Indonesia

10 resolusi tahun baru agar kariermu melesat

Steffi Teowira
10 resolusi tahun baru agar kariermu melesat
10 ide resolusi tahun baru untuk mengakselerasi kariermu dan mencapai 'career goals'

Hari-hari menuju tahun yang baru dapat kamu hitung dengan beberapa jemari. Apa saja yang sudah kamu persiapkan untuk menjemput 2016? 

Sudahkah kamu memulai memikirkan tentang resolusi tahun baru? Mungkin kamu bertekad untuk makan lebih sehat atau menurunkan berat badan, atau bahkan menemukan pasangan ideal. Bagaimana dengan resolusi tahun baru untuk kariermu?

Kami mengumpulkan 10 ide resolusi tahun baru yang dapat diterapkan siapapun. 

Beberapa poin di bawah ini akan membantu mengakselerasi kariermu dan mencapai career goals, sementara yang lainnya akan membantu kamu untuk tetap ingat bahwa boleh saja bekerja keras asal selalu diimbangi dengan hidup personal yang sehat dan harmonis. 

Ayo keluarkan ponselmu atau secarik kertas dan catat apa-apa saja yang ingin kamu raih di tahun 2016. 

1. Mendapat kenaikan gaji 

Kesempatan untuk memperoleh kenaikan gaji kadang kala membutuhkan perencanaan lebih dari sekadar menjadi pegawai berprestasi. 

Jika kamu ingin menjadi lebih aktif dalam perencanaan kariermu, mulailah dengan mencoba proaktif perihal kompensasi moneter. Jangan pernah ragu untuk menginisiasi permintaan kenaikan gaji beserta negosiasi setelahnya. 

Rencanakan langkah-langkahmu, mulai dari persiapan yang tepat, waktu yang tepat, hingga hal-hal kecil seperti tindak tandukmu yang keseluruhannya akan mendukung pergerakan strategismu. 

2. Mendapat promosi

Prestasi cemerlang? Check! Promosi pun semakin dekat ke genggamanmu. 

Nah, bagaimana jika tempat kerjamu terkenal sangat bersaing dengan kolega yang tidak kalah kompeten? Jika namamu sering hilang di tengah-tengah lautan nama kolega lainnya, sepertinya kamu akan sulit menangkap perhatian manajemen senior. 

Banyak cara untuk membuat atasan terkesan tanpa harus menjadi pegawai yang terkenal menjilat. Kuncinya adalah perhatian pada detil dan memanfaatkan persamaan yang mungkin kamu miliki dengan sang bos. 

3. Keluar dari pekerjaan yang tidak disukai

Mungkin selama ini kamu telah berusaha untuk memendam keinginanmu keluar dari perusahaan tempatmu bekerja saat ini. 

Apa yang sebetulnya kamu khawatirkan jika keluar? Kekecewaan orang terdekat? Takut akan ketidakpastian? 

Jangan khawatir: Kamu tidak sendiri. 

Banyak kaum profesional juga merasakan keragu-raguan sepertimu ketika berniat berhenti bekerja atau pindah karier. Jika kamu sudah yakin, go for it. Ini adalah hidupmu dan kamulah pilot yang akan mengemudikannya menuju masa depan. Sedikit risiko akan memperkaya pengalaman hidupmu, dan siapa tahu, mungkin keputusan ini akan membawa kamu ke peluang lebih baik lagi nanti.

4. Melamar kerja di perusahaan idaman

Entah kamu adalah fresh graduate atau seorang yang telah punya pengalaman kerja beberapa tahun, jika melihat kata “perusahaan impian”, di benakmu pasti muncul sebuah nama. 

Apa yang menghentikanmu dari melamar pekerjaan jika tersedia? Tidak ada, bukan? Jangan lupa untuk melakukan riset menyeluruh tentang perusahaan yang kamu incar agar kelak produktivitas kerja dan kepuasan kerja pun tercapai.

5. Tidak ketinggalan ‘deadline’ lagi

Salah satu penyebab utama kebanyakan individu sering melewatkan tenggat waktu adalah menunda-nunda pekerjaan, entah karena merasa pekerjaan terlalu sulit atau terlalu mudah. 

Kamu bisa mengatasinya, kok. 

Langkah utama adalah mencari tahu pasti mengapa kamu sepertinya kesulitan menyelesaikan tugas tepat waktu dan membereskannya langsung ke akar permasalahan.

6. Tidak mudah terjebak stres

Tekanan kerja berlebih tidak mesti menjadi awan gelap yang senantiasa mengikutimu di tempat kerja. Sebanyak apapun tanggung jawabmu, selalu ada hal-hal yang bisa kamu lakukan untuk memperkecil peluangmu terserang stres, seperti menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk saat bekerja yang hanya akan membebani pikiran, seperti terlalu perfeksionis atau terlalu pasrah dengan situasi kerja yang kurang dari ideal. 

7. Tidak mengorbankan kesehatan

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa bekerja di ruang kantor membawa efek negatif pada tubuhmu, mulai dari duduk selama berjam-jam hingga mata letih karena berhadapan dengan layar komputer. 

Dedikasimu terhadap karier tidak harus mengacaukan kesehatanmu. Aktivitas fisik ringan rutin di jam kantor, makan makanan bergizi, dan sedikit istirahat sudah cukup untuk membantu meringankan efek jam kerja panjang terhadap tubuhmu. 

8. Lebih banyak habiskan waktu dengan orang terdekat

Ketika pekerjaan menyita waktu dan perhatianmu, imbasnya kemungkinan besar akan terasa pada kehidupan sosialmu dan tidak hanya berimbas pada hidup pribadi kamu. 

Jika porsi kerja berlebihan mulai mengganggu kehidupan pribadi, stres yang dihadapi akan bertambah beberapa kali lipat sehingga berisiko mengganggu konsentrasi saat bekerja. Pastikan agar kamu selalu punya waktu untuk bersantai bersama keluarga dan teman agar work-life balance tetap terjaga dengan baik.

9. Menjalin koneksi dengan orang-orang baru

Networking adalah salah satu cara untuk mengakselerasi pergerakan kariermu dengan menjalin hubungan baik secara strategis dengan beberapa individu. Mulailah dengan mereka yang ada di sekitar Anda. 

Ada ajakan untuk makan siang bareng dengan kolega? Sekali-kali iyakan saja. Peluang untuk networking tidak hanya ada di acara-acara formal dan event industri, lho. Coba lirik anggota tim olahragamu atau organisasi tempat kamu bekerja sukarela. Kamu tidak pernah tahu kesempatan bisa datang dari mana saja. 

10. Selalu positif walau menghadapi tantangan

Apapun yang kamu hadapi sepanjang perjalanan kariermu, tidak ada solusi lebih ampuh daripada selalu berpikir positif. 

Dengan berpikir positif, kamu akan lebih mudah melihat sebuah permasalahan dari berbagai perspektif dan tidak mengindahkan perkara-perkara sepele yang seharusnya tidak mengganggu fokusmu. Baik itu panggilan lamaran kerja yang tidak kunjung tiba atau kolega menyebalkan, percayalah bahwa optimismemu akan memberi kamu suntikan semangat untuk menjalani hari. —Rappler.com

Tulisan ini sebelumnya diterbitkan di Qerja.com, sebuah komunitas untuk berbagi informasi mengenai tempat kerja dan gaji di Indonesia.

BACA JUGA:

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.