Manfaatkan momen euforia Timnas, PSSI cetak 27.200 tiket lawan Vietnam

Mahmud Alexander
Manfaatkan momen euforia Timnas, PSSI cetak 27.200 tiket lawan Vietnam
PSSI ingin lebih ketat menjaga stadion dari serbuan penoton liar tanpa tiket.

JAKARTA, Indonesia – Besarnya animo penonton yang menghadiri laga uji coba Timnas senior kontra Malaysia September lalu, membuat ‎PSSI ingin mengulangi kesuksesan yang sama. Mereka pun mencetak puluhan ribu tiket untuk uji coba Timnas selanjutnya, yakni melawan Vietnam pada 9 Oktober.

Stadion Maguwoharjo akan menjadi saksi Timnas senior menjalani uji coba internasional keduanya, pasca dicabutnya sanksi dari FIFA. Bukan sekadar mengejar prestasi dan menguji performa, tapi juga berpotensi mendatangkan pemasukan berlipat. 

Meski demikian, PSSI tidak lantas serakah. Mereka masih melihat faktor kenyamanan penonton sebagai satu hal yang harus dijaga. Karena itu, mereka pun hanya mencetak 27.200 lembar tiket untuk laga yang tak masuk dalam kalender uji coba FIFA tersebut.

Melalui pengumuman resminya, PSSI memastikan tak menjual seluruh tiket. Hanya 26.500 tiket  yang akan dilepas kepada masyarakat dengan cara membeli. Sementara sisa 700 lembar lainnya, akan diberikan untuk undangan, mulai dari sponsor sampai pengurus PSSI, dan pejabat lainnya.

Media officer Timnas Bandung Saputra menjelaskan, tiket untuk sementara tak bisa dibeli dengan cara pre order atau dipesan. PSSI sejauh ini memastikan bahwa tiket hanya dijual pada hari H, dan penjualannya pun hanya di loket tiket yang tersedia di sekitar stadion yang menjadi kandang klub ISC B, PSS Sleman tersebut.

“Loket tiket dibuka mulai pukul 10.00 WIB pada hari H pertandingan. Untuk tiket pre order akan diinfokan setelah koordinasi dengan panpel lokal,” Bandung menjelaskan. 

Ada beberapa kategori tiket yang nantinya dijual. Termahal berada di harga Rp 150 ribu, dan termurah Rp 30 ribu. (lihat grafis). Pembagian itu ditujukan untuk membagi rata kemampuan para suporter dan menyesuaikan dengan tingkat kenyamanan saat menonton.

Memang, dibanding saat laga di Manahan melawan Malaysia, jumlah tiket yang dicetak saat ini lebih banyak lima ribu lembar. Saat di Manahan, hanya 22 ribu yang dicetak, kini ‎mencapai 27,200 lembar. Banyaknya tiket yang dijual, dijamin oleh panitia tak akan membuat Stadion Maguwoharjo penuh sesak seperti Manahan. 

Itu karena PSSI tak mencetak tiket sesuai kapasitas stadion. Sebenarnya, Stadion Maguwoharjo mampu menampung 31 sampai 32 ribu penonton. Saputra menegaskan, faktor kenyamanan saat menonton menjadi pertimbangan

“Kapasitas total Maguwo itu 31.700 penonton. Tapi PSSI cuma cetak 27.200 lembar tiket. Jadi PSSI memang sengaja menyisakan 15% dari total kapasitas demi kenyamanan penonton,” dia memaparkan.

Hanya, belajar dari laga di Manahan, ada baiknya PSSI menyiapkan pengamanan lebih dan memberikan pengamanan internal di pintu masuk. Sebab, saat laga di Manahan, terdapat oknum keamanan yang main belakang. Mereka memasukkan penonton tanpa tiket, dengan membayar sejumlah tertentu.

Nantinya, mereka akan dizinkan dengan mudah masuk, bermodal perkataan “Ini saudara saya mau nonton, tiketnya sudah ke saya.” Atau pihak keamanan akan main-main dengan tak menyobek tiket masuk dan kemudian akan menjualnya kembali. Karena itu, jumlah tiket yang dijual dengan penonton yang berhasil masuk, tidak sesuai. 

Dari total 22 ribut tiket yang dicetak di Manahan, Stadion ternyata bisa terisi penuh sampai 25 ribu penonton. Belum ditambah adanya pintu yang sempat jebol meski akhirnya bisa diantisipasi keamanan.

Harga dan Ketersediaan Tiket Indonesia vs Vietnam:

  •  VIP Barat Bawah: Harga Rp150 ribu dicetak 4000 tiket.
  •  VIP Barat Atas: Harga Rp100 ribu dicetak 1500 lembar tiket.
  •  Tribun Timur: Harga Rp 50 ribu, dicetak 9000 lembar.
  •  Tribun Utara dan Selatan (Belakang Gawang): Harga Rp 30 ribu, dicetak 12.000 lembar.-Rappler.com

     

     

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.