Indonesia

Berita hari ini: Kamis, 6 Oktober 2016

Rappler.com
Berita hari ini: Kamis, 6 Oktober 2016
Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Kamis, 6 Oktober 2016

Indonesia wRap: Dari ATM Mandiri keluarkan ‘uang mainan’ hingga lagu ‘Nasi Padang’

Seorang pengguna Instagram melaporkan kejadian aneh yang dialami ayahnya saat mengambil uang di ATM Bank Mandiri.

Saat itu ayahnya menarik uang di ATM Mandiri Circle K, Cipete, Jakarta Selatan. Namun uang yang keluar ternyata bukan uang asli, melainkan “uang mainan”.

Bank Mandiri telah menginvestigasi insiden ini. Hasilnya hanya ditemukan satu lembar uang pecahan Rp 50 ribu dengan cap “Uang Mainan” di ATM tersebut. Baca selengkapnya di sini.

Sementara itu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mengatakan terjadi 325 kasus penggusuran sepanjang 2016.

Artinya total penggusuran sepanjang 2016 hampir tiga kali lipat dari tahun lalu. LBH mencatat 113 kasus penggusuran di Jakarta pada 2015. 

Menurut LBH, dari 113 kasus, 72 di antaranya tidak berikan solusi apapun kepada warga terdampak. Baca laporannya di sini.

Dari berita hiburan, seorang pria asal Norwegia bernama Audun mengunggah video musik yang berjudul Nasi Padang di YouTube. Lagu itu terinspirasi oleh kenikmatan Nasi Padang yang pernah dicicipi Audun saat kunjungi Indonesia tahun ini.

“Hi!. Nama saya Audun. Saya berasal dari Norwegia. Musim panas lalu saya jalan-jalan ke Indonesia selama beberapa minggu.

Seketika itu saya jatuh cinta. Jadi saya membuat lagu ini,” kata Audun  dalam bahasa Indonesia. Tonton videonya di sini 

Tax Amnesty: Ada wajib pajak menyimpan uang Rp 150 triliun di rumahnya

Direktur Jenderal (Ditjen) Pajak Ken Dwijugiastiadi mengatakan ada wajib pajak yang menyimpan uang tunai sebesar Rp 150 triliun di rumahnya. Fakta mengejutkan ini terungkap dalam program pengampunan pajak atau tax amnesty.

“Ada uang yang disimpan di rumah Rp 150 triliun. Sekarang baru tercatat. Bayangin aja Rp 150 triliun gimana ngantonginnya. Ini fakta,” kata Ken Dwijugiastiadi saat membuka seminar di Kantor Hipmi, Jakarta, Kamis 6 Oktober 2016.

Ken mengatakan sampai saat ini total harta dalam bentuk uang tunai dan deposito yang dilaporkan para wajib pajak melalui program tax amnesty mencapai Rp 1.000 triliun. Total wajib pajak orang pribadi yang mengikuti program ini baru sekitar 333.091 orang.

Dari jumlah itu, 162.876 adalah wajib pajak dengan status karyawan dan 170.125 non karyawan. Sementara itu wajib pajak badan yang sudah melaporkan SPH mencapai 89.301 atau 7,35 persen dari 1.215.417 yang sudah melaporkan Surat Pelaporan Tahunan (SPT) kepada Ditjen Pajak. Baca selengkapnya di Kompas

KPK: Pengusutan kasus korupsi reklamasi jalan terus  

 Suasana pengerjaan proyek reklamasi Teluk Jakarta, Jakarta, Rabu (14/9). Foto oleh Zabur Karuru/ANTARA.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yuyuk Andriati memastikan pengusutan kasus korupsi dalam reklamasi pantai Utara Jakarta masih terus berjalan. 

“Pengembangan kasus ini masih berlanjut,” kata Yuyuk Andriati di Semarang, Kamis, 6 Oktober 2016.

Yuyuk mengatakan pencabutan larangan bepergian ke luar negeri kepada Sugianto Kusuma alias Aguan, Suny Tanuwidjaja, dan Richard Halim Kusuma bukan indikasi kendurnya KPK dalam menangani kasus ini.

Aguan adalah pendiri Agung Sedayu Group,  Sunny Tanuwidjaja adalah staf khusus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Richard Halim Kusuma adalah bos Grup Agung Sedayu. 

KPK tak memperpanjang pencekalan terhadap ketiga orang tersebut karena belum ada perubahan status hukum terhadap ketiganya. Mereka masih berstatus saksi. Baca berita selengkapnya di Tempo.

Kapolri Tito Karnavian mutasikan sejumlah Kapolda

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kanan) saat mengikuti rapat kerja bersama  DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada 19 September 2016. Foto oleh Puspa Perwitasari/Antara

Kapolri Jenderal Tito Karnavian memutasi sejumlah perwira tinggi dan menengah di lingkungan kepolisian, termasuk di antaranya para Kapolda.

“Iya, benar [ada mutasi]. Semua didasarkan pada kebutuhan organisasi dan juga mengisi kekosongan yang ditinggalkan pejabat yang purnabakti atau pensiun dan juga penyegaran, ada juga yang dapat promosi,” kata Kadivhumas Polri Boy Rafli Amar kepada Antara, Kamis, 6 Oktober.

