YOGYAKARTA, Indonesia – Pihak Aviation Security (Avsec) Bandara Adisutjipto Yogyakarta menangkap seorang pelaku tindak pidana pencurian yang beraksi di lingkungan bandara.
Pengungkapan bermula dari adanya laporan dari seorang wanita bernama Maryatun asal Cilacap, Jawa Tengah. Kepada petugas keamanan bandara, Maryatun mengaku kehilangan tas di musala di kompleks bandara pada Selasa, 3 Mei.
Setelah menerima laporan, petugas keamanan Bandara Adisutjipto bersama Satuan Pom Angkatan Udara Lanud Adisutjipto, mengadakan pengamatan yang serius terhadap orang-orang yang ada di bandara.
“Tim juga melakukan analisa terhadap rekaman CCTV terutama terhadap orang yang dicurigai,” kata Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Adisitjipto, Mayor (Sus) Giyanto pada Senin, 23 Mei.
Tim juga menemukan kesamaan ciri-ciri orang yang terekam di CCTV dan pengunjung bandara yang berada di Bandara Adisutjipto pada Minggu, 22 Mei.
Saat dilakukan pendekatan secara persuasif orang yang dicurigai itu mengaku mencari rongsokan di sebelah timur Bandara.
“Pria tanpa identitas ini mengaku berasal dari Boyolali,” jelasnya.
Pria tersebut kemudian dibawa ke Bandara dan selanjutnya diserahkan ke Satpom AU Lanud Adisutjipto.
Komandan Satuan POM AU Letkol (Pom) Yudi Pratikno mengatakan POM kemudian melakukan pemeriksaan kepada orang yang diduga sebagain pelakun pencurian itu.
“Pemeriksaan cukup alot hingga membutuhkan waktu kurang lebih lima jam,” kata Yudi.
Dengan pemeriksaan yang intensif, akhirnya pelaku berinisial Set mengakui perbuatannya.
“Semula mengaku hanya mengambil roti dan sajadah namun kemudian mengakui mengambil barang-barang lain tas milik Maryatun yang berisi uang Rp 250.000, dua buah ponsel, KTP, dan paspor atas nama Maryatun,” jelasnya.
Lebih lanjut Letkol Pom Yudi Pratikno mengatakan tersangka juga sudah membuang barang bukti yang berupa KTP dan paspor di tempat sampah di wilayah Kecamatan Depok.
“Kami mencari barang bukti itu ke lokasi yang ditunjukkan dan berhasil kami temukan,” ujarnya.
Tersangka beserta barang bukti kemudian diserahkan ke polisi untuk proses selanjutnya. – Rappler.com
BACA JUGA:
- Detik-detik 2 pesawat aerobatik Indonesia jatuh di Malaysia
- Pesawat Komala Air jatuh di Papua, satu tewas
- Pesawat Batik Air tergelincir di Yogyakarta
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.