Dianggap nistakan agama, ribuan orang demo Ahok hari ini

Rappler.com
Dianggap nistakan agama, ribuan orang demo Ahok hari ini
Kawat berduri dan Barracuda disiapkan di Balai Kota.

JAKARTA, Indonesia (Update) – Sebanyak 5.000 orang yang tergabung dalam Gerakan Muslim Jakarta akan berunjuk rasa di depan Balai Kota pada Jumat siang, 14 Oktober. Mereka berdemonstrasi untuk memprotes pernyataan Gubernur Basuki Tjahaja “Ahok” Purnama yang membawa ayat Al-Quran di sela kunjungan kerja ke Pulau Seribu.

“Rencananya mereka akan melakukan salat berjemaah dulu di Masjid Istiqlal. Dari sana, baru mereka melakukan long march menuju ke Balai Kota,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Awi Setiyono, di Jakarta pada Kamis, 13 Oktober.

Dia membenarkan demonstrasi pada Jumat terkait dengan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok. Saat itu, Ahok mengatakan banyak warga Jakarta yang dibodohi oleh pihak tertentu agar tidak memilihnya. Caranya dengan menggunakan Surat Al Maidah ayat 51. (BACA: Ahok bantah hina Al-Qur’an dalam video viral)

Akibat pernyataan itu, beberapa organisasi berbasis agama juga melaporkan Ahok ke polisi, termasuk ke Polda Metro Jaya. Awi menjelaskan pihaknya sudah mengantisipasi aksi demonstrasi tersebut. Mereka sudah melakukan rapat koordinasi yang dipimpin Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan pada Selasa, 12 Oktober.

Polda Metro kerahkan 2.800 personel

Kombes Polisi Awi Setiyono meminta para pengunjuk rasa tetap menjaga ketertiban dan menaati peraturan. Mereka juga diminta tidak membawa barang-barang berbahaya. Untuk pengawalan, Polda Metro akan mengerahkan sekitar 2.800 personil. “Sewaktu-waktu bisa ditambah sesuai kekuatan massa apabila di luar dugaan,” kata Awi. 

Pagi ini kawat berduri telah dibentangkan di depan Balai Kota DKI Jakarta, tempat Ahok berkantor. Kendaraan taktis mulai dari water cannon, barracuda, mobil-mobil polisi hingga mobil pemadam kebakaran juga telah disiagakan. Sementara ratusan polisi berseragam hitam-hitam lengkap dengan senjata laras panjang, tameng, helm berjaga di seputar Balai Kota.  

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan sebelumnya juga telah meminta Kepala Biro Operasi dan Kapolres Metro Jakarta Pusat memaparkan rencana pengamanan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi dalam aksi unjuk rasa ini. -dengan laporan ANTARA/Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.