Philippine basketball

Berita hari ini: Senin, 23 Mei 2016

Rappler.com
Berita hari ini: Senin, 23 Mei 2016
Pantau terus laman ini untuk mengikuti perkembangan peristiwa pada Senin, 23 Mei 2016.

Indonesia wRap: Gerindra usung Sjafrie Sjamsoeddin jadi cagub DKI hingga Masjid Ahmadiyah di Kendal dirusak massa

Partai Gerindra dilaporkan akan mengusung mantan Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menjadi calon gubernur DKI di pemilihan kepala daerah 2017. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Puoyono, pengalaman Sjafrie di TNI hingga memimpin Kementerian Pertahanan dapat dijadikan modal untuk memimpin ibukota DKI. Pencalonan Sjafrie akan diumumkan pada Juli mendatang. 

Sementara, Masjid Ahmadiyah di Desa Gemuh, Kendal rusak akibat diamuk massa. Sejak awal masjid tersebut memang sudah mangkrak, namun ketika akan dilakukan pembangunan, tempat ibadah tersebut diserang oleh massa. Apa penyebabnya? Simak rangkuman beritanya berikut ini: 

 

Gitaris Geisha divonis 6 bulan rehabilitasi

Majelis hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menjatuhkan vonis enam bulan rehabilitasi kepada Roby, gitaris band Geisha, pada Senin, 23 Mei.

“Menjatuhkan vonis enam bulan rehabilitasi kepada terdakwa,” kata Hakim Hadi ketika membacakan vonis.

Roby akan menjalani masa hukuman rehabilitasi tersebut di Yayasan Anargya, Sanur, Denpasar.

Usai mendengarkan vonis tersebut, pria kelahiran 13 Mei 1986 itu menghampiri kuasa hukumnya, Butje Karel Bernard. Lantas, Butje segera menyampaikan pendapat Roby atas vonis yang dijatuhkan untuknya. “Terdakwa menerima putusan ini,” kata Butje.

Roby terjerat kasus kepemilikan narkotika jenis ganja. Ia ditangkap pada Kamis, 19 November 2015 di Loby Hotel Aston Denpasar. Roby memesan ganja seberat 1,5 gram itu melalui ojek online. – dengan laporan Bobby Andalan/Rappler.com

 Nasib NR usai jadi korban pemerkosaan: Diusir warga dan tinggal di kandang bebek

Malang benar nasib seorang remaja perempuan berusia 14 tahun dan berinisial NR. Pasca diperkosa oleh lima pria, keluarganya diusir oleh warga dan terpaksa tinggal di kandang bebek. Bahkan, kini NR tengah hamil delapan bulan. Sementara, lima pelaku masih melenggang bebas. 

NR diperkosa oleh pria pada rentang waktu Juli-September 2015. Kelima pelaku yang dilaporkan memperkosa NR adalah Sokeh (45 tahun), Udin (21 tahun), M, A, dan D. Ketiga inisial yang disebut terakhir masing-masing baru berusia 10 tahun.

Kasus ini sebelumnya pernah dilaporkan ke perangkat desa. Mereka sempat mengupayakan kesepakatan damai dengan memberikan uang kompensasi. Tapi pemberian uang kompensasi itu tak pernah dipenuhi. 

Akhirnya keluarga memutuskan untuk membawa kasus tersebut ke Polres Sidoarjo pada akhir Desember 2015. Tetapi, laporan itu ternyata juga tidak ditindak lanjuti oleh polisi. 

“Saya geram pelaku dibiarkan bebas,” ujar Ibu NR, Sri Rahayu yang ditemui media di Desa Trompo Asri, Jabon, Sidoarjo. 

Kepala Desa Trompo Asri, Samsul membenarkan adanya laporan pemerkosaan oleh orang tua NR. Sokeh mengaku telah memperkosa NR sebanyak 3 kali di rumahnya saat korban tengah mengaji. Sementara, Udin mengaku memperkosa NR sebanyak 1 kali di samping rumahnya. 

Ketiga bocah sisanya mengaku melakukan perbuatan keji itu secara bersama-sama. Sementara, dalam proses mediasi para pelaku sempat menyatakan akan memberi uang kompensasi sebesar Rp 75 juta. Kemudian, angka itu turun menjadi Rp 30 juta. Tetapi, uang itu tidak ada yang diterima oleh Sri. 

Sejak diusir dari rumahnya, keluarga NR terpaksa harus tinggal di kandang bebek. Kasus ini telah didengar oleh Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa. Dia mendatangi rumah korban dan menawarinya untuk tinggal di pesantren. Selengkapnya baca di Tempo.co.

Sosok Bripka Seladi bisa dijadikan teladan seluruh petugas kepolisian Indonesia

SEDERHANA. Bripka Seladi selama 38 tahun menjalani kehidupan yang sederhana dan lebih memilih memulung sampah ketimbang menerima uang pungli. Foto oleh Dyah Pitaloka/Rappler.com

Kasat Lantas Polres Malang, AKP David Triyo Prasojo mengatakan salah satu bawahannya Bripka Seladi adalah teladan tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga untuk aparat kepolisian di seluruh Indonesia. Sebab, dia memilih melakukan pekerjaan sampingan sebagai pemulung ketimbang menerima uang pungli.

