Halo pembaca Rappler,
Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Jumat, 25 November 2016.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendy mengeluarkan moratorium untuk penyelenggaraan Ujian Nasional (UN). Alasannya, Muhajir tidak ingin UN justru menjadi momok yang membuat para siswa stress.
“Biar enggak ada stress tahunan, seperti yang sekarang kan?” ujar Muhadjir.
Dia menjelaskan UN akan dimoratorium hingga tingkat pendidikan di Indonesia merata. Menurutnya keputusan tersebut tidak melanggar Undang-Undang.
“Sebab sesuai dengan perintah Undang-Undang tidak ada ujian nasional, yang ada itu evaluasinya nasional,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini. Selengkapnya baca di sini.

Awi kemudian memaparkan 15 rencana kegiatan yang akan digelar di Jakarta Raya. Di antar 15 kegiatan itu, tak ada rencana kegiatan unjuk rasa di depan Gedung Parlemen. Meski begitu, personel kepolisian tetap dikerahkan untuk berjaga-jaga.
“Tida ada (pemberitahuan demo di depan DPR),” kata Awi. Meski begitu pihaknya siap mengawal aksi unjuk rasa karena sejumlah personel telah disiagakan. “Personel stand by (siaga).”
Sebelumnya santer diberitakan ribuan massa akan mengepung Gedung DPR. Bahkan aksi ini disebut-sebut akan disusupi pelaku makar. Baca berita selengkapnya di sini.
—Rappler.com
There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.