Provide your email for confirmation

Tell us a bit about yourself

country *
province *

why we ask about location

Please provide your email address

Login

To share your thoughts

Don't have an account?

Login with email

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue signing in. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Sign up

Ready to get started

Already have an account?

Sign up with email

By signing up you agree to Rappler’s Terms and Conditions and Privacy

Check your inbox

We just sent a link to your inbox. Click the link to continue registering. Can’t find it? Check your spam & junk mail.

Didn't get a link?

Join Rappler+

How often would you like to pay?

Monthly Subscription

Your payment was interrupted

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Your payment didn’t go through

Exiting the registration flow at this point will mean you will loose your progress

Mendulang pahala di bulan Ramadan melalui lagu religi

Di bulan Ramadan ini, para musisi Indonesia kembali beramai-ramai merilis lagu religi, baik dalam bentuk album sendiri maupun kompilasi. 

Musik adalah dakwah, syiar. Harapannya, bisa mendulang pahala melalui lagu yang disebarkan. Selain itu, jika lagu dan album mereka laris, undangan pentas berdatangan, maka rezeki pun mengalir di bulan suci ini. 

Grup band Gigi, misalnya, sudah 10 tahun lebih rutin merilis album Ramadan. Dimulai dari 2004 dengan album Raihlah Kemenangan sampai tahun ini dengan album Mohon Ampun. Masih ingat, dong, dengan single Dengan Menyebut Nama Allah yang selalu diputar di pusat perbelanjaan setiap bulan puasa?

Ria HD, manager Gigi mengaku band yang digawangi oleh Armand Maulana ini banyak meraup untung selama bulan Ramadan. “Selain tur Ngabuburit setiap tahun, penjualan album juga bagus. Untuk sekarang aja, album yang baru launching, Mohon Ampun, di kota Solo sudah terjual 1.500 CD, belum lagi di kota-kota lain,” kata Ria kepada Rappler baru-baru ini.

Selain jualan album dan manggung, para musisi juga berharap lagu mereka dilirik rumah produksi atau stasiun televisi untuk menjadi lagu tema program acara Ramadan maupun sinetron. 

“Jualan atau tidak, itu sih tergantung promo dan tugas tim (dari label dan marketing) kita,” beber Sarwana, salah satu personel grup vokal Warna. Ramadan tahun ini, Warna ikut merilis single religi bertajuk Kau Selalu Ada

“Tidak bisa dpungkiri setiap ada momen kita berlomba-lomba untuk mengeluarkan album. Kalau saya pribadi, ini kegiatan positif. Buat kita, macam dakwah lewat lagu, luar biasa pahalanya,” kata Sarwana. 

Lantas siapa saja musisi yang merilis album religi maupun kompilasi pada Ramadan ini? Mari intip: 

Gigi – Mohon Ampun

Ini adalah album religi ke-11 dari Gigi. Album ini menceritakan hubungan antara manusia dan Sang Pencipta yang dibalut dengan musik yang jujur. Gigi memberikan sentuhan emosional yang luar biasa di dalam album ini. 

“Kami merasa sudah menjadi sebuah kewajiban untuk terus memberikan karya-karya baru kepada orang-orang,” ujar vokalis Armand tentang alasan di balik pembuatan album ini. 

Album ini hanya dikerjakan oleh tiga personel Gigi, yaitu Arman, bassist Thomas Ramadhan, dan drummer Gusti Hendy. Sang gitaris, Dewa Budjana, tidak ikut karena sedang mengerjakan proyek musik di Amerika Serikat. 

Kesepakatan memilih judul Mohon Ampun karena album ini merupakan hasil proses dari pengenalan di dalam tubuh Gigi sendiri lewat perjalanan selama 21 tahun. 

Rossa,  Afgan, Warna dll. — Cahaya Bintang Ramadhan (Album kompilasi)

Sejumlah musisi lawas maupun yang sedang naik daun mengisi lagu reliji di album kompilasi Ramadan bertajuk Cahaya Bintang Ramadhan. Mereka adalah  Rossa, Afgan, Armada, Tompi, Wali, Derai, Virzha, Ungu, dan Warna. 

