JAKARTA, Indonesia – Arcandra Tahar resmi tak lagi menjabat sebagai Menteri ESDM sejak hari Selasa, 16 Agustus. Pria yang sudah 20 tahun mukim di Amerika Serikat itu kemudian memilih untuk menunaikan ibadah salat zuhur dan diminta memberi tausyiah di Masjid Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada siang tadi.
Di hadapan jemaah yang sebagian besar merupakan komunitas Minang, Arcandra curhat pasca dicopot oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo. Dia mengaku hidupnya kini tetap sama saja kendati tak lagi menjadi pejabat di lingkungan Istana.
“Rasanya bagi saya, Insya Allah tidak ada bedanya (setelah tak lagi menjadi Menteri). Jabatan itu tidak kekal, begitu pula dengan hubungan atasan dan bawahan. Yang kekal adalah persahabatan,” kata Arcandra pada Selasa, 16 Agustus.
Mengapa jabatan adalah sesuatu yang tak kekal? Jawabnya karena hal tersebut bisa diambil sewaktu-waktu oleh Tuhan.
“Kalau Allah berkehendak, maka kun fayakun akan terjadi. Kita juga menyaksikan kemarin (pencopotan), kalau Allah memang menginginkan, kun fayakun juga jadi,” katanya lagi.
Dengan dicopotnya Arcandra, maka dia menjadi Menteri paling singkat yang menjabat dalam sejarah yakni selama 20 hari. – Rappler.com
BACA JUGA:
- Menteri Arcandra Tahar: Saya Warga Negara Indonesia
- Istana: Menteri ESDM diberhentikan secara hormat oleh Presiden
- 5 hal tentang Menteri ESDM Arcandra Tahar
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.