BKKBN siap hadapi situasi darurat dan bencana

Haryo Wisanggeni
BKKBN siap hadapi situasi darurat dan bencana
Di Indonesia 25% dari penduduk yang terkena dampak bencana adalah perempuan dalam usia subur. 4% di antaranya sedang hamil.

JAKARTA, Indonesia — Masa kehamilan merupakan masa yang seharusnya penuh dengan kebahagiaan. Para calon orang tua umumnya akan mengoptimalkan masa tersebut untuk memastikan agar anak mereka nantinya lahir dengan sehat dan selamat. 

Namun tidak bagi 76 ibu pengungsi Gunung Sinabung yang saat ini sedang mengandung anak mereka di bawah tenda-tenda pengungsian.

Tidak pula untuk enam anak perempuan belia pengungsi Rohingya di Aceh yang sekarang sedang hamil di tengah ketidakjelasan masa depan mereka. 

(BACA: 6 pengungsi anak Rohingya hamil)

Menjelang perayaan hari kependudukan dunia yang akan jatuh pada 11 Juli, Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) mengingatkan pemerintah tentang pentingnya memberikan perhatian kepada para ibu mengandung dan kelompok rentan lainnya dalam proses penanganan bencana.

Studi UNFPA di Indonesia menunjukkan bahwa 25% dari penduduk yang terkena dampak bencana adalah perempuan dalam usia subur. 4% di antaranya sedang hamil dan dari jumlah tersebut, 15-20% akhirnya mengalami komplikasi kehamilan.

“Dengan statistik tersebut diperkirakan selalu ada perempuan yang hamil dan melahirkan pada saat terjadinya bencana,” ujar Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia Jose Ferraris di sela seminar Penduduk Rentan dalam Situasi Bencana, Senin, 6 Juli.

Seminar ini merupakan bagian dari program UNPFA di Indonesia dalam  memperingati hari kependudukan dunia.

Merespons peringatan UNFPA, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra memastikan kesiapan BKKBN untuk tetap memberikan pelayanan terbaik baik bagi masyarakat, dalam situasi darurat dan bencana sekalipun. 

“Prioritas BKKBN adalah memastikan bahwa pelayanan KB selalu tersedia, di segala situasi, termasuk dalam situasi bencana,” kata Surya. Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.