Pada album ini, grup vokal Warna kembali ke industri musik dengan lagu reliji berjudul Kau Selalu Ada. Ini pun melanjutkan tradisi toleransi yang tinggi antara anggota Warna yang dua di antaranya berbeda keyakinan. 

"Toleransi adalah kekuatan kita. Nama kita Warna juga karena memang kita beda, dari latar belakang, jenis vokal, dan juga keyakinan. Dan semua itu tidak masalah. Kita saling hormat dan respect, dukung. Dan kita tunjukkan berbeda tidak harus bikin berantem,” ujar Ria, vokalis Warna yang beragama Kristen. 

Opick – Salam Rindu Ya Musthofa

Tahun ini Opick kembali merilis album Ramadan, spesial untuk merayakan 11 tahun karirnya.

Di album Salam Rindu Ya Musthofa, Opick mengaku dirinya siap untuk “go international” yang ia buktikan dengan 3 lagu berbahasa Arab yang pernah dibawakan saat ia tur ke Turki. “Saya sempat perdengarkan lagu saya di Turki. Mereka sangat mengapresiasi. Mudah-mudahan dengan 3 lagu Arab bisa memasuki saudara kita yang di sana," kata Opick. 

Slank dkk. — Sinar Kebersamaan Volume 2 (Aplikasi album kompilasi)

Untuk pertama kalinya, Slank bekerjasama dengan PPPA Daarul Quran pimpinan Ustadz Yusuf Mansur dan Media Hati meluncurkan aplikasi album kompilasi religi. Pada album ini, Slank juga menggandeng beberapa penyanyi, mulai dari Marshanda, Rieka Roslan, Denada, dan Ten2Five. 

Karena formatnya aplikasi, para pengguna dapat menikmati sajian lagu religi melalui aplikasi smartphone masing-masing. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat bersedekah dengan mengunduh lagu dan klip video Sedekah yang dinyanyikan oleh Slank. 

Terry, Fatin, Gita Gutawa, dll. — 12 Hits Islami Terbaik (Album kompilasi)

Label rekaman Sony Music merilis album kompilasi Ramadan yang diisi oleh artis-artisnya. Terry, salah satu penyanyi wanita yang baru saja berhijab, menyiapkan satu lagu berjudul Nawaitu. Lagu ini diciptakan oleh Terry setelah ia mendapatkan inspirasi bagaimana untuk tetap semangat selama bulan Ramadan. Dalam lagu ini, Terry bekerjasama dengan beberapa musisi seperti Tohpati sebagai music director dan Mhala Numata sebagai vocal director. Selain Terry, musisi lain yang tampil di album ini adalah Fatin, Sandhy Sondoro, Gita Gutawa, dan Bimbo. 

Alika dan Vidi Aldiano — Akhirnya (Single)

Dua penyanyi muda ini memilih untuk membawakan ulang lagu lawas berjudul Akhirnya karya Dedy Dukun. Mereka sudah mengerjakan lagu ini sejak beberapa bulan lalu untuk dibawakan pada momen Ramadan ini. 

"Lagunya enak banget dan menurut aku secara pribadi lagu ini bisa buat semua agama, nggak hanya di Ramadan doang, tapi bisa kapan aja," kata Vidi beberapa waktu lalu. 

Ita Purnama Sari — Spiritual Journey

Dalam mengerjakan album Spiritual Journey, penyanyi awaken Ita Purnamasari mendapat bantuan dari suaminya, komposer Dwiki Dharmawan. Dari 8 lagu di album ini, terdapat dua lagu baru berjudul Taubat dan Bersyukur Pada-Nya yang diserahkan kepada Dwiki untuk diaransemen. Album ini merupakan album religi Ita yang ketiga.

—Rappler.com