Simpati netizen bagi korban bom molotov di Samarinda

Rappler.com
Simpati netizen bagi korban bom molotov di Samarinda
Saat ini jumlah sumbangan yang telah terkumpul mencapai hampir Rp 180 juta. Dana tersebut akan dikirim melalui organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT)

JAKARTA, Indonesia – Kisah Intan Olivia Marbun yang menjadi korban tewas akibat dilempar bom molotov di Gereja Ouikumene, Samarinda pada Senin, 14 November membuat publik terenyuh. Bocah yang baru berusia 2,5 tahun itu menghembuskan nafas terakhir akibat mengalami luka bakar 70 persen di tubuhnya.

Pilu dan geram terhadap pelaku pelemparan bom molotov, Juhanda, membuncah di pikiran publik. Tetapi, mereka juga bersimpati kepada kedua orang tua Intan yang baru saja kehilangan putri semata wayangnya.

Salah seorang netizen Adjie Silarus berinisiatif untuk menggalang dukungan publik untuk membantu keluarga korban bom Samarinda lainnya. Melalui situs kitabisa.com, Adjie mengajak publik untuk memberikan sumbangan.

Di situs tersebut, Adjie menulis target semula hanya ingin mengumpulkan Rp 30 juta. Namun, hanya
dalam waktu sehari sumbangan sudah terkumpul sebanyak Rp 118 juta untuk para korban.

“Saat ini, bahkan sudah terkumpul (dana sumbangan) sebesar Rp 120 juta! 400 persen dari target awal. Terima kasih untuk lebih dari 500 donatur,” tulis Adjie di situs kitabisa pada Selasa, 15 November.

Menurut pemantauan Rappler per Rabu, 16 November, angka sumbangan itu sudah kembali melonjak menjadi Rp 178.595.996,00.

Menurut Adjie, kekerasan tidak harus dibalas dengan kekerasan, karena tidak akan memecahkan masalah dan akan memperbesar masalah.

“Berawal dari pertanyaan ‘Apa yang bisa saya lakukan?’ sesuatu yang sederhana yang dapat membantu keluarga korban tewas dan korban yang masih dirawat di rumah sakit” kata Adjie.

Selain Intan, dana sumbangan juga akan diberikan bagi keluarga balita lainnya yakni Triniti, Alvaro dan Anita. Besarnya sumbangan yang mereka, Adjie melanjutkan, merupakan bukti nyata banyak orang yang ruang hatinya masih terisi dengan cinta kasih.

Diharapkan dengan adanya penggalangan dana ini, dapat membantu keluarga korban tewas dan meringgankan korban yang masih dirawat di rumah sakit.

“Penggalangan dana ini dimulai dari tanggal 14 November sampai 21 November dan akan dikirim melalui Aksi Cepat Tanggap yang telah bekerja sama dengan kitabisa.com,” ujar Vikra Ijas selaku Chief Marketing Officer Kitabisa.com kepada Rappler pada Selasa, 15 November.

Jika kalian ingin ikut menyumbang silakan dengan klik tautan di bawah ini. 

– dengan laporan dari Deria Octaviena/Rappler.com

 

Add a comment

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.