Berita hari ini: Rabu, 12 Oktober 2016

Rappler.com
Berita hari ini: Rabu, 12 Oktober 2016
Rangkuman berita yang tidak boleh Anda lewatkan

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Rabu, 12 Oktober 2016. 

DPRD DKI setujui perubahan APBD DKI menjadi Rp 62,9 triliun

DPRD DKI Jakarta menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan APBD DKI Tahun Anggaran (TA) 2016 dari semula Rp 67,16 triliun menjadi Rp 62,9 triliun.

Penyampaian Raperda Perubahan APBD DKI TA 2016 diselenggarakan dalam rapat paripurna DPRD pada Rabu (12/10). Hadir Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serta Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi. Baca selengkapnya di sini.

Museum Madam Tussauds Hong Kong akan buat patung lilin Jokowi

PATUNG LILIN. Tim Museum Madam Tussauds Hong Kong siang ini datang ke Istana untuk mengukur dan mengambil foto Presiden Joko Widodo untuk dibuatkan patung lilinnya. Foto oleh EPA

Tim dari Museum Madam Tussauds Hong Kong mendatangi Istana Kepresidenan pada hari ini. Mereka akan mengukur tubuh Presiden Joko Widodo untuk dibuatkan patung lilin serupa aslinya.

“Betul, pukul 13:00 WIB, tim dari Madam Tussauds Hong Kong akan mengukur seluruh tubuh Pak Jokowi dalam rangka pembuatan patung lilin,” ujar Kepala Sekretariat Kepresidenan, Darmansjah Djumala di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Alasan Museum Madam Tussauds membuat patung lilin Jokowi, karena berdasarkan hasil polling, mantan Gubernur DKI itu merupakan sosok yang paling banyak dipilih oleh pengunjung. Di bawah Jokwi, ada juga sosok yang dipilih pengunjung untuk dibuatkan patung lilinnya seperti Hillary Clinton dan Donald Trump. Selengkapnya baca di sini.

Presiden Jokowi minta pasar ekspor diperluas

Presiden jokowi dan Ibu Iriana sedang melihat-lihat stand di #TEI 2016, Foto oleh Sakinah Ummu Haniy/Rappler.

Presiden Joko Widodo menantang para eksportir Indonesia untuk membuka pasar baru di negara-negara Afrika dan India yang memiliki potensi besar namun kurang mendapatkan perhatian. 

“Afrika baik untuk produk kita karena produk menegah ke bawah kita bisa masuk. Produk yang tidak masuk ke level atas bisa masuk ke sana,” kata Presiden Joko Widodo usai membuka Trade Expo Indonesia (TEI) 2016 di Jakarta, Rabu 12 Oktober 2016. Baca berita selengkapnya di Rappler.com

Di balik sikap Ahok yang mulai kalem

Basuki Tjahaja Purnama bersama Saiful Hidayat dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) saat pendaftaran Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2017 di Kantor KPUD DKI Jakarta, Jakarta, Rabu (21/9). Foto oleh Rosa Panggabean/ANTARA.

Sejak menyatakan permintaan maaf kepada umat Muslim, Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama mendadak menjadi sangat kalem. Biasanya, Ahok akan selalu merespon setiap kali ada wartawan bertanya seputar pemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Jawabannya pun seringkali mengejutkan.

Namun Ahok kini irit bicara. Ia terlihat sangat berhati-hati saat menjawab pertanyaan wartawan. Benarkah sikap kalem Ahok ini karena teguran dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ({DIP) Megawati Soerkarno Putri? Baca berita selengkapnya di Rappler.com

Suciwati heran dokumen TPF hilang

Pengunjung memegang topeng Munir saat mengikuti persidangan sengketa informasi Tim Pencari Fakta (TPF) kematian Munir di kantor Komisi Informasi Pusat (KIP), Jakarta, Senin (10/10). Foto oleh Akbar Nugroho Gumay/ANTARA

Istri mendiang aktivis HAM Munir, Suciwati, heran dengan pernyataan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang menyebutkan mereka tak memiliki dokumen Tim Pencari Fakta (TPF).

“Masa dokumen sepenting itu dibilang tidak ada? Kalau serius, seharusnya telusuri dong ke mana dokumen itu,” kata Suciwati pada Rabu 12 Oktober 2016.

Suciwati yakin dokumen itu sudah diserahkan oleh TPF kepada pemerintah di Istana pada 2005. Saat itu Sudi Silalahi yang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet menyatakan akan membagikan dokumen ke kementerian/lembaga terkait.  Baca berita selengkapnya di Detik.

Hari ini Jessica bacakan nota pembelaan

Terdakwa Jessica Kumala Wongso memberi keterangan dalam sidang ke-26 kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Rabu (28/9). Foto oleh/ANTARA.

Sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Solihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso akan kembali digelar di Pengadilan Jakarta Pusat, Rabu 12 Oktober 2016.

Dalam sidang kali ini Jessica Kumala Wongso akan menyampaikan nota pembelaan atau pledoi atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntutnya selama 20 tahun penjara. Selengkapnya baca di Rappler.com

–Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.