Pengganti Irman Gusman ditentukan pekan depan

Rappler.com
Pengganti Irman Gusman ditentukan pekan depan
Pengganti Irman Gusman tidak otomatis menjadi Ketua DPD.

JAKARTA, Indonesia – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Farouk Muhammad mengatakan pengganti Ketua DPD Irman Gusman akan ditentukan paling lambat pekan depan.

“Hari ini Irman dihentikan secara kelembagaan, bukan lagi secara BK (Badan Kehormatan). Selanjutnya, rapat Bamus akan diagendakan untuk membahas penggantiannya,” kata Farouk seusai sidang paripurna DPD, Rabu 5 Oktober 2016.

Sidang paripurna tersebut mengesahkan keputusan Badan Kehormatan DPD yang mencopot Irman Gusman dari jabatannya sebagai Ketua DPD pada 19 September.

Badan Kehormatan menganggap Irman Gusman tak lagi layak menduduki Kursi Ketua DPD setelah dirinya diduga terlibat dalam kasus pengaturan impor gula. Irman dicokok penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada 17 September.

Hanya beberapa jam setelah penangkapan, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Irman sebagai tersangka. Status tersangka inilah yang menjadi dasar bagi Badan Kehormatan untuk mencopot Irman dari Ketua DPD.

Ketua Komite I DPD RI Ahmad Muqowam mengatakan pengganti Irman Gusman adalah salah satu dari 39 Anggota DPD yang berasal dari Indonesia bagian barat. “Ke-39 anggota itu memiliki peluang sama untuk jadi pemimpin DPD,” kata Muqowam.

Mengenai teknis pemilihan apakah dilakukan dengan cara musyawarah atau voting, Muqawam mengatakan hal itu diserahkan kepada ke-39 anggota tersebut. “Sejak hari ini sampai pekan depan sudah ada persiapan-persiapan,” katanya.

Namun, Muqawam melanjutkan, pengganti Irman Gusman tidak akan otomatis menjadi Ketua DPD. Sebab, berdasarkan tata tertib DPD, Ketua DPD dipilih oleh 131 anggota.

Sehingga pengganti Irman Gusman nantinya akan bersaing dengan dua pemimpin yang sudah ada, yakni Gusti Kanjeng Ratu Hemas dari Indonesia bagian tengah dan Faoruk Muhammad dari Indonesia bagian timur, untuk maju sebagai Ketua DPD. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.