126 kantung jenazah korban pesawat Hercules dibawa ke RS

Febriana Firdaus
126 kantung jenazah korban pesawat Hercules dibawa ke RS

EPA

Hingga Selasa dini hari, sudah 126 kantung jenazah korban pesawat Hercules yang jatuh di Medan yang dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik.

MEDAN, Indonesia — Hingga Selasa dini hari, jumlah kantung jenazah korban jatuhnya pesawat Hercules milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) di Medan, Sumatera Utara terus bertambah.

Menurut Wakil Ketua Bidang Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Medan Muhammad Rifai, sudah 126 kantung jenazah berhasil dievakuasi ke rumah sakit, Selasa, 1 Juli, dini hari.

“Terakhir pukul 3 pagi, sudah 126 kantung mayat yang dievakuasi ke Rumah Sakit Adam Malik,” ujar Rifai pada Rappler.

(BACA: TNI: Hercules 51 tahun dalam kondisi laik terbang)

 

Total ada 25 ambulans yang berasal dari pemerintah daerah dan PMI setempat yang mengangkut kantung-kantung jenazah tersebut.

Namun Rifai mengatakan tidak bisa mengonfirmasi apakah kantung-kantung tersebut berisi tubuh jenazah atau bagian tubuh.

“Kondisi jenazah beragam, ada yang sudah terbakar dan tidak bisa dikenali. Ada yang masih utuh dan memakai pakaian,” katanya. 

Pencarian jenazah pun mengalami kendala, karena pesawat jatuh menimpang sebuah gedung. “Bangunan ini ruko yang tinggi berbesi semua, sehingga ketika dia jatuh menimpa korban, di situ kesulitannya, lama, harus dibongkar dulu,” ujar Rifai. 

Untuk membongkar gedung tersebut, PMI bersama TNI dan Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan setidaknya 500 personel dan satu alat berat. 

Sejak pesawat Hercules C-130 milik TNI AU jatuh pada Senin siang, 30 Juni, tim gabungan ini bekerja hingga tanpa henti hingga dini hari mencari korban yang berjatuhan. Pada malam hari, lokasi penggalian diterangi lampu dengan tingkat penerangan yang cukup tinggi. 


(BACA: Pesawat berumur lebih dari 30 tahun seharusnya dikandangkan)

Menurut Kepala Staf TNI AU Marsekal Agus Supriatna, terdapat 101 penumpang dan 12 awak pesawat Hercules C-130. “Jumlah penumpang dalam manifes 101. Jadi total 113 termasuk kru,” kata Agus.

Penumpang pesawat dikabarkan merupakan keluarga prajurit TNI yang sedang bertugas di daerah-daerah yang akan dikunjungi oleh pesawat tersebut.

Sementara itu Kasdam I Bukit Brarisan Brigadir Jenderal Cucu Sumantri mengingatkan bahwa jumlah jenazah yang ditemukan tidak bisa mewakili jumlah manifes penumpang.

“Karena jenazah yang dievakuasi juga merupakan warga sekitar yang sedang berada di lokasi kejadian. Karena saat pesawat itu jatuh, ada pekerja bangunan,” kata Cucu.Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.