Berita hari ini: Selasa, 29 November 2016

Rappler.com
Berita hari ini: Selasa, 29 November 2016
Rangkuman berita yang tidak boleh Anda lewatkan

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Selasa, 29 November 2016.

GNPF MUI klaim peserta demo 2 Desember 3 juta orang

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) mengklaim peserta aksi unjuk massa pada 2 Desember mendatang akan mencapai 3 juta orang.

“Kita perkirakan tidak kurang 3 juta, tapi itu tergantung kondisi besok, itu estimasi,” ujar Wakil Ketua GNPF-MUI Ustaz Zaitun Rasmin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 29 November 2016.

Zaitun mengatakan, 3 juta orang itu di antaranya adalah massa dari Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi dan lainnya. Mereka akan berunjuk rasa di lapangan Monas. Baca berita selengkapnya di sini.

Persiapan hadapi Vietnam, Timnas Indonesia jalani latihan sore ini

Timnas Garuda saat berlatih di Indonesia. Foto: Mahmud Alexander/Rappelr.com

Menjelang partai semifinal Piala AFF 2016, tim nasional Indonesia akan menjalani latihan di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, mulai hari ini, Selasa, 29 November.

Timnas akan menghadapi Vietnam dalam laga semifinal Piala AFF 2016 pada Sabtu, 3 Desember, di tempat yang sama.

“Memang benar. Mulai besok timnas latihan. Rencananya latihan di Stadion Pakansari pukul empat sore,” kata asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, kepada media di Jakarta pada Senin, 28 November. Baca berita selengkapnya di sini.

15 ribu orang dari Jawa Tengah siap geruduk Jakarta

Ribuan pengunjuk rasa membubarkan diri seusai beraksi di depan kompleks Parlemen dalam aksi 4 November, Jakarta, Sabtu (5/11) dini hari. Foto oleh Sigid Kurniawan/ANTARA .

15 ribu orang dari 35 daerah di Jawa Tengah bakal mengikuti aksi unjuk rasa Bela Islam Jilid 3 yang akan digelar di Lapangan Monas Jakarta pada Jumat 2 Desember nanti. Mereka akan mulai bergerak pada Rabu pagi.

“Seminggu lalu kami sudah menyatukan pendapat. Intinya kami siap bertolak ke Jakarta untuk ikut demo 2 Desember,” kata Ketua Tim Advokasi Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah Zainal Abidin Petir Zainal kepada Rappler, Selasa siang, 29 November.

Zainal memprediksi massa yang akan datang dari Jawa Tengah sekitar 15 ribu orang. Ia mengklaim mereka berasal dari 30 pondok pesantren dan sejumlah organisasi massa, seperti FPI, Pemuda Muhammadiyah, Hitzbur Tahrir, serta Gerakan Pemuda Kabah. Baca berita selengkapnya di sini.

Presiden Jokowi pastikan tak ada demo 2 Desember

Presiden Joko Widodo menyaksikan penampilan kesenian oleh mahasiswa IPDN dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-45 KORPRI di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Selasa (29/11). Foto oleh Puspa Perwitasari/ANTARA

Presiden Joko “Jokowi” Widodo memastikan tidak akan ada aksi unjuk rasa pada 2 Desember mendatang. 

“Yang ada adalah doa bersama, baik sebelum maupun setelah shalat Jumat,” kata Jokowi setelah menghadiri upacara HUT Ke-45 Korpri di Silang Monas Jakarta, Selasa 29 November 2016.

Presiden Jokowi mengatakan kegiatan pada 2 Desember hanya solat Jumat, berdoa, dan berzikir bersama. Baca berita selengkapnya di sini

Presiden Jokowi: PNS harus netral dalam pilkada

Presiden Jokowi saat menghadiri peringatan ulang tahun ke-45 Korpri di Monas, Jakarta, Selasa (29/11). Foto diambil dari setkab.go.id

Presiden Joko Widodo mewanti-wanti Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk bersikap netral dalam pemilihan pilkada yang akan digelar secara serentak pada 2017 mendatang.

“Jadikanlah momentum Pilkada Serentak sebagai ajang ujian atas netralitas dan profesionalisme kalian,” kata Presiden di depan ribuan pegawai negeri saat upacara peringatan ulang tahun ke-45 Korpri di Monas, Jakarta, Selasa 29 November 2016.

Presiden juga mengingatkan jika pengabdian anggota Korpri bukan kepada kepentingan kelompok maupun individu, melainkan hanya kepada bangsa, negara dan rakyat. Baca berita selengkapnya di sini.

Polri kerahkan 22 ribu personel amankan unjuk rasa 2 Desember

Pasukan Asmaul Husna Polri mengikuti apel pasukan pengamanan Pilkada 2017 di Monas, Jakarta, Rabu (2/11). Foto oleh Rivan Awal Lingga/ANTARA

Polri akan menyiagakan 22 ribu personel untuk mengawal aksi unjuk rasa yang akan digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) pada Jumat 2 Desember mendatang.

“22 Ribu (personel) dilibatkan dalam hal ini kan ada yang sifatnya perlu pengaturan dan pengamanan di silang Monas,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Personel tersebut tak hanya mengawal aksi, tapi juga akan dilibatkan dalam pengaturan mimbar bagi khotib, pintu masuk ke Monas, hingga tempat parkir untuk kendaraan massa yang telah ditentukan. Baca berita selengkapnya di sini

—Rappler.com

Add a comment

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.