David pun tidak mempermasalahkan Seladi menekuni pekerjaan sampingannya untuk memulung sampah. Seladi, kata David melakukan pekerjaan itu setelah tugas utamanya selesai dan tidak melanggar hukum.

“Selama ini, saya melihat tugasnya sebagai polisi tidak terganggu. Maka itu (memulung) bukan hal yang patut untuk dipermasalahkan. Semua wawancara dengan berbagai media pun dilakukan saat jam istirahat,” ujar David yang ditemui Rappler pada Sabtu, 21 Mei.

Dia mengakui tidak banyak polisi yang memiliki pekerjaan sampingan di luar tugas utamanya sebagai polisi. Ada juga beberapa istri personel polisi yang berdagang atau memiliki usaha lain. Hal tersebut pun dinilai wajar.

“Setahu saya, kalau polisi memiliki pekerjaan sampingan itu tidak ada. Bripka Seladi ini memiliki hobi mengumpulkan sampah dan menjualnya. Itu tidak menjadi masalah,” tutur dia.

David juga menilai Seladi memiliki mental yang kuat. Untuk bisa menekuni pekerjaan memilah sampah dan mengesampingkan statusnya sebagai petugas polisi, bukan sesuatu yang mudah.

“Bripka Seladi sudah menjadi teladan bagi diri saya sendiri dan seluruh aparat kepolisian lain,” kata dia.

Dia pun mengakui memang ada oknum kepolisian yang berlaku buruk dan melanggar hukum, seperti misalnya terjerat dalam kasus korupsi. Tetapi, dia yakin personel seperti Seladi sesungguhnya jauh lebih banyak. Hanya saja tidak terekspos oleh media.

“Kami berharap, ini akan menjadi inspirasi bersama. Kalau soal berita miring tentang polisi itu hanya sedikit dari oknum dari kepolisian,” tutur dia.

Seladi telah melakoni pekerjaan sampingan sebagai pemungut dan pemilah sampah selama 38 tahun. Dari aktivitas sampingannya itu, Seladi berhasil meraih penghasilan tambahan Rp 50 ribu setiap harinya. Baca kisah Bripka Seladi selanjutnya di sini.- dengan laporan Dyah Pitaloka/Rappler.com

KPK kabulkan permintaan terdakwa penyuap anggota DPR jadi ‘justice collaborator’

TANGKAP TANGAN. KPK dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang yang diduga anggota DPR RI. Foto oleh Hafidz Mubarak A/Antara

Permintaan Abdul Khoir, terdakwa penyuap anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat, untuk menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum, dikabulkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Meski demikian, jaksa tetap menuntut hukuman penjara 2,5 tahun dan denda Rp 200 juta bagi untuk Direktur PT Windhu Tunggal Utama itu karena terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan menyuap sejumlah penyelenggara negara.

Abdul Khoir dituduh menyuap aggota DPR Damayanti Wisnu Putranti (PDIP) sebesar 328 ribu Singapura dan US$72.727, dan Budi Supriyanto (Golkar) sebesar 404.000 dollar Singapura. Baca selegkapnya di Kompas.com

Gerindra dilaporkan akan mengusung Sjafrie Sjamsoeddin sebagai cagub DKI 2017

Mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Foto dari Wikimedia

Partai Gerindra dilaporkan akan mengusung Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Sjafrie Sjamsoeddin untuk maju sebagai calon gubernur di Pemilu Gubernur DKI 2017.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Pouyono, pengalaman Sjafrie di TNI hingga menjadi Wakil Menteri Pertahanan bisa menjadi modal untuk memimpin ibu kota.

“Gerindra melihat Jakarta butuh sosok Sjafrie, apapun kesopanan dan tata krama dalam berinteraksi dengan masyarakat dan bawahan itu sangat penting dalam memimpin Jakarta,” kata Arief Pouyono, Senin.

Hal ini, menurut Arief, suatu hal yang tidak dimiliki oleh Gubernur DKI Jakarta saat ini, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama.

Arief mengatakan, deklarasi Sjafrie sebagai cagub DKI dari Gerindra akan dilakukan pada Juli mendatang. Selengkapnya di Kompas.com.

Pemotor yang memukul polisi saat razia akan dites kejiwaan

Operasi Patuh Semeru 2016 yang digelar serentak se-Indonesia bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat bidang keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Foto oleh Umarul Faruq/Antara

Yudha Setianto, seorang pengemudi motor yang memukuli anggota polisi saat razia di Jalan Darmawangsa, Jakarta Selatan, akan menjalani tes kejiwaan.

“Jadi memang kita periksa kejiwaannya dahulu. Karena memang aneh, kok tiba-tiba menyerang polisi? Itu yang tengah kita gali lebih dalam,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Tubagus Hidayat, Senin.

