Jakarta kini memiliki trotoar khusus untuk penyandang disabilitas
Warga Jakarta penyandang disabilitas kini sedikit terbantu ketika beraktivitas di depan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Sebab, di sana telah tersedia trotoar khusus yang dinamakan portal S.
“Dinamakan portal S, karena kursi roda bisa nekuk (membelok). Ini standar dari Jepang, sehingga motor enggak bisa lewat. Kalay motor kan enggak bisa nekuk (saat melewati portal),” ujar Gubernur DKI Jakarta, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama saat meresmikan portal tersebut.
Portal S merupakan tiang dari besi dan tertancap di samping pintu keluar RSCM. Disebut portal S karena bentuknya melingkar seperti huruf S yang dapat membantu pengguna kursi roda agar mudah berjalan tanpa terganggu pejalan kaki lain, sebab telah disediakan jalur khusus.
Saat melewati portal, penyandang disabilitas akan berjalan di sepanhang jalur ubin pemandu berwarna kuning yang berada di tengah-tengah trotoar yang memiliki lebar 9 meter itu. Jika mereka ingin menyeberang, penyandang disabilitas juga dimudahkan dengan traffic light manual yang bisa ditekan sendiri.
Hal tersebut membuat penyandang disabilitas dapat menyeberang dengan leluasa. Apalagi pengendara sepeda motor dilarang melewati trotoar tersebut.
Ahok mengatakan membangun fasilitas yang ramah bagi para penyandang disabilitas merupakan kewajiban pemerintah. Apalagi kota Jakarta sebagai kota besar.
“Kota mana pun, kalau enggak bisa menyediakan fasilitas yang ramah terhadap penyandang disabilitas, maka dia enggak pantas disebut kota,” kata Ahok. Selengkapnya di Tempo.co.
Bupati Sidoarjo minta warga “move on” dari tragedi semburan lumpur panas

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah meminta kepada warga korban lumpur Lapindo agar melupakan tragedi semburan lumpur panas yang telah merendam kampung mereka. Kejadian tersebut berlangsung tepat hari ini, satu dekade lalu. Saiful mengimbau agar warga kembali bekerja dan memulai kehidupan baru.
“Karena ini sudah 10 tahun berlalu, bagi warga yang ganti ruginya sudah dibayar, agar tidak terus menuntut. Mari kita bekerja secara profesional,” ujar Saiful usai mengikuti dalam drama kolosal di Alun-alun Sidoarjo pada Sabtu malam, 28 Mei.
Namun, dia mempersilakan bagi warga dan pengusaha yang belum memperoleh ganti rugi untuk tetap menuntut haknya. Tetapi, pria yang dua kali menjabat sebagai bupati itu berpesan, agar penuntutan dilakukan melalui jalan yang benar.
“Kalau tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan, maka mereka bisa membawa ke jalur hukum,” kata dia.
Pemerintah Daerah Sidoarjo mengaku siap menjadi mediator antara warga, pengusaha korban lumpur lapindo dengan PT Minarak Lapindo Jaya, selaku juru bayar Lapindo Brantas Inc. agar ditemukan solusi penyelesaian ganti rugi.
“Saya yakin akan ada penyelesaian,” tuturnya lagi. Selengkapnya baca di Tempo.co.
Artis Limbad dilaporkan ke polisi karena aksi ekstrem

Artis Master Fakir Limbad dilaporkan ke polisi oleh seorang pemandu acara, karena pertunjukkan ekstremnya bermasalah. Pemandu acara bernama Ramly Hiola alias Amoy mengalami luka memar setelah terlibat aksi ekstrem Limbad.
Amoy menjelaskan kejadian tersebut berlangsung pada Senin, 23 Mei. Limbad ketika itu diundang untuk memamerkan aksinya di hadapan pejabat Kota Kotamobagu dan seluruh warga lokal.
Dalam laporannya ke polisi, Amoy mengaku saat itu, dia diminta Limbad untuk ikut terlibat dalam aksi tersebut. Limbad menyebut Amoy akan menjadi “kebal” kendati tubuhnya dihantam parang.
Amoy mengaku menolak ajakan itu. Tetapi, dia tetap dipaksa. Dia kemudian ditarik ke atas panggung dan pakaiannya dibuka.
Limbad lalu beraksi dengan mengiris dan menghantamkan parang ke seluruh bagian tubuh Amoy, mulai dari kepala, leher, wajah, hingga bagian perut. Ternyata, aksi “kebal” itu malah menyisakan luka memar di bagian perut Amoy. Selengkapnya di kompas.com. – Rappler.com
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.