Berita hari ini: Selasa, 3 Januari 2017

Rappler.com
Berita hari ini: Selasa, 3 Januari 2017

ANTARA FOTO

Rangkuman berita yang tidak boleh Anda lewatkan

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Selasa, 3 Januari 2017.

Indonesia putuskan kerjasama dengan JP Morgan

Kementerian Keuangan RI memutuskan kerja sama dengan bank asal Amerika Serikat, JP Morgan Chase Bank, dalam pengelolaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017.

Pemutusan kerjasama dengan JP Morgan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Menteri Keuangan No. S-1006/MK.08/2016 yang diteken Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada 17 November 2016.  Namun keputusan ini baru berlaku per 1 Januari 2017.

Kemenkeu menilai analisis JP Morgan yang menurunkan rating Indonesia dari overweight ke underweight (penurunan dua tingkat) berpotensi menggangu stabilitas keuangan nasional.

Ada 3 hal yang disorot dalam surat tersebut: 

  1. Pemerintah tak lagi menerima setoran negara dari siapa pun, melalui seluruh cabang JPM yang ada. 
  2. Menyelesaikan segala perhitungan atas hak dan kewajiban terkait pengakhiran dan penyelenggaraan layanan JP Morgan Chase Bank sebagai bank persepsi.
  3. Pemerintah akan segera melakukan sosialisasi kepada semua unit, staf dan nasabah terkait dengan berakhirnya status bank persepsi tersebut.

Selengkapnya di sini.

Nakhoda KM Zahro Express jadi tersangka

Sejumlah personel Basarnas mencari korban Kapal Zahro Express yang terbakar menggunakan perahu karet di Perairan Teluk Jakarta, Senin (2/1). Foto oleh Wahyu Putro A/ANTARA

Nakhoda Moh Nali (51 tahun) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus terbakarnya Kapal Zahro Express yang menewaskan sedikitnya 23 orang.

“Setelah dua kali gelar perkara, penyidik menetapkan nakhoda sebagai tersangka,” kata Direktur Polair Polda Metro Jaya Kombes Hero Hendrianto Bachtiar, Selasa 3 Januari 2017.

M Nali dijerat dengan pasal berlapis, di antaranya Pasal 117 jo 137 dan atau 303 jo 122 UU No 17/2008 tentang Pelayaran dan atau Pasal 263 KUHP (menggunakan dokumen palsu). Baca berita selengkapnya di sini.

—Rappler.com

Add a comment

Sort by

There are no comments yet. Add your comment to start the conversation.