Musibah Masjidil Haram: Crane ambruk, 107 tewas

JAKARTA, Indonesia (UPDATE ke-2) — Jumlah korban meninggal dan terluka akibat tertimpa alat berat di Masjidil Haram bertambah. Menurut otoritas Saudi Arabia, setidaknya 107 orang tercatat meninggal dunia dan 238 terluka. 

Akibat badai yang disertai hujan, sebuah alat berat konstruksi jatuh dan menewaskan puluhan jamaah haji dan lainnya luka-luka di Masjidil Haram, Mekah, Saudi Arabia, Jumat malam, 11 September.

Alat berat, atau crane, banyak ditemui di lingkungan Masjidil Haram karena sedang dilakukan renovasi demi memperluas kapasitas jamaah.

Kejadian ini terjadi saat musim haji, di mana jutaan umat Islam berkumpul di tanah suci.

Berdasarkan proporsi jumlah penduduk, Indonesia mendapatkan kuota jamaah haji terbesar di dunia. 

Menurut Menteri Agama Lukman Saifuddin, setidaknya seorang jamaah haji asal Indonesia meninggal dunia akibatnya dan 20 luka-luka.

"Petugas kita sedang terus mendata. Hingga kini tercatat satu meninggal," kata Lukman kepada Rappler melalui pesan singkat, Sabtu dini hari, 12 September.

Data terakhir yang diperoleh Rappler dari Mekkah adalah 7 orang meninggal dunia, dan lebih dari 40 orang luka-luka. 

Jamaah yang terluka kini dilarikan ke Rumah Sakit Ajyad dan Rumah Sakit An-Nur untuk menjalani perawatan.

Lukman saat ini sedang berada di Jeddah dan akan segera beranjak ke Mekah untuk meninjau langsung. 

Berikut laporan foto yang beredar di media sosial dari jamaah di sekitar Masjidil Haram yang merekam kejadian naas tersebut. 

—Rappler.com

BACA JUGA: