Tidak aman, Australia boikot wisma atlet Olimpiade Rio 2016

Rappler.com
Tidak aman, Australia boikot wisma atlet Olimpiade Rio 2016

EPA

Masalah kampung atlet di Olimpiade Rio termasuk toilet mampet, pipa bocor, kabel terbuka, hingga lantai kotor

JAKARTA, Indonesia – Tim Olimpiade Australia tidak akan menempati wisma atlet Olimpiade di Rio de Janeiro, Brasil, setelah tempat tersebut dikritik karena “tidak aman dan belum siap” oleh ketua kontingen Negara Kangguru itu pada Minggu, 24 Juli.

Ketua kontingen Australia, Kitty Chiller, mengatakan sejumlah masalah termasuk toilet mampet, pipa bocor, kabel terbuka, tangga yang gelap tanpa pencahayaan, hingga lantai kotor, membutuhkan pembersihan besar-besaran.

Ia mengklaim bahwa air turun melalui langit-langit yang mengakibatkan genangan air besar di lantai sekitar pemasangan kabel.

“Karena berbagai masalah di kampung atlet, termasuk gas, listrik dan saluran air, saya telah memutuskan bahwa anggota tim Australia tidak akan pindah ke gedung yang dialokasikan untuk kami,” kata Chiller dalam sebuah pernyataan.

“Kami dijadwalkan pindah ke kampung atlet pada 21 Juli tapi kami memilih tinggal di hotel terdekat, karena kampung tidak aman atau belum siap.”

Para pejabat Australia mengatakan bahwa mereka telah menyuarakan keprihatinan mereka kepada penyelenggara lokal.

Chiller juga mengklaim bahwa delegasi Inggris dan Selandia Baru mengalami masalah serupa.

Staf perawatan ekstra dan lebih dari 1.000 pembersih telah mencoba untuk memperbaiki masalah tersebut dan membersihkan kampung atlet, tetapi kekurangan, terutama masalah pipa, belum terselesaikan.

“Tadi malam [Sabtu], kami memutuskan untuk melakukan ‘stress test’ di mana keran dan toilet secara bersamaan diaktifkan di apartemen di beberapa lantai untuk melihat apakah sistem bisa mengatasi setelah atlet di rumah,” ujarnya.

“Sistem gagal. Air turun dari dinding, ada bau gas yang kuat di beberapa apartemen dan ada ‘korslet’ di kabel listrik.”

Atlet Australia yang akan tiba dalam beberapa hari mendatang akan ditempatkan di akomodasi alternatif.

“Kami menyambut keputusan dari IOC (Komite Olimpiade Internasional) untuk merekomendasikan kepada panitia bahwa ‘stress test’ dilakukan di seluruh Kampung Atlet Olimpiade,” kata Chiller.

“Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di kampung atlet dan kami menghargai upaya IOC dan Komite Penyelenggara Rio untuk mempercepat usahanya dan memecahkan masalah.” –AFP/Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.