Awal November, Sandra Dewi akan menikah di Gereja Katedral Jakarta

Rappler.com
Awal November, Sandra Dewi akan menikah di Gereja Katedral Jakarta
Setelahnya akan lanjut bulan madu ke Jepang dan New York

JAKARTA, Indonesia – Sandra Dewi tengah berbahagia sekaligus cemas menyambut hari pernikahannya yang sebentar lagi. Semua dipersiapkan dengan baik oleh Sandra jelang hari spesialnya. Mulai dari baju, venue hingga konsep perayaan yang akan bernuansa serba putih.

Namun hingga kini Sandra masih enggan menyebut tanggal pasti pernikahannya. Yang jelas, upacara pemberkatan pernikahannya dengan sang kekasih, Harvey Moeis.

“Antara tanggal 1-10 (November). Teman-teman (media) semua diundang, kok. Karena saya lagi ngurus ke gereja untuk nyediain tempat buat teman-teman. Saya enggak janji gimana-gimana tapi lagi saya usahakan. Saya sudah bilang ke pasangan juga,” ujar Sandra saat ditemui di hotel Ritz Carlton, Pasific Place, Selasa, 11 Oktober malam.

Ada alasan khusus mengapa akhirnya Sandra dan tunangannya memilih Gereja Katolik Katedral sebagai tempat pemberkatan pernikahan.

“Itu gereja yang paling klasik di Jakarta. Saya bisa undang semua teman-teman juga yang agamanya apapun ke sana. Karena saya, kan, pestanya enggak di sini.  Jadi teman saya yang beda agama juga semua bisa masuk dan bisa lihat.”

Jelang persiapan pernikahan, Sandra mengaku tidak mengalami konflik yang seperti yang biasanya dialami pasangan mendekati hari pernikahan mereka.

“Aku sama pasangan baik-baik aja. Cuma kayak masalah baju, kalau aku lebih simpel. Sedangkan pasangan aku pakai baju Eropa yang fitting-nya jauh banget di Singapura. Sampai aku bilang, ‘Next time fitting sendiri aja, aku capek’. Ha ha ha. Pertama saya masih nemenin, fitting keluarga juga tapi lama-lama saya yang susah fitting gara-gara nemenin mulu,” kata Sandra yang juga sudah disibukkan dengan bachelor party pekan lalu.

“Iya, sebetulnya aku bilangs ama temen-temen boleh gak kalau gak usah ada bachelor party karena saya lagi sibuk banget. Apalagi semua sudah harus beres diurusin. Meeting sama EO-nya juga. Tapi mereka tetap maksa dan bikin diam-diam. Akhirnya dibikin surprise buat aku.”

Apapun itu, meski lelah dan disibukkan dengan beragam urusan jelang pernikahan, Sandra mengaku bahagia.

“Akhirnya laku juga ya. Saya bisa menjawab semua pertanyaaan ‘Kapan nikah?’. Pusing lho ditanya gitu. Ha ha ha. Terus habis ini pasti ditanya kapan punya anak. Makanya besok aku juga akan general check up ke dokter kandungan juga. Doakan supaya lancar. Dan hasilnya bagus.”

Beberapa proses jelang pernikahan pun sudah dilewati dengan mulus oleh Sandra. Salah satunya adalah konsultasi pernikahan. Meski begitu, Sandra belum memutuskan apakah dirinya dan Harvey akan menjalani prosesi pingitan.

Yang jelas, setelah pemberkatan pernikahan di Jakarta, Sandra dan suami akan terbang ke Jepang untuk menggelar resepsi di Disneyland sesuai impian Sandra.

“Kalau saya maunya di Tokyo Disneyland, kalau pasangan saya maunya di Katedral. Jadi ini kayak impian masing-masing,” ungkap Sandra yang juga akan menggelar upacara Tea Pai, tradisi minum teh khas Tionghoa saat pernikahan.

“Itu hanya keluargaku. Karena kami keturunan Chinese, Kalau suami nanti ikut aja. Diadain di Indonesia.”

Setelah pernikahan, agenda bulan madu pun sudah menanti Sandra dan Harvey. Karena respsi dilaksanakan di Jepang, maka keduanya memutuskan untuk melanjutkan bulan madu di sana. “Kira-kira sampai akhir bulan November. Nah, kalau berhasil (hamil) kami gak akan ke mana-mana lagi. Tapi kalau gak berhasil, usaha lagi, mungkin ke New York.”-Rappler.com.

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.