Piala FA Arsenal 0-0 Hull City: Seri demi tamu dari Catalonia

Rappler.com
Piala FA Arsenal 0-0 Hull City: Seri demi tamu dari Catalonia
Tampil dengan para pemain cadangan, Arsenal tak bisa meraih kemenangan.

 JAKARTA, Indonesia – Arsenal meraih hasil tak maksimal di Piala FA. Di ajang tertua di Inggris tersebut, tim berjuluk The Gunners itu tak bisa menundukkan klub dari kasta kedua Liga Inggris, Hull City. Hingga pertandingan rampung, skor kedua tim imbang tanpa gol.

Ini berarti bakal ada laga kedua untuk memutuskan siapa yang berhak lolos ke perempat final.

Dalam pertandingan tersebut, manajer Arsene Wenger menyimpan banyak pemain. Mereka adalah duo bek sayap Hector Bellerin dan Nacho Monreal, Mesut Ozil, duo gelandang bertahan Francis Coquelin dan Aaron Ramsey. Kiper Petr Cech juga ikut absen karena Wenger memilih untuk memberi David Ospina kesempatan bermain.

Beberapa pemain utama lainnya diturunkan tapi tidak sejak menit pertama. Mereka adalah winger Alexis Sanchez dan striker Olivier Giroud yang baru masuk pada menit ke-67 menggantikan Danny Welbeck dan Joel Campbell. Kemudian, gelandang Alex Oxlade-Chamberlain masuk pada menit ke-73 menggantikan Alex Iwobi.

Strategi tersebut diambil Wenger karena Arsenal bakal menghadapi juara bertahan Liga Champions Barcelona empat hari lagi pada 28 Februari mendatang.

Wenger tak mau mengambil risiko dengan kebugaran pemain. Sebab, melawan tamu dari Catalonia itu bakal sangat menguras tenaga. Kedua tim sama-sama memainkan sepak bola menyerang dan penguasaan bola.

Namun, Wenger harus menanggung akibat dari strategi tersebut. Para pemainnya kehilangan intensitas dan kecepatan seperti ketika mereka tampil di Liga Primer. Kreativitas para pemain pun mentok di depan ketangguhan pertahanan The Tigers—julukan Hull City.

Apalagi, manajer Hull City Steve Bruce menurunkan formasi 3-5-2. Formasi tersebut membuat barisan pertahanan lebih solid. Selain itu, jumlah pemain di lini tengah juga cukup mengimbangi lima gelandang Arsenal dalam formasi 4-2-3-1.

Formasi Hull tersebut juga membuat tekanan kepada duo winger Arsenal, Theo Walcott dan Joel Campbell, jadi lebih ketat. Dengan back three (trio bek tengah) dan dua winger yang kerap turun ke dalam, Arsenal tak berkutik.

Memang, skema 3-5-2 Bruce tidak sempurna. Beberapa kali para pemain Hull keteteran menghadapi dinamika pergerakan Per Mertesacker dan kawan-kawan. Akibatnya, sejumlah lubang di pertahanan terekspos. Sayangnya, Walcott, Sanchez, dan Campbell tidak mampu menembus gawang Hull yang dikawal Eldin Jakupovic.

Kiper Bosnia-Herzegovina 31 tahun itu tampil gemilang. Tak tanggung-tanggung, dia menggagalkan 11 peluang gol klub London Utara tersebut!

 

Total, Arsenal membukukan 11 tembakan on target. Bandingkan dengan Hull yang cuma 1 tembakan. Arsenal juga sangat dominan dengan 69 persen penguasaan bola.

Hasil tersebut memberi Wenger catatan berharga. Timnya masih kurang ganas di area akhir. Di kotak penalti lawan mereka terlalu sering membuang peluang. “Kami harus lebih efisien,” katanya seperti dikutip situs resmi klub.

“Memang, lawan memiliki kiper yang tangguh. Tapi itu bukan urusan kita. Kita harus fokus pada situasi yang kita hadapi, bukan tim lain,” kata Wenger.—Rappler.com

BACA JUGA:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Add a comment

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.