Perjalanan Liverpool menuju final Liga Europa

Rappler.com
Perjalanan Liverpool menuju final Liga Europa
Langkah Liverpool di Liga Europa kurang meyakinkan di fase grup sebelum mengalahkan para raksasa

JAKARTA, Indonesia — Musim ini, Liverpool berpeluang mengakhiri puasa gelarnya setelah lolos ke partai final Liga Europa dengan mengalahkan Villareal 3-0 (agregat 3-1) pada Jumat dini hari, 6 Mei kemarin.

Liverpool akan bertarung melawan wakil Spanyol sekaligus juara bertahan Liga Europa, Sevilla, dalam pertandingan yang akan berlangsung di Basel, Swiss, pada 18 Mei mendatang.

Awal langkah Liverpool menuju final relatif mudah. Tim asuhan Jurgen Klopp ini berpartisipasi di Liga Europa setelah finish di posisi enam klasemen Liga Primer Inggris sehingga secara otomatis lolos ke fase grup.

The Reds masuk ke grup B dengan lawan yang cenderung mudah, yakni Sion, Rubin, dan Bordeaux. Namun penampilan mereka tidak terlalu meyakinkan. Mereka lolos ke babak 16 besar setelah ditahan imbang tiga kali dalam tiga laga pertamanya melawan tiga tim tersebut.

Liverpool tertahan 1-1 oleh klub asal Perancis Bordeaux dalam laga perdananya, 17 September lalu, saat Jussie berhasil membalas gol Adam Lallana dan menyamakan kedudukan sembilan menit sebelum pertandingan usai.

Skor serupa juga terjadi saat Liverpool menjamu Sion di stadion Anfield, 1 Oktober. Lagi-lagi, gol Adam Lallana dibalas oleh Assifush pada babak pertama.

Dalam pertandingan ketiga melawan Rubin, sekaligus pertandingan debut pelatih Jurgen Klopp di Liverpool, pada 22 Oktober, The Reds juga mendapatkan skor imbang 1-1.

Kemenangan baru bisa diraih saat klub asal Merseyside ini terbang ke Rusia melawan Rubin. Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Jordon Ibe, 5 November lalu.

Sementara James Milner dan Cristian Benteke berhasil mengantarkan Liverpool menaklukkan Bordeaux 2-1 pada 26 November.

Sementara dalam laga terakhirnya di fase grup, Liverpool hanya memperoleh hasil imbang tanpa gol saat melawan Sion di awal Desember.

Meskipun begitu, The Reds yang tidak pernah kalah akhirnya lolos dengan berada di puncak klasemen dan berhadapan dengan Augsburg pada babak 32 besar.

Setelah gol tunggal James Milner berhasil menyingkirkan tim asal Jerman tersebut, Liverpool bertemu rival senegaranya Manchester United di babak 16 besar.

Dalam laga panas ini, tim asuhan Louis van Gaal berhasil dibekuk dengan skor 2-0 di leg pertama dan ditahan imbang 1-1 di leg kedua.

Di babak perempat final, Jurgen Klopp berhasil membawa tim asuhannya menaklukkan mantan klubnya Borussia Dortmund. Setelah hasil imbang 1-1 di leg pertama, Liverpool lolos ke semifinal setelah menang 4-3 pada leg kedua.

Di semifinal, Liverpool harus melawan tim Spanyol Villareal yang sempat mengalahkannya di leg pertama dengan skor 1-0. Namun Liverpool berhasil mengalahkan Villareal 3-0 di leg kedua dan memastikan langkah mereka menuju babak final Liga Europa.

Sebelumnya, Liverpool juga pernah menjadi juara Liga Europa (Piala UEFA) sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 1973, 1976, dan 2001. —Rappler.com

BACA JUGA:

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.