Bappenas: Kajian tanggul raksasa sudah tahap final

Rappler.com
Bappenas: Kajian tanggul raksasa sudah tahap final
Tahap pertama pembangunan tanggul rakasasa ditargetkan selesai 2017.

JAKARTA, Indonesia – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan kajian proyek pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau tanggul laut raksasa kini telah mencapai tahap final.

“Kami harapkan sudah mendekati final, tapi saya masih harus ketemu dengan beberapa pakar yang mengerti mengenai tanggul raksasa itu,” kata Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Selasa 11 Oktober 2016.

Pengerjaan proyek NCICD, Bambang melanjutkan, akan dibagi dalam tiga tahap, yakni Tahap A, B dan C. Tahap A adalah pembangunan penguatan sistem tanggul laut dan sungai yang telah ada. Proyek ini ditargetkan selesai 2017.

Sedangkan tahap B baru akan dimulai setelahnya, yakni pada 2018 hingga 2025. Pada tahap ini tanggul laut lepas pantai di bagian barat Teluk Jakarta akan sudah mulai dibangun. 

Sementara Tahap C merupakan pembangunan tanggul laut lepas pantai di bagian timur Teluk Jakarta. Proyek ini rencananya baru akan dieksekusi  setelah Tahap B kelar, yakni setelah 2025.

Pada Tahap B dan C tersebut itulah reklamasi lahan dan pembangunan 17 pulau di pesisir Utara Pantai Jakarta akan dilakukan. 

Dalam kajiannya, Bappenas tak hanya mematok target pembangunan, tapi juga menentukan desain dan jarak pulau reklamasi dari daratan. Nantinya, pengembang wajib menyusun izin lingkungan dengan mempertimbangkan tanggul laut.

Namun Bambang mengatakan fokus perhatiannya bukan pada reklamasi, melainkan pada kebutuhan pembangunan tanggul raksasa. Sebab intrusi air laut dari Jakarta Utara sudah sampai ke kawasan Monumen Nasional (Monas).

Bambang berharap keberadaan tanggul raksasa tersebut selain bisa mencegah banjir dan intrusi air laut, juga bisa menjadi sumber air baku bagi penduduk Jakarta. —dengan laporan ANTARA/Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.