 61 nomor paspor B0933000
8. Eni Sukarni Oyo, kloterJKS 61 nomor paspor B0724661
9. Atik Suryati Suarno, kloter JKS 61 nomor paspor B0732946
10. Endang Sutiana Atang, kloter JKS 61 nomor paspor B0929866
11. Debi Merlindayani Hamdani, kloter JKS 61 nomor paspor B0476595
12. Wisma Widyana Puspitasari, kloter JKS 61 nomor paspor B1211713
13. Tasmudji Agung Seputro, kloter SUB 48 nomor paspor B1225358
14. Muzayyana Tahir Saruni, kloter SUB 48 nomor paspor B1467939
15. Nadjemiah Samad Madjida, kloter UPG 10 nomor paspor B0693478

Adapun jemaah yang masih hilang berjumlah 90 orang. Mereka berasal dari:

1.  Kloter BTH 14 sebanyak 8 orang
2.  Kloter SUB 48 sebanyak 17 orang
3.  Kloter JKS 61 sebanyak 48 orang
4.  Kloter UPG 10 sebanyak 7 orang
5.  Kloter SOC 62 sebanyak 7 orang
6.  Kloter SUB 32 sebanyak 3 orang

11.00- WNI yang tewas 19 orang

 

 

Jumlah ini bertambah lima dari sebelumnya, yaitu 14 orang. Menurut website Kementrian, lima nama itu adalah:

1. Nero Sahi Astro dari Kloter SUB48 (paspor B1225386)
2. Rochmani Pawiroredjo Karsodikromo dari Kloter SUB 61 (paspor B1045049)
3. Siti Muanifah Zainudin Sahlan dari Kloter SUB 61 (paspor B1469941)
4. Rasno Asyidik Kardan dari Kloter JKS 61 (paspor B0745304)
5. Sri Prabandari Markani dari Kloter SOC 62 (paspor B0875692)

Selain jemaah haji dari Indonesia, ada pula tiga warga negara Indonesia yang tinggal di Arab Saudi yang menjadi korban tewas dalam tragedi ini. Ketiganya bekerja di Perusahaan Bin Ladin.

1. Akhmad Jamhuri bin Hisyam, nomor iqomah 2362046928
2. Wartoyo Usman Kalib, nomor iqomah 2389005337
3. Asdinur Sanuri Hamzah nomor iqomah 2381436951.

Sabtu, 26 September 2015: Korban bertambah menjadi 14 orang. 

21.50 – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memutuskan untuk menunda kepulangannya ke tanah air. Ia dijadwalkan akan kembali ke Jakarta pada Senin, 28 September mendatang. 

Menag beralasan bahwa sebagai Amirul Haj, ia harus bertanggung jawab untuk melihat langsung bagaimana penanganan dampak peristiwa Mina ini, khususnya yang terkait jemaah haji Indonesia.

“Mereka yang luka dan wafat pengurusannya seperti apa, saya harus berada di sini,” kata Menag, saat memberikan konferensi pers di Media Center Haji.

“Untuk itu, saya memutuskan menunda kepulangan saya selama beberapa hari sampai kondisinya sudah relatif normal, bisa berjalan sebagaimana mestinya,” katanya lagi. 

18.30 – Kementerian Agama mengumumkan jumlah jemaah yang wafat bertambah. “Empat belas orang wafat, 6 masih dirawat dan 112 belum kembali,” kata Kepala Sub Bagian Informasi Affan Rangkuti kepada Rappler.

Konferensi pers Kadaker Mekah Arsad Hidayat: jumlah WNI yang meninggal dalam tragedi Mina berjumlah 14 orang.

Sebelumnya, jemaah yang hilang berjumlah 225 orang.  “Waktu kami melakukan pendataan ketua kloter mengatakan mereka belum kembali ke maktab. Ada juga dinyatakan ketua kloter belum kembali. Mereka ada yang tidak tahu jalan dan ada juga yang tersesat,” kata Arsad.

Nama 14 korban tewas:

1. Hamid Atwi Tarji Rofia, kloter SUB 48 nomor paspor B1467965;
2. Busyaiyah Syahrel Abdul Gafar, kloter BTH 14 nomor paspor A2708446;
3. Abdul Karim Sumarmi Idris, kloter SUB 48 nomor paspor B1023417;
4. Abdul Halim bin Ali Satina, kloter SUB 48 nomor paspor A4514455;
5. Eti Kusmiati Idit Supriadi, kloter JKS 61 nomor paspor B0932959;
6. Nani Unah Ratnani, kloter JKS 61 nomor paspor B0745299;
7. Mohammad Yuhan Suprianto, kloter JKS 61 nomor paspor A5737138;
8. Koko Koswara Oyong Suwaryo, kloter JKS 61 nomor paspor B0732931;
9. Adryansyah Idris Usman, kloter BTH 14 nomor paspor A3826040;
10. Dede Kurniasih Sulaeman, kloter JKS 61 nomor paspor B0745305;
11. Dadang Barmara Memed, kloter JKS 61 nomor paspor B0214365;
12. Yahman Mistan Meslan, kloter UPG 10 nomor paspor B0693120;
13. Ratna Abdul Gani Muhammad, kloter BDJ 1 nomor paspor A0912791;
14. Susimah Slamet Abdullah, kloter SOC 62 nomor paspor B0874968.

