LONDON, Inggris — Perdana Menteri Inggris David Cameron tengah mempelajari informasi yang menyatakan bahwa ada 11 muslim Inggris yang ditolak masuk Amerika Serikat. Rombongan keluarga muslim ini rencananya akan berlibur ke Disneyland.
Informasi datang dari anggota Partai Buruh Stella Creasy. Ia menyatakan, pemerintah Amerika Serikat tidak memberikan penjelasan mengapa rombongan yang bertolak dari Bandara Gatwick, London, 15 Desember itu ditolak masuk.
Creasy mendesak Cameron agar menggunakan pengaruhnya. Ceasy menyatakan kejadian ini bakal memicu meluasnya ketakutan di kalangan kaum Mislimin terhadap sikap calon Presiden dari Partai Republik Donald Trump yang menyerukan akan muslimin dilarang masuk Amerika.
Pemerintah Inggris menyatakan akan meneliti kebenaran informasi ini. Inggris termasuk yang mengecam pernyataan Trump. Keluarga yang ditolak kedatangnnya ke Amerika Serikat itu adalah Mohammed Zahid Mahmood yang akan berangkat dengan dua saudaranya dan sembilan anak-anak.
Zahid menyatakan, mereka sudah mendapat izin sebelumnya, namun tanpa penjelasan, kemudian mereka dilarang masuk. “Kami adalah satu-satunya keluarga dari Asia, muslim. Agak memalukan ketika hanya kami yang dikeluarkan dari ruang tunggu pesawat,” katanya kepada BBC.
Nasib serupa juga diterima tokoh muslim Inggris Ajmal Masroor. Ia mengaku mendapat perlakuan sama saat handak bepergian ke Amerika Serikat untuk urusan bisnis. Tanggal 17 Desember, petugas keamanan AS mencegahnya untuk boarding dan menyatakan akan mencabut visa bisnisnya.
Dia mengaku tidak mendapat masalah sebelumnya. — Laporan AP/BBC/Rappler.com
BACA JUGA
- Donald Trump ingin singkirkan umat Muslim dari Amerika Serikat?
- Apa kata politisi Amerika Serikat soal Muslim menjadi presiden?
- Facebook berjanji melindungi hak-hak muslim
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.