Indonesia wRap: 26 Juni 2015

Rappler.com
Jokow bentuk satgas bebaskan 166 orang masyarakat adat, pemerintah ganti rugi lumpur Lapindo Rp 781 miliar, Comic Con hadir di Jakarta

JAKARTA, Indonesia — Pemerintah akan ganti rugi lumpur Lapindo hari ini, Jokowi bentuk satgas untuk bebaskan 166 orang masyarakat adat, dan festival Comic Con di Jakarta untuk pertama kalinya.

Mendagri: Presiden setuju kenaikan dana partai politik

Presiden Joko Widodo. Foto oleh EPA

Kontroversi dana aspirasi belum usai, Kompas.com melaporkan bahwa Presiden Joko “Jokowi” Widodo sudah menyetujui kenaikan bantuan keuangan untuk partai politik. Namun, menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, jumlahnya masih harus dibahas di tingkat kementerian. “Namun, perlu dibahas (besarannya) di bawah (kementerian). Ini karena fokus anggaran masih pada infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Sisanya baru untuk akomodasi kenaikan bantuan partai,” kata Tjahjo.

Sebelumnya, Tjahjo mengusulkan agar partai politik di parlemen mendapatkan anggaran tambahan Rp 1 triliun per tahun. Kemungkinan besar, bantuan tersebut akan dibebankan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016. 

Jokowi akan bentuk satgas bebaskan 166 orang masyarakat adat yang ditahan

Demi membuktikan janjinya dalam Nawa Cita, Presiden Jokowi mengatakan akan membebaskan 166 orang masyarakat adat yang ditahan karena konflik agraria. “Presiden bilang segera akan di-review, akan dikelompokkan, dikategorikan, supaya Presiden dengan landasan kuat membebaskan mereka,” ujar Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Abdon Nababan usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, seperti dikutip Kompas.com.

Ke-166 orang tersebut ditahan karena dianggap melawan izin pemerintah dan menentang pembangunan. Kebanyakan dari mereka berada di pulau Sumatera dan Sulawesi. Jokowi pun mengatakan akan membentuk satuan tugas yang mengkaji kasus masing-masing individu terlebih dahulu. 

Pemerintah akan talangi ganti rugi lumpur Lapindo Rp 781 miliar hari ini

Bunyi protes warga korban Lapindo yg menuntut pelunasan ganti rugi. Foto oleh Agung Iskandar/Rappler

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya akan mulai membayarkan ganti rugi korban lumpur Lapindo hari ini. Menurut Basuki, Presiden Jokowi akan menerbitkan peraturan presiden soal pembayaran talangan ganti rugi sebesar Rp 781 miliar ini. Sesuai audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, seharusnya pemerintah menalagi ganti rugi sebesar Rp 827 miliar, namun “kami mau bayar ganti rugi tanah warga dulu,” kata Basuki, Kamis, seperti dikutip Tempo.co. Sisanya, sejumlah Rp 46 miliar, akan dibayarkan kemudian dan diambil dari APBN 2016. 

Pertama kalinya, Comic Con hadir di Jakarta 

Pengunjung Comic Con di San Diego, Amerika Serikat, berfoto di depan tokoh komik. Foto oleh EPA

Kamu penggemar komik? Ini berita yang paling kamu tunggu-tunggu. Untuk pertama kalinya Indonesia akan menggelar festival Comic Con di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 25-27 September 2015. Buat yang belum tahu, Comic Con adalah konvensi komik terbesar di dunia yang bermula di San Diego, Amerika Serikat, sebelum merambah ke Bangkok, Thailand, tahun lalu. Seperti Comic Con aslinya, di Jakarta juga akan ada pameran film animasi, komik, video game, cinderamata, dan masih banyak lagi. Kamu cukup membayar tiket seharga Rp 80 ribu untuk per harinya. Selengkapnya di Jakarta Globe. 

8 pembajak kapal Malaysia adalah WNI

Duta Besar RI untuk Vietnam mengonfirmasi bahwa 8 pembajak kapal tanker Malaysia Orkim Harmony adalah warga negara Indonesia (WNI). “Ada tiga orang yang punya dokumen. Dua orang punya paspor dan satu lainnya punya ktp,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Mayerfas, Kamis, seperti dikutip Metrotvnews.com. Sedangkan 5 pembajak lain berhasil melarikan diri. Kapal MT Orkim Harmony dilaporkan hilang pada 11 Juni 2015. Kapal itu membawa bahan bakar RON95 dan terdapat 22 anak buah kapal; 16 dari Malaysia, lima ABK WNI, dan satu orang warga Myanmar. —Rappler.com

Dapatkan wRap di emailmu

 

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.