Survei: Ahok mendominasi media sosial

Rappler.com
Survei: Ahok mendominasi media sosial
Dalam sebulan ada 8.000 pemberitaan tentang Ahok di media sosial.

JAKARTA, Indonesia – Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang, mengungkapkan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih menjadi magnet terbesar di media online. Dalam sebulan, rata-rata ada 8.000 pemberitaan tentang Ahok.

Di antara 8.000 pemberitaan tentang Ahok tersebut, beberapa di antaranya bersentimen negatif. Namun sentimen negatif mengalami tren menurun. “Sebulan terakhir mencapai 21 persen, menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 26 persen,” ujar Rustika Rabu, 21 September 2016.

Selain itu, Rustika melanjutkan, Ahok juga sangat populer di media sosial. Pada periode 1 hingga 20 September 2016, misalnya, ada 371.674 tweet dari 120 ribu akun tentang Ahok di media sosial.

“Sebanyak 24.338 tweet menunjukan emosi Trust terhadap sosok Ahok. Makna dari emosi ini adalah kepercayaan netizen terhadap kemampuan Ahok, diiringi harapan, serta kegembiraan netizen agar Ahok kembali maju di Pilkada 2017,” Rustika melanjutkan.

Emosi trust yang diberikan netizen kepada Ahok ini jauh lebih besar dari emosi marah totalnya hanya 6.154 tweet. Sementara emosi sedih dan takut ditemukan kecil. Para netizens ini, dari sisi demografi, berusia di bawah 35 tahun sebanyak 44 persen, 67 persen di antaranya pria.

Meski sudah cukup populer, Ahok tetap perlu mewaspadai pergerakan Sandiaga Uno. Sebab calon dari Partai Gerindra ini juga cukup populer di media sosial. Indonesia Indicator mencatat ada 22.500 ribu tweet dukungan dari 14.026 akun untuk Sandiaga Uno didominasi. Mereka memasang hashtag terbesarnya #CagubAndalanGue.

Indonesia Indicator adalah perusahaan di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis yang memotret dinamika di media sosial dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence). -dengan laporan Antara/Rappler.com

Add a comment

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.