Ahok dianggap menghina agama, begini pembelaan Megawati

Rappler.com
Ahok dianggap menghina agama, begini pembelaan Megawati
"Kalau Jawa memang halus, tapi orang sebelah sana (Bangka Belitung) biasanya ya begitu kan.”

JAKARTA, Indonesia – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menilai wajar cara berkomunikasi Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama yang cenderung blak-blakkan. 

“Lalu saya bilang, sampai ke level presiden, saya bilang ke pak Jokowi, kalau pak Ahok mulutnya tidak begitu, dia bukan orang Bangka,” kata Megawati saat konferensi pers di Blitar, Senin 10 Oktober 2016.

Menurut Megawati setiap suku memiliki ciri khas masing-masing, termasuk gaya berkomunikasi yang berbeda antara satu suku dengan suku lain. “Kalau Jawa memang halus, tapi orang sebelah sana (Bangka Belitung) biasanya ya begitu kan,” kata Megawati.

Ia juga mencontohkan orang Batak yang saat berbicara suka terdengar seperti teriak-teriak. Semua itu seharusnya tidak dijadikan sentimen negatif.  “Banyak orang memberikan sentimen emosional, untuk mengatakan pak Ahok itu mulutnya agak kelewatan,” kata Megawati.  

Putri mantan Presiden Soekarno ini kemudian meminta Ahok berhenti melayani pertanyaan wartawan saat doorstop. Sebab jawabannya seringkali justru dijadikan bahan untuk memancing sentimen negatif terhadapnya.

“Saya bilang ke Pak Ahok kalau ada doorstop tidak usah ngomong, karena itu titipan dari wartawan-wartawan yang ada, yang dimasukannya negatif terus,” Megawati melanjutkan.

Ahok saat ini memang tengah disorot lantaran ucapannya saat berkunjung ke Kepulauan Seribu pada 27 Oktober lalu. Saat itu, di depan warga Kepulauan Seribu, Ahok mengungkit Surat Al Maidah Ayat 51.

“Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu enggak bisa pilih saya. Dibohongin pakai Surat Al Maidah 51, macam-macam itu.” kata Ahok.

Ucapan Ahok menjadi ramai setelah cuplikan rekaman video tersebut beredar di internet. Banyak yang menganggap Ahok telah menghina ayat suci. Bahkan ada yang berencana melaporkannya ke polisi.

Ahok sendiri telah meminta maaf jika perkataannya tentang Al Maidah ayat 51 menyinggung perasaan umat Islam.  

Ahok adalah bakal calon gubernur DKI Jakarta 2017 yang diusung PDIP. Tak mengejutkan jika Megawati sebagai ketua umum partai berlambang banteng tersebut kemudian membelanya. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com

 

 

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.