FOTO: Tragedi kapal pembawa terduga WNI tenggelam di perairan Malaysia

Santi Dewi
Belasan jenazah itu diduga merupakan warga Indonesia yang ingin masuk secara ilegal ke Malaysia melalui jalur laut.

Polisi Malaysia memasukan belasan jenazah yang ditemukan ke dalam kantong jenazah. Belasan jasad itu kemudian di bawa ke Rumah Sakit Sutan Aminah. Foto oleh KJRI Johor Bahru

JAKARTA, Indonesia – Pada Selasa pagi, 26 Januari 2016, polisi air Malaysia menemukan belasan jenazah yang mengapung di perairan laut Pantai Kelise, Sungai Tengah, Bandar Penawar Tinggi, Johor Bahru. Saat itu, polisi mengevakuasi 13 jenazah menuju ke Rumah Sakit Sutan Aminah.

Belakangan, diduga kuat, belasan jenazah itu berasal dari Indonesia yang berangkat menuju ke Malaysia dengan menggunakan kapal melalui jalur tak resmi. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukan belasan identitas yang terdiri dari paspor, KTP, SIM dan kartu pramuka di sekitar jenazah.

Konsul Jenderal Indonesia di Johor Bahru, Taufiqur Rijal, mengatakan untuk memastikan belasan jenazah itu memang WNI, pihaknya harus mencocokan identitas yang ditemukan di sekitar jenazah dan tubuh yang telah dievakuasi ke rumah sakit.

Berikut adalah pantai tempat jenazah diletakan sementara waktu dan kapal yang mereka gunakan.

 Belasan jenazah yang diduga WNI telah dimasukan ke dalam kantong jenazah. Foto oleh KJRI Johor Bahru

Lokasi pantai tempat Polisi Air Malaysia meletakan jenazah sementara usai ditemukan terapung di tengah laut. Foto oleh KJRI Johor Bahru

Kapal yang digunakan oleh belasan terduga WNI untuk menyebrang dari Indonesia ke Malaysia. Diduga kapal terbalik akibat dihantam ombak setinggi tiga meter. Foto oleh KJRI Johor Bahru

Pantai Kelise yang menjadi tujuan terduga belasan WNI untuk titik masuk ke Johor Bahru. Foto oleh KJRI Johor Bahru

– Rappler.com

BACA JUGA: