Film pendek asal Indonesia diputar di Venice Film Festival

Rappler.com
Film pendek asal Indonesia diputar di Venice Film Festival
On the Origin of Fear karya Bayu Prihantoro Filemon menjadi satu-satunya film Indonesia yang ditayangkan di Venice Film Festival

JAKARTA, Indonesia – Bendera merah-putih tahun ini berkibar di Palazo Del Cinema, gedung tempat penyelenggaraan Venice Film Festival 2016.

Kehadiran Indonesia di festival film bergengsi ini diwakili oleh film On the Origin of Fear produksi KawanKawan Film dan LimaEnam Films.

Bertempat di Sala Giardino, Lido, Venice,  Jumat, 9 September, film pendek dari Indonesia diputar perdana di depan publik di Venice International Film Festival.

Film On the Origin of Fear karya Bayu Prihantoro Filemon yang terpilih berkompetisi di seksi Orizzonti ini menjadi satu-satunya film Indonesia yang masuk dalam sesi kompetisi.

Film ini diputar perdana bersama enam film pendek lain. Tepuk tangan panjang memenuhi ruangan ketika keenam film pendek ini selesai diputar.

Tim film On the Origin of Fear yang terdiri dari Bayu Prihantoro, Yulia Evina Bhara, Amerta Kusuma dan Pritt Timoty hadir dalam perhelatan film tertua di dunia tersebut. Keberangkatan delegasi difasilitasi oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kemdikbud RI.

“Saya sangat senang bisa membawa film Indonesia berkompetisi di festival yang prestisius ini. Film On the Origin of Fear adalah film yang saya dedikasikan untuk generasi muda Indonesia. Ini adalah film tentang saya, tentang generasi saya. Tentang bagaimana saya dan anak-anak muda Indonesia lainnya menjadi saksi dari bagaimana peristiwa tragedi ’65 versi sejarah resmi pemerintah dibangun melalui reproduksi sinematis atas teror dan rasa takut. Dan saya pikir, kita semua harus dengan besar hati menerima bahwa ada narasi-narasi alternatif mengenai peristiwa ’65, termasuk narasi dari generasi muda,” ujar sang sutradara, Bayu Prihantoro Filemon.

Film On the Origin of Fear adalah film pendek sederhana tentang seorang pengisi suara (dubber) yang memerankan korban dan pelaku sekaligus pada saat yang bersamaan.

Film ini lahir dari rasa trauma sang sutradara yang melihat kekerasan yang ada dalam film Pengkhianatan G30S PKI karya Arifin C. Noer yang pada masa Orde Baru menjadi film yang wajib ditonton setiap 30 September tiap tahunnya.

Setelah Venice, tim On the Origin of Fear akan melanjutkan perjalanan ke Toronto International Film Festival di mana film ini akan berkompetisi dalam sesi film pendek.-Rappler.com

Add a comment

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.