Myanmar vs Indonesia: Upaya merawat harapan pada Garuda

Mahmud Alexander
Indonesia akan menjalani laga tandang internasional perdana pasca disanksi FIFA. Melawan Myanmar, kesiapan Timnas untuk tampil di Piala AFF 2016 akan diuji.

Timnas Indonesia menahan Vietnam 2-2 dalam laga uji coba pada Minggu, 9 Oktober. Foto dari Twitter/@RCTI

JAKARTA, Indonesia – Indonesia dulu cukup disegani di Asia Tenggara. Myanmar, tak pernah diperhitungkan bisa mengimbangi, apalagi mengalahkan skuat Garuda. Namun, saat ini Indonesia harus mengakui calon lawannya adalah tim yang lebih siap.

Pelatih Timnas Alfred Riedl menuturkan, kekuatan tim berjuluk White Angels itu layak diwaspadai. Meski hanya berstatus uji coba, laga ini mengandung prestise tinggi. Kekalahan bisa membuat mental dan kepercayaan diri dari masyarakat akan timnas Indonesia menurun.

Pelatih asal Austria itu tak segan menyebut Myanmar sebagai tim yang kuat. Itu didasarkan pada masa persiapan tim yang berbeda dengan Indonesia. 

“Mereka menyiapkan tim dengan sangat serius. Saya tahu sedikit tim Myanmar, mereka melakukan persiapan sampai ke Eropa, menggelar uji coba di sana, pertandingan ini pasti akan sangat-sangat sulit bagi kami,” kata Riedl.

Kekuatan Timnas pada laga ini memang tak bisa diharapkan sama seperti saat bermain melawan Vietnam di Indonesia pada September lalu. Kali ini, banyak pemain dalam kondisi tak sehat 100 persen.

Irfan Bachdim masih dalam proses penyembuhan, Andik Vermansah mentalnya sedang drop pascagagal membawa Selangor FA menjuarai Piala Malaysia. Kurnia Meiga juga belum dalam kondisi terbaik.

“Tapi kami juga tak akan membuat laga ini mudah bagi Myanmar. Ini menjadi tantangan bagi pemain, untuk menunjukkan game plan kami berjalan,” tuturnya.

Melihat sesi latihan di Karawaci, Timnas kemungkinan akan bermain kembali dengan formasi 4-4-2, posisi lini depan akan dibuat tak sejajar, satu pemain agak ditarik di belakang pemain lain. 

Boaz Salossa kemungkinan ditampilkan, sementara Irfan masih fifty-fifty dan tak mungkin dipaksakan oleh Riedl. Penggantinya, adalah Lerby Elyandri. 

Empat gelandang kemungkinan diisi oleh Zulham Zamrun di kiri, Evan Dimas dan Bayu Pradana di tengah, serta Andik Vermansah di kanan. Kalau Andik dianggap kondisinya belum maksimal, maka Septian David bisa ditampilkan terlebih dulu.

Di belakang, komposisi Benny Wahyudi di kanan, Fachruddin dan Yanto Basna sebagai central back akan dipertahankan. Di kiri, dua opsi akan dipertimbangkan, untuk memainkan Abdul Rachman atau Abduh Lestaluhu.Di bawah mistar, ada Andritany yang masih lebih dipercaya dan lebih siap untuk saat ini dibanding Meiga. 

Myanmar: Saatnya tunjukkan hasil latihan

Uji coba melawan Indonesia menurut pelatih Myanmar Gerd Seize cukup bagus untuk timnya. Dia menganggap, Indonesia adalah salah satu tim kuat yang tak bisa dianggap mudah meski tampil di depan pendukungnya. 

Dalam laga nanti, Myanmar memang tak mengumumkan secara resmi siapa saja pemain yang akan ditampilkan. Dia hanya menyebut, ada permainan tersendiri yang akan diterapkan, untuk memantapkan opsi permainan di AFF nanti.

“Ada beberapa yagn baru yang akan kami jalankan dalam permainana kami. Kami punya pemain yang cepat, memiliki tim yang semakin kompak. Tujuan akhir dalam uji coba bukan kemenangan, tapi untuk kali ini kami harus memenangkan laga untuk melihat progress permainan kami,” tandasnya.-Rappler.com