Jumat, 25 September 2015

19.15 – Kepala Daerah Kerja Mekah Arsyad Hidayat memberikan keterangan pers. Berikut ini poin-poinnya: 

  • Sejauh ini diketahui terdapat enam jemaah asal haji asal Indonesia yang luka-luka akibat tragedi Mina. Mereka hingga saat ini masih dirawat di sejumlah rumah sakit. Berikut keenam korban luka tersebut, 
  1. Zulaiha Alam dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306305 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
  2. Ubaid bin Komaruddin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745300 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
  3. Ending bin Rukanda dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0745297 saat ini dirawat di RSAS Jizrul Mina.
  4. Arninda Idris dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1307797 saat ini dirawat di RSAS King Abdullah.
  5. Fadillah Nurdin dari kloter BTH 14 dengan nomor paspor B1306258 saat ini dirawat di klinik 107 Mekah.
  6. Yusniar Abdul Malik dari kloter MES 7 dengan nomor paspor B1060451 saat ini dirawat di RSAS Al Nur.
  • Ratusan jemaah asal Indonesia lain hingga saat ini belum kembali ke maktabnya. Menurut Arsyad mereka bisa jadi telah pulang ke hotel atau masih tersasar. Arsyad juga mengungkapkan bahwa ia dan timnya di lapangan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap para jemaah ini.
  • Jemaah haji asal Indonesia yang belum melakukan ritual melempar jumrah dihimbau untuk melakukannya di luar pukul 13 hingga 16 waktu setempat esok hari. 

17.30 – Siapa yang harus bertanggungjawab atas tragedi Mina? Dan apa sesungguhnya penyebab dari musibah terinjak-injak terburuk dalam pelaksanaan ibadah haji sepanjang seperempat abad terakhir ini? Sejumlah argumen dan teori beredar. 

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuding pihak Arab Saudi, sebagai tuan rumah. Sementara salah satu menteri Arab Saudi justru menilai bahwa tak disiplinnya jemaah yang menjadi sumber musibah. 

Selengkapnya, baca di sini

14.40 – Kepala Staf Presiden Teten Masduki memberikan pernyataan terkait terjadinya tragedi Mina. Berikut ini poin-poinnya: 

  • Presiden berharap ini tidak terjadi lagi dan terulang kembali, karena sudah berkali-kali.
  • Yang bisa dilakukan dari sisi pemerintah Indonesia adalah memperbaiki pengelolaan hajinya. Bukan hanya pada  administrasi tapi juga terkait pendampingan haji kita di sana.
  • Pemerintah Indonesia berkepentingan untuk bicara dengan Pemerintah Arab Saudi agar mereka memastikan pengelolaan hajinya memberikan keamanan dan keselamatan jemaah haji kita.

13.40 – Terkait identitas tiga korban meninggal dunia asal Indonesia yang telah terdata sejauh ini, satu orang korban lagi selain almarhum Hamid Atuwi dan Saiyah dikabarkan bernama Nero bin Astro Sahi (57), warga Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Nero berangkat naik haji bersama istrinya, Murti Ningsih.

“Kami menerima beberapa kali telepon dari ibu di Mekkah, Bapak sudah meninggal di Mina. Saat ini ibu masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kami banyak menerima foto jenazah bapak,” kata Reny Ayu Rahmawati, putri Nero kepada media, Jumat, 25 September.

10.30 – Jalan 204 telah dibuka kembali

Evakuasi di persimpangan Jalan 204 dengan Jalan 223 yang menjadi tempat insiden Mina sudah selesai. Jalan selebar 12 meter ini kembali dilintasi jemaah haji yang hendak melontar jumrah.

Meski bukan jalur utama jemaah haji Indonesia, masih terlihat beberapa jemaah asal Indonesia. Mereka diduga berada di sana karena terpisah dari rombongan.

10.00 – Mengingat kembali tragedi Mina 1990

Saksi mata yang berada di tempat mengulang kembali apa yang ia saksikan saat tragedi Mina, Arab Saudi, 1990. 

“Sambil terus berdoa kepadaNya dengan linangan air mata semoga diselamatkan dari bencana yang sangat mengerikan tersebut. Setelah menggelantung selama 30 menit, dan suasana heboh pun sudah agak mereda, lalu aku menjatuhkan tubuhku di atas timbunan mayat yang saling bertindihan.”

