Kemesraan Jokowi dan SBY di peresmian gedung baru KPK

Febriana Firdaus
Kemesraan Jokowi dan SBY di peresmian gedung baru KPK
Setelah bersalaman, Jokowi mengkritik pemerintahan SBY di pidatonya

JAKARTA, Indonesia — Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipertemukan di peresmian gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Selasa, 29 Desember. 

Dari pantauan Rappler, SBY lebih dulu datang di gedung KPK yang baru. Beberapa menit kemudian, Jokowi menyusul. 

Saat Jokowi hendak duduk di kursi depan yang sudah disiapkan panitia, mantan Wali Kota Solo itu langsung bangkit lagi. Ia menoleh ke sebelah kanan, ke arah SBY, kemudian menghampirinya. 

SBY juga menyambut Jokowi dengan berdiri dan menyodorkan tangannya untuk bersalaman.  

TEMPEL PIPI. Bukan hanya bersalaman, tapi Presiden Joko Widodo dan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga saling menempelkan pipi kanannya di peresmian gedung baru KPK, Selasa, 29 Desember 2015. Foto oleh Humas KPK

SBY kemudian menempelkan keningnya pada Jokowi untuk beberapa waktu yang cukup lama.

Usai mereka saling menempelkan pipi kanan, Jokowi dan SBY menghadap para fotografer dan mempersilakan pewarta untuk mengabadikan momen tersebut. 

Meski terlihat mesra dengan SBY, Jokowi tetap mengkritik pemerintahan sebelumnya, yang dijalankan SBY sebelumnya.

“Sejak (KPK) berdiri, fasilitas yang diberikan negara belum cukup,” kata Jokowi dalam pidatonya pagi itu.

Rappler meminta tanggapan SBY soal pernyataan itu, tapi ia hanya tersenyum. “Ada presiden (Jokowi), presiden saja (yang menjawab),” katanya. 

SBY sendiri memberikan tanggapannya untuk KPK dengan kepemimpinan yang baru.

“Saya harapkan (KPK) bisa bersinergi dengan baik antara Kepolisian dan Kejaksaan, mendapatkan dukungan secara nasional dari pemerintah dan publik,” katanya. 

AKRAB. Presiden Joko Widodo tampak akrab dengan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono di peresmian gedung baru KPK, Selasa, 29 Desember 2015. Foto oleh Humas KPK

“Kita memiliki harapan yang tinggi terhadap KPK, kita ingin negara kita bersih, sistemnya bersih, KPK adalah tulang punggung untuk itu,” katanya lagi. 

Harapan SBY, KPK bisa menjalankan tugas dengan baik, profesional. “Dan tidak ada nuansa yang dikhawatirkan masyarakat, misalnya kalau tebang pilih,” katanya.

Selanjutnya SBY mengatakan bahwa ia mendukung penuh KPK. “Semoga KPK makin kuat,” katanya. —Rappler.com

BACA JUGA:

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.