Sebelumnya, Yudha menganiaya Aipda Nasrul saat menggelar razia Operasi Patuh Jaya pada pekan lalu. Saat itu, Yudha diberhentikan dan diminta surat-surat kendaraan. Namun, tiba-tiba Yudha mengamuk dan memukuli serta mengancam membunuh Nasrul. Selengkapnya di Viva.co.id.

Ribuan warga Bogor pindah kependudukan ke Bekasi, ada apa?

Ribuan warga Bogor mendeklarasikan kepindahan mereka ke Kota Bekasi, pada Minggu, 22 Mei. 

Mereka yang tinggal di Perumahan Vila Nusa Indah 2, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mengaku tidak dipedulikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Menurut mereka, sudah belasan tahun tinggal di sana dan dilanda banjir, tapi tidak pernah ada upaya untuk mengatasinya.

“Hidup Bojongkulur. Hidup Vila Nusa Indah. Siap gabung dengan Kota Bekasi,” teriak seorang orator dalam acara car free day.

Dulunya, perumahan Vila Nusa Indah — yang berbatasan dengan Kota Bekasi — dikelola oleh pengembang sejak didirikan pada 1994. Namun setelah asetnya diserahkan ke Pemkab Bogor pada 2005, warga yang harus menanggung pembiayaan perbaikan jika terjadi banjir.

Contoh kejadian meliputi saat melupanya Sungai Cikeas dan Cileungsi pada 2007, dan tanggul Ciliwung Cisadane jebol pada 2013. Selengkapnya di Kompas.com.

PKS tetap oposisi dan tetap di KMP

Presiden RI ketiga, BJ Habibie (kedua kiri), menerima penghargaan Tokoh Muslim Negarawan RI yang diserahkan Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman (kiri) disaksikan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri (kedua kanan) dan Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid (kanan) pada 24 April 2016. Foto oleh Sigid Kurniawan/Antara

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tetap berada di luar pemerintahan, alias sebagai oposisi. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal pasca penyelenggaraan  Musyawarah Ke-IV Majelis Syuro PKS, Minggu, 22 Mei.

“PKS tetap konsisten berada di luar pemerintahan dan tetap berada di Koalisi Merah Putih (KMP),” kata Mustafa.

Pernyataan ini menyusul keluarnya Partai Golkar dari KMP sejak pekan lalu usai perhelatan Musyawarah Nasional Luar Biasa.

Menurut Mustafa, PKS akan tetap bersikap kritis pada program dan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada kesejahteraan rakyat. Selengkapnya di Antara.

Polda Metro periksa kejiwaan tiga pelaku pemerkosaan dan pembunuh EP

Kasus-kasus pemerkosaan bergilir yang tengah marak terjadi di Indonesia.

Petugas Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya memeriksa kejiwaan tiga tersangka yang diduga membunuh seorang wanita, EP (18 tahun), secara sadis, Senin, 23 Mei.

Ketiga tersangka adalah RAL alias A (16 tahun), RA (24), dan IH (24).

Sebelumnya, ketiganya terlibat pembunuhan EP di kamar kontrakan korban di Kosambi ,Kecamatan Teluknaga, Tangerang, Banten, pada 13 Mei.

Warga menemukan jasad EP dengan kondisi mengenaskan karena terdapat kayu cangkul yang menancap pada kemaluannya.

RAL mengaku membunuh Eno lantaran sakit hati ditolak berhubungan intim, sedangkan tersangka RA kerap dihina dan IH tidak diterima berhubungan asmara dengan korban. Selengkapnya di Antara.

Korban meninggal akibat awan panas Sinabung menjadi 7 orang

Sejumlah warga berusaha memadamkan pohon yang terbakar dampak awan panas erupsi Gunung Sinabung, di Desa Gamber, Karo, Sumatera Utara, pada 21 Mei 2016. Foto oleh Maz Yons/Antara

Jumlah korban meninggal dunia akibat awan panas dari kawah Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, bertambah menjadi 7 orang.

Ibrahim Sembiring meninggal pada Minggu pagi, 22 Mei. “Luka bakarnya lebih dari 50 persen,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Jhonson Tarigan.

BPBD kini berupaya untuk membawa warga sekitar di Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, untuk keluar dari zona merah atau zona larangan bagi masyarakat untuk beraktivitas.

Ketujuh korban merupakan warga Desa Gamber. Selengkapnya di Tempo.co.

Menutup Cangkring, Jawa Timur bebas lokalisasi

Pemerintah Jawa Timur akan menutup lokalisasi Balong Cangkring, Kota Mojokerto, pada pekan depan. 

“Lokalisasi Balong Cangkring ini lokalisasi ke-47 yang kami tutup,” kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Minggu, 22 Mei.

Balong Cangkring adalah lokalisasi terakhir di Jawa Timur.

Pemprov Jatim akan memberikan bantuan kepada 1.137 warga yang terkena dampak penutupan sebesar Rp 3 juta untuk keluarga.

Sedangkan bagi mantan mucikari dan pekerja seks, masing-masing akan mendapat Rp 5 juta per orang. Selengkapnya di Tempo.co.

—Rappler.com

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.