Baca kisahnya di sini

09.00 – Suami Busyaiyah masih hilang

Keluarga masih belum percaya dengan kabar meninggalnya Busyaiyah Sahel Abdul Gafar. Nama Busyaiyah ada di dalam daftar tiga orang korban tewas.

Keluarga juga masih sangat cemas menunggu kabar dari suami Busyaiyah, Abdul Wahab Idris. Keduanya pergi berhaji bersama, namun hingga saat ini Abdul Wahab Idris (56 tahun) belum dapat dihubungi. Beritanya di sini

08.00 – Kemenag: Jemaah haji Indonesia korban tragedi Mina tak ikuti jadwal

Kementerian Agama menyatakan jemaah haji Indonesia yang menjadi korban dalam tragedi Mina di Arab Saudi tidak melakukan lempar sesuai aturan.

“Jemaah itu tidak dibawa atau dengan rombongannya untuk melakukan ibadah melempar jumrah. Ini mungkin diduga atas keinginannya sendiri,” kata Kepala Seksi informasi Haji Kementerian Agama Affan Rangkuti. Selengkapnya bisa dibaca di sini

Kamis, 24 September 2015

23.00 – WNI yang jadi korban tewas ada 3 (tiga) orang.

1. Hamid Atuwi (laki laki, 50) asal Surabaya

2. Saiyah (perempuan, 50) asal Batam

3. Jemaah laki laki yang belum diketahui namanya, karena tidak ada gelang identitas di tangan, namun diketahui berasal dari probolinggo, Safari Travel. data Korban tsb sedang di cek lebih lanjut di data haji.

Sementara 1 orang korban lagi dalam kondisi serius dan saat ini dirawat di RS An Nur Mekah.

22.05 – Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengungkapkan duka cita atas terjadinya tragedi Mina melalui cuitan di akun Twitternya.


21.35 – Diberitakan oleh Al Arabiya, putra mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Nayef memerintahkan agar proses investigasi atas terjadinya tragedi Mina segera dilakukan. 

21.00 – Menteri Kesehatan Arab Saudi Khaled al-Falih menilai tragedi Mina terjadi karena jemaah tak disiplin.

“Banyak jemaah yang bergerak dengan tidak mematuhi jadwal,” katanya. Selengkapnya, baca di sini

20.49 – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon yang saat ini sedang berada di Rumah Sakit Darurat Mina menyampaikan hasil pengamatannya tentang kondisi terakhir jemaah haji pasca terjadinya tragedi Mina dalam sebuah wawancara langsung dengan Radio Elshinta.

Banyak jemaah yang tersesat di Mina. Tidak bisa kembali ke maktab-nya. Kira-kira 20 orang lah yang tersesat, kebanyakan orang tua. Di sini ada kendala bahasa juga, perlu lebih banyak petugas kita,” ujar Fadli. 

 

20. 43 – Selain dua orang yang telah diketahui sebelumnya, Menteri Agama Lukman Saifuddin menyatakan bahwa terdapat potensi korban asal Indonesia akan bertambah satu orang. 

“Korban WNI dua orang plus satu identitasnya masih ditelusuri,” katanya. 

20.11 – Jemaah haji Indonesia yang meninggal 2 orang

20.02 – Jumlah korban meninggal sudah mencapai 717 orang.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, awalnya jemaah menuju tempat lontar jumrah di antara tenda-tenda di Mina.

“Karena ada sekelompok jemaah yang tiba-tiba berhenti, sehingga terjadi penumpukan dan desak-desakan,” katanya. Lima fakta mengenai tragedi Mina bisa dibaca di link ini.

TRAGEDI MINA. Foto dari akun twitter resmi Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Kerajaan Saudi Arabia @KSA_998

Video yang diambil sesaat setelah terjadinya tragedi Mina hari Kamis ini menunjukkan betapa tragisnya tragedi tersebut. Orang-orang terkapar tak berdaya menunggu bantuan. Videonya bisa disaksikan di sini, tapi awas, videonya mungkin akan membuat Anda merasa terganggu.

Kecelakaan dalam ibadah haji bukan hanya sekali terjadi. Sebelumnya sudah sering terjadi kecelakaan fatal yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban. Daftar kecelakaan haji tersebut bisa dibaca di artikel ini.

Khususnya di Mina, tempat ini sudah menjadi langganan tragedi. Indonesia pasti ingat dengan tragedi Mina tahun 1990, yang menewaskan lebih dari 600 jemaah Indonesia. Beberapa kecelakaan ibadah haji di Mina dapat dibaca di artikel ini.

Jika keluarga atau teman Anda berada di Mekah dan belum ketahuan kabarnya, pemerintah Saudi telah menyiapkan pusat informasi. Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah: 00966125458000 dan 009661254960000. — Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.