Berita hari ini: Senin, 19 September 2016

Rappler.com
Berita hari ini: Senin, 19 September 2016
Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Senin, 19 September 2016

Indonesia wRap: Dari sensor atlet renang PON hingga ‘Game of Thrones’ catat rekor Emmy

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjadi sorotan setelah gambar atlet renang perempuan disensor oleh TV swasta. Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Hardly Stefano Pariela membantah lembaganya perintahkan sensor tersebut.

“Blur [penyamaran gambar] pada tayangan tersebut dilakukan oleh lembaga penyiaran (LP) itu sendiri, dan bukan atas perintah KPI,” kata Hardly.

Standar Program Siaran pasal 18 huruf h menyebut stasiun televisi dilarang “mengeksploitasi dan/atau menampilkan bagian-bagian tubuh tertentu, seperti: paha, bokong, payudara, secara close up dan/atau medium shot.”

Sementara itu, Presiden Jokowi menyesalkan mulai hilangnya karakter, dan nilai ke-Indonesian seperti sopan santun, optimisme, saling menghormati, serta nilai-nilai Islami.

“Kalau kita lihat di media sosial; Twitter, Instagram, komentar-komentar di media online, saling menghujat, merendahkan orang lain, saling mengolok. Apakah itu nilai Islami Indonesia?” kata Jokowi.

Jokowi juga dinggung komunikasi di media sosial dan online, di mana pengguna saling menjelekkan, mencela, merendahkan, menghina, mengolok-olok.

“Apakah itu nilai-nilai Islam Indonesia? Jawaban saya bukan,” kata Jokowi.

Dari berita hiburan, serial TV Game of Thrones pecahkan rekor Emmy Awards. Meski hanya dapat 3 piala tahun ini, tapi GoT telah raih total 38 piala Emmy. GoT menjadi serial yang paling banyak menangkan Emmy sepanjang masa.

Di Emmy tahun ini, GoT raih penghargaan Outstanding Drama Series, Outstanding Writing Drama Series, dan Outstanding Directing Drama Series.

Satgas Tinombala tembak mati satu terduga teroris jaringan Santoso

Kontak senjata antara Satgas Operasi Tinombala dengan kelompok pelaku teror jaringan Santoso, kembali terjadi di Poso, Sulawesi Tengah, pada Senin, sekitar pukul 09:15 WITA, yang mengakibatkan seorang teroris tewas tertembak.

Kontak tersebut mengakibatkan seorang orang tak dikenal (OTK) yang diduga adalah salah seorang anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) tewas seketika setelah peluru menerjang kepalanya.

Korban tewas itu diduga bernama Sabron. Ia sempat lolos ketika tim Operasi Tinombala menangkap Basri alias Bagong dan istrinya Nurmi Usman alias Oma pada Rabu pekan lalu, 14 September. Selengkapnya di Antara.

Xiaomi rilis Mi5s 27 September 

Xiomi

Produsen telepon seluler asal Cina, Xiaomi, akan merilis produk terbaru mereka Mi 5s pada 27 September 2016. Ini akan menjadi ponsel pertama berteknologi sidik jari ultrasonik buatan Qualcomm.

Xiaomi Mi 5s adalah versi penyempurnaan dari produk sebelumnya, yakni Mi 5. Telepon genggam ini akan dilengkapi kamera 16 MP yang didukung OIS 4-axis, fokus PDAF, dan aperture f/1.8.

Ia juga akan didukung baterai 3.490 mAh dan sudah didukung Quick Charge 3.0 untuk membantu sel mengisi kembali dengan cepat. Baca berita selengkapnya di Tempo.co

DPD putuskan nasib Irman Gusman malam ini

Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) didampingi Ketua DPD Irman Gusman (tengah) dan Menteri Perindustrian Saleh Husin (kiri) bersiap memukul gong saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Bandung, Jawa Barat, Senin (23/11). Munas VII Kadin bertemakan 'Memperkuat Daya Saing Ekonomi Nasional dan Daerah melalui Pembangunan Industri yang Kuat, Inovatif dan Berkelanjutan' sekaligus melaksanakan pemilihan Ketua Umum periode 2015-2020. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/pras/15

Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah (BK DPD) akan memutuskan nasib Irman Gusman malam ini. Kemungkinan Ketua DPD itu akan dicopot dari jabatannya.

“Dengan ditahannya dia sebagai tersangka, dia tidak bisa menjalankan tugas. Menurut tata-tertib, ya harus diberhentikan,” kata Badan Kehormatan (BK) DPD AM Fatwa, Minggu 18 September 2016.

Pengganti Irman, AM Fatwa melanjutkan, akan dipilih dari wilayah Barat. Namun penggantinya tidak harus otomatis menjadi ketua DPD.

Irman ditangkap KPK di rumah dinasnya pada Sabtu, 17 September 2016. Ia diduga menerima suap sebesar Rp 100 juta dalam kasus kuota impor gula di Provinsi Sumatera Barat. Baca berita selengkapnya di Detik.com.

– Rappler.com

Add a comment

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.