Nasdem: Jika Dita ingin maafkan Masinton, silakan

Uni Lubis
Nasdem: Jika Dita ingin maafkan Masinton, silakan
Meskipun bekerja untuk seorang politisi PDI-P, Dita rupanya adalah kader Nasdem

JAKARTA, Indonesia — Kasus pelaporan anggota DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan (PDI-P) Masinton Pasaribu oleh staf ahlinya, Dita Aditya, karena tuduhan penganiayaan, kini turut melibatkan pihak Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Pasalnya meskipun bekerja untuk seorang politisi PDI-P, Dita rupanya adalah kader Nasdem.

Berdasarkan keterangan anggota Badan Advokasi dan Bantuan Hukum Nasdem, Wibi Andrino, Dita menjabat sebagai Sekretaris Biro Perempuan dan Anak DPW Partai Nasdem DKI Jakarta. 

Saat ini, menurut Wibi, Nasdem melakukan pendampingan untuk Dita.

(BACA: 5 hal tentang sosok Masinton Pasaribu)

Meskipun demikian, melalui Ketua Fraksi Nasdem di DPR, Victor Laiskodat, pihak partai mengatakan tak akan mengintervensi keputusannya terkait proses penyelesaian kasus ini, termasuk jika Dita memilih penyelesaian secara kekeluargaan.

“Sejauh ini kami di DPP menyerahkan pengaduan Dita terhadap Masinton ke DPW Nasdem Jakarta. Sudah ada yang mendampingi. Ini masalah personal. Jika korban nantinya mau memaafkan silakan. DPP tidak ikut campur,” kata Victor pada Rappler, Minggu, 31 Januari. 

Sebelumnya, Dita melaporkan Masinton ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri atas penganiayaan yang menurut laporan Dita dilakukan atasannya itu pada Kamis, 21 Januari.

Laporannya diterima oleh diterima Ajun Komisaris Polisi Sugianto sebagai perwira jaga.

Dita bocorkan rahasia Masinton? 

Terkait kasus ini, muncul spekulasi bahwa alasan Masinton menganiaya Dita karena Dita membocorkan rahasia Ketua Umum REPDEM (Relawan Perjuangan Demokrasi) itu pada pihak Nasdem.

“Korban Dita yang juga tenaga ahli Masinton dituduh membocorkan rahasia Masinton kepada Partai Nasdem,” kata Wibi, Sabtu, 30 Januari. 

Benarkah demikian? Hingga saat ini baik Dita maupun Masinton tak menjawab panggilan telepon dan pesan singkat Rappler. —Rappler.com

BACA JUGA: 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.