Berikut mutasi yang tercantum dalam surat telegram kapolri nomor ST/2434/X/2016 tertanggal 5 Oktober 2016: 

  • Mantan Wakabaintelkam Irjen Lutfi Lubihanto diangkat menjadi Kabaintelkam Polri, menggantikan posisi Komjen Pol Noer Ali yang akan pensiun.
  • Jabatan Wakabaintelkam akan ditempati oleh Irjen Setyo Wasisto, mantan Kadivkum Polri
  • Brigjen Pol Raja Erizman yang sebelumnya Kasespimma Sespim Polri Lemdikpol menempati jabatan Kadivkum Polri. 
  • Jabatan Kasespimma Sespim Polri Lemdikpol diisi oleh mantan Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin 
  • Brigjen Pol Sudjarno diangkat sebagai Kapolda Lampung.
  • Mantan Ketua STIK Lemdikpol Irjen Rycko Amelza Dahniel dimutasi sebagai Kapolda Sumut.
  • Kombes Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolda Banten, menggantikan Brigjen Pol Ahmad Dofiri yang dimutasi menjadi Karosunluhkum Divkum Polri.
  • Mantan Kapolda Kepulauan Babel Brigjen Pol Yovianes Mahar menjadi Kapolda Bengkulu.
  • Mantan Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Pol Anton Wahono menjadi Kapolda Kepulauan Babel. 
  • Kombes Teguh Sarwono sebagai Wakapolda DIY.

Polda Metro: Waktu tempuh kendaraan selama ganjil genap menurun

Petugas Dinas Perhubungan melakukan pekerjaan pemasangan papan informasi penerapan sistem ganjil dan genap di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, pada 27 Agustus 2016. Foto oleh Widodo S. Jusuf/Antara

Penerapan aturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan protokol di DKI Jakarta dinilai efektif. Menurut Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Budiyanto, ada beberapa indikator yang menunjukkan kebijakan itu mampu mengatasi persoalan kemacetan di Jakarta. 

“Waktu tempuh terjadi penurunan, kecepatan meningkat, volume kendaraan menurun, dan alih moda ke TransJakarta terjadi peningkatan,” kata Budiyanto, pada Rabu, 5 Oktober. 

Ia mengutip sebuah lembaga survei independen yang telah melakukan 3 kali survei pada 12 Agustus, 25 Agustus, dan 22 September 2016. Pada survei pertama waktu tempuh pengendara kendaraan turun 16 persen dengan kecepatan yang meningkat hingga 17 persen. 

Hasil survei kedua menunjukkan waktu tempuh menurun hingga 19 persen dengan kecepatan meningkat sebesar 20 persen. 

Sementara pada survei ketiga, tercatat waktu tempuh kendaraan menurun sebesar 2 persen dengan kecepatan naik di angka yang sama. Selengkapnya di Tempo.co.

Ahok akan segera tertibkan bangunan liar di Kemang

BANJIR JAKARTA. Air menenggelamkan kendaraan di depan Tamani, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan pada Sabtu, 27 Agustus 2016. Foto oleh @amru_ms.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana untuk segera melakukan penertiban terhadap bangunan liar yang berdiri di trase Kali Krukut, kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

“Bangunan-bangunan tanpa sertifikat yang berdiri di kawasan Kemang itu akan segera kami bongkar, tahun ini juga,” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, pada Rabu, 5 Oktober.

Menurut Ahok, pihaknya telah mencatat bahwa terdapat kurang lebih 500 bangunan tanpa sertifikat yang terkena trase Kali Krukut.

“Untuk saat ini, kami masih melakukan inventarisasi bangunan mana saja yang tidak memiliki sertifikat di kawasan Kemang itu. Kalau sudah selesai, penertiban bisa dilakukan,” ujar Ahok.

Dia menuturkan dalam inventarisasi tersebut, pihaknya melakukan kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Saat ini, Dinas Tata Air DKI Jakarta sudah mulai melakukan pengerukan. Selengkapnya di Antara.

Indonesia wRap: Rabu, 5 Oktober 2016

Dari Jessica dituntut 20 tahun hingga logo palu arit di emas batangan Dimas Kanjeng

Persidangan kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Solihin dengan terdakwa Jessica Kumala kembali digelar. Kali ini sidang mengagendakan pembacaan tuntutan jaksa.

Jessica dituntut hukuman penjara selama 20 tahun.

Sebelumnya jaksa mendakwa Jessica dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Selengkapnya baca artikel tersebut di sini

Sementara itu mahasiswa asal Indonesia, Handika Lintang, ditahan militer Turki pada Juni 2016. Handika diduga mendukung kudeta yang dilancarkan Fethullah Gulen.

Ia semula akan disidang Oktober, namun diundur hingga pertengahan November. Saat ini ibunya hanya bisa berdoa ia kembali dengan selamat. Selengkapnya baca di sini

Dari kasus kriminal, Polda Sulawesi Selatan membongkar gudang penyimpanan harta milik Dimas Kanjeng Taat di Sulawesi Selatan. Polisi menemukan empat koper berisi uang dan satu koper berisi emas batangan palsu.

Di beberapa batang emas tersebut terdapat logo palu arit. Uang palsu dan emas-emas palsu itu akan dikirim ke Mapolda Jawa Timur. Baca artikelnya di sini. —Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.