Sri Mulyani “Come-Back” sebagai Menteri Keuangan

Uni Lubis
Sri Mulyani “Come-Back” sebagai Menteri Keuangan
Dalam reshuffle jilid 2 Kabinet Kerja, Presiden Jokowi berhasil membujuk Direktur Pelaksana Bank Dunia ini untuk pulang kampung

JAKARTA, Indonesia –  Setidaknya ada tiga trending topic di ranah Twitter sejak nama Sri Mulyani Indrawati disebut-sebut masuk dalam kabinet Kerja, Rabu dini hari (27/7).  Setelah Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengumumkan perombakan kabinet, sekitar Pukul 11.20 WIB di Istana,  “Ibu Sri Mulyani” bertengger di posisi 4 trending topic.  Posisi pertama adalah kata “Reshuffle”.  

“Mengenai Ibu Sri Mulyani, kita sudah kenal, memiliki pengalaman panjang dalam memimpin kelembagaan, dan jaringan internasional yang luas, “ kata Menteri Sekretaris Negara Praktikno Singgih, saat menjelaskan sosok menteri yang baru masuk ke kabinet.  

Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo ditugasi oleh Presiden Jokowi menjelaskan profil menteri yang baru masuk. Total ada sembilan nama dan Sri Mulyani menjadi salah satunya. 

Dia kembali ke posisi yang pernah dijabatnya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai menteri keuangan.  Salah satu tugas berat Sri Mulyani yang kini menjabat posisi direktur Pelaksana Bank Dunia itu, adalah menyukseskan pelaksanaan Undang-Undang Tax Amnesty atau pengampunan pajak.

Masuknya Sri Mulyani ke kabinet ditanggapi positif

Bulan lalu, Sri Mulyani menulis dalam blog di Bank Dunia, soal tantangan bagi pemimpin di era digital.  Penulis mengutip enam hal yang menurut Sri Mulyani harus diperhatikan dalam memenuhi ekspektasi tinggi di era digital, termasuk kepada pemimpin pemerintahan. Jokowi juga berkejaran dengan perkembangan situasi global yang tak menentu.

Siapapun yang akan diundang masuk memperkuat kabinet dalam reshuffle jilid 2 ini, haruslah sosok yang punya integritas dan kredibilitas sehingga mampu membangkitkan kepercayaan publik. Contohnya, sosok seperti Sri Mulyani yang terbukti bersinar di panggung dunia meskipun “mental” dari kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.”

Setelah gagal membujuk Sri Mulyani bergabung dengan kabinetnya di awal masa jabatan, kini Jokowi berhasil membawa sosok perempuan paling berpengaruh di dunia itu pulang kampung.

Menurut Pratikno, presiden sudah berkomunikasi dengan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, tentang pengangkatan Sri Mulyani sebagai menteri keuangan. Sri pun mengaku telah mengirimkan surat pengunduran diri setelah selama enam tahun bekerja di kantor yang terletak di Washington DC itu. 

Sementara, kepada keluarga dan rekan di Indonesia, perempuan yang akrab disapa Ani itu juga sudah memberikan kabar. Dalam sebuah pernyataan dalam bahasa Inggris, Sri menyampaikan  bahwa dirinya telah menerima tawaran Presiden Jokowi itu.  

“Sebuah kehormatan untuk melayani Presiden dan warga Indonesia, dengan melanjutkan program reformasi yang tengah berjalan,” kata Sri.  

“Saya akan mendedikasikan semua upaya untuk mempercepat agenda pembangunan, dengan tujuan layanan yang lebih banyak dan lebih baik, terutama untuk kalangan miskin, dan memastikan semua warga akan dapat berpartisipasi dalam manfaat dari ekonomi yang bertumbuh,” tuturnya lagi. 

Dalam pengumuman perombakan kabinet Jokowi memang memberikan penekanan pentingnya percepatan, efektifitas, tim yang solid dan saling mendukung, sehingga hasil kerja dapat dirasakan secara nyata dalam waktu secepatnya. –  Rappler.com

BACA JUGA:

 

 

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.