Tahan imbang Vietnam 2-2, Alfred Riedl masih cari ‘starter’ terbaik Timnas

Mahmud Alexander
Tahan imbang Vietnam 2-2, Alfred Riedl masih cari ‘starter’ terbaik Timnas
Mental menjadi salah satu nilai plus dari Timnas. Mereka mampu menyamakan kedudukan meski ketinggalan dua gol saat laga baru berjalan 12 menit.

JAKARTA, Indonesia — Tepuk riuh penonton terus terdengar di tribun Stadion Maguwoharjo, Minggu, 9 Oktober. Chant dukungan untuk skuat Garuda, terus menggema. Mereka tak hentinya memberikan dukungan, meski saat laga memasuki menit ke-12, Indonesia sudah harus tertinggal dua gol di menit-menit awal.

Namun, pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl mampu membangkitkan semangat pemain. Berawal dari kesalahan lawan, Zulham Zamrun sukses menceploskan bola pada menit ke-27 melalui tendangan bebas. Tak lama berselang, giliran Irfan Bachdim yang mencetak gol setelah menerima umpan Zulham.

“Kami masih mencari-cari susunan starter terbaik. Oleh karena itu, kami belum terlalu peduli soal hasil di pertandingan ini,” kata Riedl saat menjelaskan betapa peluang Indonesia untuk juara AFF 2016 tetap terbuka, Minggu, 9 Oktober, malam. 

Karena itulah, Riedl sempat melakukan pergantian pada awal babak kedua. Hal itu dia lakukan untuk mengukur sejauh mana kesiapan dan performa pemain-pemain tersebut di bawah arahan Riedl. 

“Kondisi ini memang ada dalam rencana kami. Kami perlu melakukan rotasi dan perubahan  agar tim ini benar-benar siap menghadapi AFF,” lanjutnya.

Pada awal babak, memang Vietnam mampu melakukan dominasi dan menekan Indonesia. Tapi, perlahan tapi pasti Indonesia mampu keluar dari tekanan, meskipin telah tertinggal dengan skor 0-2. 

Pada babak kedua, saat kedudukan imbang, kedua kesebelasan berusaha untuk menambah gol. Perubahan pemain dan gaya bertahan permainan yang lebih disiplin, menjadikan laga imbang.

Menanggapi hasil ini, Rield mengaku tak begitu kecewa. Di bahkan menilai, hasil imbang adalah hasil yang adil bagi kedua tim. Menurut Riedl, timnya hanya kecolongan karena terlambat panas di awal pertandingan. 

“Para pemain bermain lambat di awal babak pertama. Akibatnya kami harus kebobolan dua gol dengan cepat. Hasil imbang ini sudah adil karena para pemain mengawali pertandingan agak lambat,” ucapnya usai laga. 

Pelatih asal Austria itu yakin, Boaz Salossa dkk bisa membalas. Benar, saja selama babak pertama memang ada banyak peluang, hanya dua menjadi gol. Pada babak kedua saat rotasi dilakukan, Timnas juga tak mampu mencetak gol.

Menurut pelatih 64 tahun tersebut, menjalani laga kali ini memang cukup berat. Tak cukup sekadar modal motivasi dan semangat, racikan strategi harus pas demi mencetak gol.

“Di babak kedua kita lebih menguasai pertandingan. Kau kami lebih beruntung sedikit saja, mungkin bisa memenangi pertandingan,” tandasnya.

Sementara itu, Nguyen Huu Thang, pelatih vietnam menganggap laga sudah berjalan maksimal. Dia memberikan apresiasi terhadap pemain-pemain indonesia yang memiliki mental bagus. Menurutnya, semangat Boaz dkk layak diacungi dua jempol. 

“Indonesia tim yang kuat, pantang menyerah, buktinya kami sempat unggul mereka bisa menyamakan,” ucapnya singkat.—Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.